BUPATI NUNUKAN HADIRI AUDIENSI DENGAN WAKIL PRESIDEN RI, LAPORKAN PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA TINGKAT NASIONAL I 2018

BUPATI NUNUKAN HADIRI AUDIENSI DENGAN WAKIL PRESIDEN RI, LAPORKAN PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA TINGKAT NASIONAL I 2018

News Update – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie hari ini mendampingi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Dr. Adyaksa Dault (29/3) untuk melakukan audiensi dengan Wakil Presiden (Wapres)Republik Indonesia Jusuf Kalla. Wapres menerima kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Kantor Wapres, Deputi dan Staf Khusus pada pukul 14.00 WIB di Kantor Wakil Presiden RI di Jakarta.

Adapun tujuan dari pertemuan tersebut, dimaksudkan untuk melaporkan persiapan penyelenggaraan Kemah Bela Negara Nasional I tahun 2018 yang rencananya akan diadakan pada 2 hingga 7 Mei 2018 , tepatnya di Bumi Perkemahan Bambangan, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Sekitar 2.500 peserta dari anggota Pramuka Penegak dan Pandega (usia 16 s/d 25 tahun) dari seluruh Indonesia akan mengikuti Kemah Bela Negara Nasional tersebut.

Dalam pertemuan siang tadi, Wapres Jusuf Kalla memberikan beberapa arahan dan akan menjadwalkan kehadiran beliau untuk membuka secara resmi kegiatan Kemah Bela Negara Nasional I ini. Wapres menyampaikan akan mengkonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Kwarnas Pramuka. Beliau juga sekaligus melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kaltara.

Sementara, Gubernur Kaltara menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus Kwarnas Pramuka atas kepercayaan kepada Provinsi Kaltara, yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara pada kegiatan Pramuka tingkat Nasional untuk pertama kalinya. “Saya memohon kesediaan Bapak Wapres berkenan membuka Kemah Nasional Pramuka Bela Negara tersebut pada saatnya nanti, sekaligus merespon kerinduan masyarakat Indonesia di Provinsi Kaltara atas kehadiran Bapak Wapres,” ungkap Irianto Lambrie.

Senada dengan Gubernur Kaltara, Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan juga mengharapkan kehadiran Wapres untuk sekaligus membuka acara secara resmi. Laura pun merasa bangga karena Kemah Bela Negara Nasional I ini diselenggarakan di Kabupaten Nunukan, tepatnya di Pulau Sebatik. “Saya akan memastikan persiapan yang telah disiapkan dan memantau perkembangannya. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar hingga akhir acara. Mari kita sukseskan bersama,” seru Laura optimis. (RDJ)

SOSIALISASI DAN DIALOG FUNGSI POS LINTAS BATAS NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN BERANDA TERDEPAN BANGSA

SOSIALISASI DAN DIALOG FUNGSI POS LINTAS BATAS NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN BERANDA TERDEPAN BANGSA

News Update – Untuk merealisasikan pembangunan dan pengembangan di Kalimantan Utara terkhusus di wilayah perbatasan, pemerintah daerah Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan DPP Pemuda Penjaga Perbatasan RI mengadakan Sosialisasi dan Dialog Fungsi mengenai Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada Kamis pagi (29/3). Sosialisasi tersebut tampak dihadiri jajaran SKPD, OPD, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat di lingkungan Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang, Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, “ada 4 lokasi untuk membangun PLBN di Kabupaten Nunukan, 2 diantaranya telah dibangun yakni berlokasi di Sungai Pancang dan Krayan, 2 lokasi lagi akan dilakukan pembangunan PLBN pada tahun 2019 mendatang”. Tak lupa, Laura mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungannya pada kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Nunukan atau lebih dikenal wilayah yang berbatasan langsung dengan Sabah Malaysia.

Penguatan PLBN dalam mengembangkan kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan bangsa perlu dipertahankan. Pembangunan pasar yang ada di perbatasan pun butuh ditambahkan area wisata, sehingga pengunjung berminat datang. “Kabupaten Nunukan memiliki spesifikasi khusus, keragaman yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kita memiliki sungai yang panjang dan berkelok-kelok,”terang Robby. “Dalam membangun harus dengan hati, lalu mengenal karakter sehingga apa yang kita inginkan dapat tercapai sesuai target,” tutup Robby membaca sambutan Bupati Nunukan.

Sementara itu, Tommy Harun juga mengharapkan kebijakan pemerintah yang akan diterapkan oleh Presiden Jokowi mengenai wilayah perbatasan dapat memberi kehidupan yang layak bagi masyarakat di perbatasan. “Kita yang berada di perbatasan harus bangga dengan NKRI,” ujarnya memberi semangat. (Mimi/editor : RDJ)

BUPATI NUNUKAN HADIRI RAPAT KERJA DENGAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA DAERAH

BUPATI NUNUKAN HADIRI RAPAT KERJA DENGAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA DAERAH

News Update – Bupati Nunukan dan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan menghadiri Rapat Kerja Pemerintahan Tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha Daerah bersama dengan Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia, berlangsung di Hall B3 Jakarta Internasional Expo Kemanyoran Jakarta pada Rabu kemarin. (28/3)

Kegiatan Rapat Kerja (Raker) yang rencananya akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Jokowi, terpaksa digantikan oleh Wakil Presiden RI Yusuf Kalla dikarenakan macet yang mengakibatkan keterlambatan akan kehadiran Presiden RI. “Bapak Presiden meminta saya membuka raker pemerintahan ini, sebelum beliau nanti akan berbicara di hadapan saudara-saudara sekalian,” jelas Jusuf Kalla sebelum membuka acara secara resmi. “Saya minta maaf tadi Presiden masih dijalan, artinya masih macet dijalan. Presiden pun bisa kena macet di Jakarta ini,” lanjutnya.

Presiden Jokowi yang tiba sekitar pukul 10.15 WIB, kemudian dipersilahkan untuk memberi pengarahan dan memimpin langsung raker dengan Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia ini.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

“Kita sangat menyambut baik visi nasional terhadap percepatan pelaksanaan berusaha daerah ini. Tentunya ini akan kita diterapkan di daerah,” tanggap Bupati termuda di Provinsi Kaltara ini. (RDJ/foto : Martha)

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI BERKUNJUNG KE SEBATIK

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI BERKUNJUNG KE SEBATIK

News Update – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian berkunjung ke Kabupaten Nunukan, tepatnya di Kecamatan Sebatik hari ini (28/3). Menggunakan Heli Bell TNI AU jenis Puma nomor HT-7201 yang mendarat di Lapangan Sepak Bola Aji Kuning Sebatik sekitar pukul 15.20 Wita, didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Gubernur Kaltara.

Wakil Bupati Nunukan Faridil Murad bersama Jajaran Pimpinan FKPD dan SKPD Kabupaten Nunukan, serta masyarakat Sebatik menyambut gembira kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan. Setelah menerima laporan Dandim 0611/Nnk, kedua Jenderal bintang empat disuguhi Tarian Penyambutan dan Tepung Tawar yang merupakan tradisi untuk menyambut tamu kehormatan di Bumi Penikindi Debaya.

Panglima TNI dan Kapolri yang juga didamping istri, bersama rombongan langsung menuju Pos Pamtas Desa Aji Kuning menggunakan kendaraan darat. Setibanya disana, Dansatgas Yonif 621/Mtg beserta personil Pamtas telah siap menyambut. Sebelum pengarahan, Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan menyaksikan video paparan Dansatgas Yonif 621/Mtg terkait pencapaian kinerja personilnya meninjau patok hingga di area blank post.

Pada pengarahan, Panglima TNI dan Kapolri didampingi Kasad dan Gubernur Kaltara menyampaikan banyak terima kasih atas penyambutannya. “Momen yang sangat membahagiakan ini, ketika mau landing saya melihat warna-warni TNI dan Polri berbaur menjadi satu. Soliditas TNI/Polri ini akan mampu menjaga kedaulatan sehingga saya merasa bangga bisa hadir disini,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas kerjasamanya dalam mendukung kinerja TNI dan Polri.

Panglima TNI juga memberikan apresiasi yang tinggi atas paparan Dansatgas 621/Mtg tadi. “Ada satu yang mengharukan adalah 41 tahun pos itu dibangun dan baru kali ini pos itu bisa ditinjau kembali oleh pasukan pengamanan perbatasan,” tambahnya salut akan kinerja prajurit yang telah berhasil melaksanakan tugas tersebut. Beliau pun mengingatkan bahwa tidak lama lagi akan ada pelaksanaan Pilkada, TNI dan Polri harus tetap menjaga netralitas serta memberi pengamanan dan membantu mensukseskan jalannya Pilkada.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menyampaikan terima kasih atas penyambutannya. “Berdinas jauh dari pusat pemerintahan akan ada suka dan dukanya. Kuncinya adalah kekompakkan dan kebersamaan yang harus kita jaga untuk menimbulkan rasa nyaman terhadap suatu pekerjaan,” ujar Jenderal Polisi Tito Karnavian. Beliau juga mengingatkan untuk memperkuat penjagaan di lintas batas mengingat Pulau Sebatik merupakan daerah perbatasan yang telah menjadi route klasik yang dilalui para pelaku teror. “Harus diperkuat intelijen untuk mendeteksi jaringan-jaringan pelaku teror. Saya meminta kepada Polri dan TNI untuk dapat bekerja sama,” lanjutnya.

Kemudian dilakukan penyerahaan bingkisan/bahan kontak oleh Panglima TNI dan Kapolri. Selanjutnya, Panglima TNI beserta rombongan melakukan peninjauan Pos-Pos di wilayah Sebatik. Dimulai dari Polsubsektor Sebatik Tengah, disana dilakukan peninjauan dan pengarahan oleh Panglima TNI dan Kapolri kemudian penyerahan bingkisan. Lalu menuju ke Patok III. Panglima TNI dan Kapolri pun melakukan peninjauan Patok III dan memberikan bingkisan kepada tokoh masyarakat Desa Aji Kuning serta meninjau IB massal hewan sapi ternak se-Kalimantan Utara.

Berikutnya, Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan berkunjung ke Pos AL Sei. Pancang dan Mapolsek Sebatik Timur untuk melakukan peninjauan dan menyerahkan bingkisan. Sebagai destinasi terakhir, Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan menuju Pos Kotis Marinir Sei. Bajau. Dilakukan peninjauan dan penyerahaan bingkisan, tak lupa foto bersama sebelum akhirnya menuju Lapangan Sepak Bola Sei. Bajau yang berada tepat didepan Pos Kotis Sei. Bajau.

Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan berangkat menuju Tarakan menggunakan 5 heli ( 4 unit milik TNI dan 1 unit milik Polri) sekitar pukul 18.15 Wita. Rencananya Panglima TNI dan Kapolri akan berangkat ke Kecamatan Krayan untuk melanjutkan kunjungan kerjanya di wilayah Kabupaten Nunukan pada esok hari. (RDJ)

RAPAT KOORDINASI PEMKAB NUNUKAN DENGAN JABATAN PERKHIDMATAN & PERUSAHAAN TERNAK (JPHPT) SABAH MALAYSIA

RAPAT KOORDINASI PEMKAB NUNUKAN DENGAN JABATAN PERKHIDMATAN & PERUSAHAAN TERNAK (JPHPT) SABAH MALAYSIA

News Update – Pada pertemuan Sosek Malindo tingkat Provinsi di Surabaya bulan November tahun lalu, telah disepakati untuk dilakukan kunjungan balasan dari Jabatan Perkhidmatan dan Perusahaan Ternak (JPHPT) Sabah kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara. Menindaklanjuti hal tersebut, dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kaltara dengan JPHPT Sabah Malaysia dalam rangka Sosek Malindo di lantai IV Kantor Bupati Selasa pagi tadi (27/3).

Konsulat Republik Indonesia (RI) sebagai kepanjangan tangan dari Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia khususnya sebagai perwakilan di Tawau, berkewajiban untuk membantu semaksimalnya agar kesepakatan ini dapat dilakukan dan diimplementasi. “Diharapkan semoga hubungan kekerabatan diantara kedua wilayah ini tetap terjalin dengan sebaik-baiknya,” ujar Nindasari Utomo yang dalam hal ini mewakili Konsulat RI di Tawau.

Pembangunan peternakan merupakan aspek penting terutama saat populasi hewan ternak di Kabupaten Nunukan tidak memenuhi target, sehingga peranan peternak sangat menentukan keberhasilan pembangunan tersebut. Kegiatan rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membangun suatu pemikiran yang sama dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan dan peternakan.

Fokus dari kegiatan rakor ini adalah mengangkat permasalahan penyakit hewan yaitu rabies, khususnya di Kabupaten Nunukan dan umumnya di Indonesia yang akan diupayakan agar terbebas dari penyakit tersebut. “Saya mengajak untuk bahu membahu, bersatu padu dalam rangka meningkatkan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, serta mencari pemecahan pemenuhan konsumsi daging hewan, masyarakat Kabupaten Nunukan yang asuh sehingga kebutuhan daging dapat terpenuhi,” ucap Robby Nahak Serang selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan saat membacakan sambutan Bupati Nunukan pada kesempatan tersebut.

Sementara, Nasip Eli selaku perwakilan Jabatan Perkhidmatan Veteriner Sabah Malaysia mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung inisiatif untuk memberantas segala macam penyakit di negeri ini. “Disini saya percaya, ini suatu inisiatif yang sangat mulia yang bertujuan untuk membebaskan kepulauan borneo ini daripada segala penyakit hewan yang boleh membahayakan kesehatan manusia dan hewan. Dan inisiatif ini saya percaya dipelopori oleh Indonesia,” terangnya.

Rakor ini tidak hanya dihadiri oleh Jabatan Perkhidmatan Veteriner Sabah, namun diikuti pula oleh Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, serta beberapa OPD di lingkungan Pemkab Nunukan dan instansi vertikal terkait. (MRP/editor:RDJ)

SUKSESKAN MUSRENBANG KABUPATEN NUNUKAN 2018 DALAM PENYUSUNAN RKPD TAHUN 2019

SUKSESKAN MUSRENBANG KABUPATEN NUNUKAN 2018 DALAM PENYUSUNAN RKPD TAHUN 2019

News Update – Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung di Kantor Bupati Nunukan Lantai V pagi ini (27/3). Acara diawali dengan persembahan tarian tradisional dari salah satu sanggar seni di Nunukan.

Musrenbang RKPD merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 dan terbaru adalah permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nunukan Ir. Faridil Murad mengatakan bahwa, “dalam rangka pencapaian target percepatan peningkatan produksi, industri, dan pasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, penyusunan RKPD yang merupakan agenda rutin kita setiap tahun harus benar-benar mencapai target,” tegasnya.

Selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Leppa juga menyampaikan sepatah kata dalam kesempatan ini. “Kekurangan yang kita hadapi sekarang adalah keadilan. Kita harus bekerja secara adil, jangan membeda-bedakan satu sama lainnya. Pemerintah dan aparat hukum yang menjalankan program juga harus adil, yang salah tetap salah, yang benar tetap benar,” jelasnya. Beberapa keluhan dari masyarakat setelah diadakan reses pun disampaikan Hj. Leppa.

Penyerahan pokok-pokok pemikiran kepada Wakil Bupati yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, mengakhiri acara ini. (Mimi/editor:RDJ)

SALAHKAH JATUH CINTA???

SALAHKAH JATUH CINTA???

News Update – DPD Wahdah Islamiyah menggelar seminar dengan tema yang menarik, “Salahkah Jatuh Cinta?”. Seminar ini berlangsung di Gedung Akbar Ali pada Minggu pagi kemarin. (25/3)

Pemuda dan remaja zaman sekarang, kebanyakan mengartikan cinta di antara mereka dengan sesuatu yang identik dan mengarah pada perbuatan yang di larang oleh Allah SWT. Dalam ajaran Islam sesungguhnya cinta bukan hal yang terlarang, namun harus sesuai dengan aturan main yang telah ditentukan atau ditetapkan dalam Islam.

Hal ini mendorong DPD Wahdah Islamiyah, sebagai salah satu organisasi penggerak Islam yang ada di Kabupaten Nunukan untuk melaksanakan seminar bagi pemuda dan remaja terkait persoalan jatuh cinta. Ustad Ervan Muhammad Arsyad sebagai pemerhati remaja, Da’i, dan trainer Nasional Wahdah Islamiyah, menjadi pembicara atau narasumber dalam seminar ini.

Seminar dibuka secara resmi oleh H. Hanafiah selaku Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat yang dalam hal ini mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. “Yang namanya seminar pasti menarik karena kita mendatangkan narasumber dari luar, dan tentu beliau memiliki pengalaman-pengalaman,” ujar H. Hanafiah membacakan sambutan Bupati Nunukan.

“Saya berharap semoga semua ini bermanfaat bagi kita semua, tentunya bagi pemuda dan remaja khususnya, karena ilmu pengetahuan itu sangat penting untuk kita gali terus-menerus. Sehingga kedepannya Kabupaten Nunukan memiliki pemuda-pemudi yang kuat akan menerima tonggak estafet, baik dari pemerintahan, sektor swasta, sektor keagamaan dan sektor-sektor lainnya,” imbuhnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan sangat mengapresiasi dengan kegiatan seperti yang dilaksanakan oleh DPD Wahdah Islamiyah yang telah memberikan perhatian khusus bagi kaum muda khususnya di perbatasan seperti Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan pun berpesan untuk kader dan pengurus Wahdah Islamiyah Nunukan, “teruslah berinovasi guna memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Nunukan.” (SI/editor:RDJ)

BUPATI NUNUKAN BERI BANTUAN MATERIAL KE MASJID AL JIHAD

BUPATI NUNUKAN BERI BANTUAN MATERIAL KE MASJID AL JIHAD

News Update – Sabtu ini (24/3) tepatnya di Masjid Al Jihad Semengkadu Sei. Solo Kecamatan Nunukan Selatan, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersilaturahmi dengan masyarakat dan jamaah Masjid disana.

“Kehadiran saya disini adalah untuk bertatap hati dengan masyarakat, untuk bersilaturahmi sebagai bentuk ikatan moral antara masyarakat dan pemimpinnya. Apalagi ini kita berada di Masjid tempat yang mulia,” ungkap Hj. Asmin Laura Hafid mengutarakan maksud kedatangannya. “Ada beberapa bantuan yang akan saya serahkan hari ini untuk mendukung kegiatan masjid. Saya mengharapkan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan bantuan ini,” tambahnya.

Lurah Tanjung Harapan, Andi Maskur Badawi mewakili masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nunukan atas bantuannya selama ini. “Semoga bantuan ini akan dapat menunjang aktivitas jamaah masjid ini,” ucap Pak Lurah. “Selain itu, kami juga merasa senang dan bangga mendengar bahwa mobil angkutan pelajar akan beroperasi tahun ini. Semoga semua ini bermanfaat untuk masyarakat Nunukan Selatan umumnya dan juga masyarakat Semengkadu khususnya,” imbuhnya penuh syukur.

Sementara, Camat Nunukan Selatan Baharuddin menyampaikan rasa bahagia dan bangganya dengan kehadiran Bupati Nunukan bersama rombongan dalam penyerahan bantuan tersebut. “Inilah bentuk perhatian pemerintah kepada kita semua,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan secara pribadi dari Bupati Nunukan ini diantaranya adalah Al Qur’an, Iqro, dan Yasin masing-masing 20 buah , seng 40 lembar, tripleks 40 lembar, cat 15 ember, dan cat kecil 8 kaleng.

Kunjungan Bupati Nunukan ini didampingi oleh Kepala Dinas PUPRPKP Sopiang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Jaya Martom. Acara ini juga dihadiri pihak kepolisian yakni Kasubsek Tanjung Harapan Iptu Suarnanto bersama tokoh masyarakat, serta Imam Masjid Semengkadu. Selain Bupati Nunukan, penyerahan bantuan juga diberikan langsung oleh anggota DPRD Kalimantan Utara H. Andi Akbar kepada Imam Masjid Al Jihad.

Silturahmi ini merupakan sarana serap masukan sekaligus sosialisasi program pemerintah yang akan dilaksanakan dalam tahun anggaran 2018 di Kecamatan Nunukan Selatan. (Awan79/editor:RDJ)

SEMINAR PENANGANAN TUBERKULOSIS DALAM RANGKA PERINGATAN HARI TB SEDUNIA

SEMINAR PENANGANAN TUBERKULOSIS DALAM RANGKA PERINGATAN HARI TB SEDUNIA

News Update – Tuberkulosis (TBC/ TB/ KP) adalah infeksi kuman TBC yang sering mengenai paru-paru atau organ lainnya. TB sendiri merupakan penyakit tertua yang dikenal dalam sejarah. Memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan melaksanakan Kampanye Hari TB Sedunia dan Seminar Penanganan Tuberkulosis di Hotel Laura Nunukan pada Sabtu pagi tadi (24/3).

Informasi yang tersebar kepada masyarakat terkait penyakit TB diharapkan bisa terklarifikasi berkenaan dengan penyebaran penyakit TB melalui kegiatan yang dilaksanakan Dinkes ini. Dalam Permenkes 2016 telah jelas dijabarkan tentang tujuan dan target penanggulangan, yaitu melindungi kesehatan masyarakat dari penularan TB agar tidak terjadi kesakitan, kematian, dan kecacatan. Adapun target program nasional penaggulangan TB sesuai dengan target eliminasi global adalah eliminasi TB pada tahun 2035 dan Indonesia bebas TB tahun 2050.

Disamping itu, Dinas Kesehatan sendiri sedang gencar-gencarnya merangkul Kader Kesehatan yang terdiri dari semua anggota masyarakat yang bersedia, berminat, dan mempunyai kepedulian terhadap masalah sosial dan kesehatan, termasuk masalah TB. “Tujuan dari diadakannya seminar ini adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan para kader dalam mengenali gejala TB di masyarakat,” ungkap H. Machmud selaku ketua panitia.

“Tentunya dengan melibatkan kader maka jangkauan pelayanan untuk menemukan atau mendeteksi dini kasus TB akan lebih besar kemungkinannya ditemukan,” ujar H. Usman dalam sambutannya selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara yang juga sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang berisi pemaparan materi dari narasumber dan terdapat pula sesi tanya jawab. (MRP/editor:RDJ)

BUPATI NUNUKAN MEMOTIVASI CALON PESERTA DIKLAT

BUPATI NUNUKAN MEMOTIVASI CALON PESERTA DIKLAT

News Update – Ruang kerja Bupati Nunukan pagi ini (23/3) diramaikan oleh 21 CPNS berseragam hitam putih yang tengah duduk rapi sembari menunggu arahan dari orang nomor satu di Kabupaten Nunukan.

Sejumlah pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan tampak sibuk mempersiapkan pertemuan tersebut sebagai penanggungjawab dalam Diklat Prajabatan. “Kali ini Kabupaten Nunukan akan mengirimkan 21 Peserta Diklat ke Tanjung Selor yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Utara, yang terdiri dari 6 penyuluh pertanian,14 guru garis depan, dan 1 orang tenaga medis,” terang Samsi selaku Kasubbid Diklat Prajabatan dan Kepemimpinan BKPSDM Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid dalam arahanya memberikan motivasi kepada 21 CPNS yang akan mengikuti diklat prajabatan tersebut. “Sebagai Abdi Negara terutama di perbatasan, tentunya dibutuhkan pembekalan dalam melayani masyarakat. Melalui diklat prajabatan ini, semoga akan dapat mewujudkan sikap disiplin, tangguh, dan berdaya saing untuk ASN di Kabupaten Nunukan,” kata Bupati cantik ini. Beliau pun mengingatkan bahwa menjadi pengabdi di perbatasan tentu akan menghadapi banyak tantangan, namun jika dilaksanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab semua itu akan menjadi ringan.

Sebelum pertemuan ini berakhir, Kabid Diklat dan Pengembangan Karakter BKPSDM Kabupaten Nunukan Ibrahim juga memberikan arahan teknis kepada peserta sebagai pembekalan sebelum menuju Tanjung Selor nanti.
(Awan79/editor:RDF/Foto:Samsi)