BUPATI NUNUKAN HADIRI AUDIENSI DENGAN WAKIL PRESIDEN RI, LAPORKAN PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA TINGKAT NASIONAL I 2018

BUPATI NUNUKAN HADIRI AUDIENSI DENGAN WAKIL PRESIDEN RI, LAPORKAN PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA TINGKAT NASIONAL I 2018

News Update – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie hari ini mendampingi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Dr. Adyaksa Dault (29/3) untuk melakukan audiensi dengan Wakil Presiden (Wapres)Republik Indonesia Jusuf Kalla. Wapres menerima kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Kantor Wapres, Deputi dan Staf Khusus pada pukul 14.00 WIB di Kantor Wakil Presiden RI di Jakarta.

Adapun tujuan dari pertemuan tersebut, dimaksudkan untuk melaporkan persiapan penyelenggaraan Kemah Bela Negara Nasional I tahun 2018 yang rencananya akan diadakan pada 2 hingga 7 Mei 2018 , tepatnya di Bumi Perkemahan Bambangan, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Sekitar 2.500 peserta dari anggota Pramuka Penegak dan Pandega (usia 16 s/d 25 tahun) dari seluruh Indonesia akan mengikuti Kemah Bela Negara Nasional tersebut.

Dalam pertemuan siang tadi, Wapres Jusuf Kalla memberikan beberapa arahan dan akan menjadwalkan kehadiran beliau untuk membuka secara resmi kegiatan Kemah Bela Negara Nasional I ini. Wapres menyampaikan akan mengkonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Kwarnas Pramuka. Beliau juga sekaligus melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kaltara.

Sementara, Gubernur Kaltara menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus Kwarnas Pramuka atas kepercayaan kepada Provinsi Kaltara, yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara pada kegiatan Pramuka tingkat Nasional untuk pertama kalinya. “Saya memohon kesediaan Bapak Wapres berkenan membuka Kemah Nasional Pramuka Bela Negara tersebut pada saatnya nanti, sekaligus merespon kerinduan masyarakat Indonesia di Provinsi Kaltara atas kehadiran Bapak Wapres,” ungkap Irianto Lambrie.

Senada dengan Gubernur Kaltara, Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan juga mengharapkan kehadiran Wapres untuk sekaligus membuka acara secara resmi. Laura pun merasa bangga karena Kemah Bela Negara Nasional I ini diselenggarakan di Kabupaten Nunukan, tepatnya di Pulau Sebatik. “Saya akan memastikan persiapan yang telah disiapkan dan memantau perkembangannya. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar hingga akhir acara. Mari kita sukseskan bersama,” seru Laura optimis. (RDJ)

SOSIALISASI DAN DIALOG FUNGSI POS LINTAS BATAS NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN BERANDA TERDEPAN BANGSA

SOSIALISASI DAN DIALOG FUNGSI POS LINTAS BATAS NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN BERANDA TERDEPAN BANGSA

News Update – Untuk merealisasikan pembangunan dan pengembangan di Kalimantan Utara terkhusus di wilayah perbatasan, pemerintah daerah Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan DPP Pemuda Penjaga Perbatasan RI mengadakan Sosialisasi dan Dialog Fungsi mengenai Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada Kamis pagi (29/3). Sosialisasi tersebut tampak dihadiri jajaran SKPD, OPD, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat di lingkungan Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang, Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, “ada 4 lokasi untuk membangun PLBN di Kabupaten Nunukan, 2 diantaranya telah dibangun yakni berlokasi di Sungai Pancang dan Krayan, 2 lokasi lagi akan dilakukan pembangunan PLBN pada tahun 2019 mendatang”. Tak lupa, Laura mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungannya pada kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Nunukan atau lebih dikenal wilayah yang berbatasan langsung dengan Sabah Malaysia.

Penguatan PLBN dalam mengembangkan kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan bangsa perlu dipertahankan. Pembangunan pasar yang ada di perbatasan pun butuh ditambahkan area wisata, sehingga pengunjung berminat datang. “Kabupaten Nunukan memiliki spesifikasi khusus, keragaman yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kita memiliki sungai yang panjang dan berkelok-kelok,”terang Robby. “Dalam membangun harus dengan hati, lalu mengenal karakter sehingga apa yang kita inginkan dapat tercapai sesuai target,” tutup Robby membaca sambutan Bupati Nunukan.

Sementara itu, Tommy Harun juga mengharapkan kebijakan pemerintah yang akan diterapkan oleh Presiden Jokowi mengenai wilayah perbatasan dapat memberi kehidupan yang layak bagi masyarakat di perbatasan. “Kita yang berada di perbatasan harus bangga dengan NKRI,” ujarnya memberi semangat. (Mimi/editor : RDJ)

BUPATI NUNUKAN HADIRI RAPAT KERJA DENGAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA DAERAH

BUPATI NUNUKAN HADIRI RAPAT KERJA DENGAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA DAERAH

News Update – Bupati Nunukan dan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan menghadiri Rapat Kerja Pemerintahan Tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha Daerah bersama dengan Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia, berlangsung di Hall B3 Jakarta Internasional Expo Kemanyoran Jakarta pada Rabu kemarin. (28/3)

Kegiatan Rapat Kerja (Raker) yang rencananya akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Jokowi, terpaksa digantikan oleh Wakil Presiden RI Yusuf Kalla dikarenakan macet yang mengakibatkan keterlambatan akan kehadiran Presiden RI. “Bapak Presiden meminta saya membuka raker pemerintahan ini, sebelum beliau nanti akan berbicara di hadapan saudara-saudara sekalian,” jelas Jusuf Kalla sebelum membuka acara secara resmi. “Saya minta maaf tadi Presiden masih dijalan, artinya masih macet dijalan. Presiden pun bisa kena macet di Jakarta ini,” lanjutnya.

Presiden Jokowi yang tiba sekitar pukul 10.15 WIB, kemudian dipersilahkan untuk memberi pengarahan dan memimpin langsung raker dengan Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia ini.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

“Kita sangat menyambut baik visi nasional terhadap percepatan pelaksanaan berusaha daerah ini. Tentunya ini akan kita diterapkan di daerah,” tanggap Bupati termuda di Provinsi Kaltara ini. (RDJ/foto : Martha)

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI BERKUNJUNG KE SEBATIK

PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI BERKUNJUNG KE SEBATIK

News Update – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian berkunjung ke Kabupaten Nunukan, tepatnya di Kecamatan Sebatik hari ini (28/3). Menggunakan Heli Bell TNI AU jenis Puma nomor HT-7201 yang mendarat di Lapangan Sepak Bola Aji Kuning Sebatik sekitar pukul 15.20 Wita, didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Gubernur Kaltara.

Wakil Bupati Nunukan Faridil Murad bersama Jajaran Pimpinan FKPD dan SKPD Kabupaten Nunukan, serta masyarakat Sebatik menyambut gembira kedatangan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan. Setelah menerima laporan Dandim 0611/Nnk, kedua Jenderal bintang empat disuguhi Tarian Penyambutan dan Tepung Tawar yang merupakan tradisi untuk menyambut tamu kehormatan di Bumi Penikindi Debaya.

Panglima TNI dan Kapolri yang juga didamping istri, bersama rombongan langsung menuju Pos Pamtas Desa Aji Kuning menggunakan kendaraan darat. Setibanya disana, Dansatgas Yonif 621/Mtg beserta personil Pamtas telah siap menyambut. Sebelum pengarahan, Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan menyaksikan video paparan Dansatgas Yonif 621/Mtg terkait pencapaian kinerja personilnya meninjau patok hingga di area blank post.

Pada pengarahan, Panglima TNI dan Kapolri didampingi Kasad dan Gubernur Kaltara menyampaikan banyak terima kasih atas penyambutannya. “Momen yang sangat membahagiakan ini, ketika mau landing saya melihat warna-warni TNI dan Polri berbaur menjadi satu. Soliditas TNI/Polri ini akan mampu menjaga kedaulatan sehingga saya merasa bangga bisa hadir disini,” ungkap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas kerjasamanya dalam mendukung kinerja TNI dan Polri.

Panglima TNI juga memberikan apresiasi yang tinggi atas paparan Dansatgas 621/Mtg tadi. “Ada satu yang mengharukan adalah 41 tahun pos itu dibangun dan baru kali ini pos itu bisa ditinjau kembali oleh pasukan pengamanan perbatasan,” tambahnya salut akan kinerja prajurit yang telah berhasil melaksanakan tugas tersebut. Beliau pun mengingatkan bahwa tidak lama lagi akan ada pelaksanaan Pilkada, TNI dan Polri harus tetap menjaga netralitas serta memberi pengamanan dan membantu mensukseskan jalannya Pilkada.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menyampaikan terima kasih atas penyambutannya. “Berdinas jauh dari pusat pemerintahan akan ada suka dan dukanya. Kuncinya adalah kekompakkan dan kebersamaan yang harus kita jaga untuk menimbulkan rasa nyaman terhadap suatu pekerjaan,” ujar Jenderal Polisi Tito Karnavian. Beliau juga mengingatkan untuk memperkuat penjagaan di lintas batas mengingat Pulau Sebatik merupakan daerah perbatasan yang telah menjadi route klasik yang dilalui para pelaku teror. “Harus diperkuat intelijen untuk mendeteksi jaringan-jaringan pelaku teror. Saya meminta kepada Polri dan TNI untuk dapat bekerja sama,” lanjutnya.

Kemudian dilakukan penyerahaan bingkisan/bahan kontak oleh Panglima TNI dan Kapolri. Selanjutnya, Panglima TNI beserta rombongan melakukan peninjauan Pos-Pos di wilayah Sebatik. Dimulai dari Polsubsektor Sebatik Tengah, disana dilakukan peninjauan dan pengarahan oleh Panglima TNI dan Kapolri kemudian penyerahan bingkisan. Lalu menuju ke Patok III. Panglima TNI dan Kapolri pun melakukan peninjauan Patok III dan memberikan bingkisan kepada tokoh masyarakat Desa Aji Kuning serta meninjau IB massal hewan sapi ternak se-Kalimantan Utara.

Berikutnya, Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan berkunjung ke Pos AL Sei. Pancang dan Mapolsek Sebatik Timur untuk melakukan peninjauan dan menyerahkan bingkisan. Sebagai destinasi terakhir, Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan menuju Pos Kotis Marinir Sei. Bajau. Dilakukan peninjauan dan penyerahaan bingkisan, tak lupa foto bersama sebelum akhirnya menuju Lapangan Sepak Bola Sei. Bajau yang berada tepat didepan Pos Kotis Sei. Bajau.

Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan berangkat menuju Tarakan menggunakan 5 heli ( 4 unit milik TNI dan 1 unit milik Polri) sekitar pukul 18.15 Wita. Rencananya Panglima TNI dan Kapolri akan berangkat ke Kecamatan Krayan untuk melanjutkan kunjungan kerjanya di wilayah Kabupaten Nunukan pada esok hari. (RDJ)

RAPAT KOORDINASI PEMKAB NUNUKAN DENGAN JABATAN PERKHIDMATAN & PERUSAHAAN TERNAK (JPHPT) SABAH MALAYSIA

RAPAT KOORDINASI PEMKAB NUNUKAN DENGAN JABATAN PERKHIDMATAN & PERUSAHAAN TERNAK (JPHPT) SABAH MALAYSIA

News Update – Pada pertemuan Sosek Malindo tingkat Provinsi di Surabaya bulan November tahun lalu, telah disepakati untuk dilakukan kunjungan balasan dari Jabatan Perkhidmatan dan Perusahaan Ternak (JPHPT) Sabah kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara. Menindaklanjuti hal tersebut, dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kaltara dengan JPHPT Sabah Malaysia dalam rangka Sosek Malindo di lantai IV Kantor Bupati Selasa pagi tadi (27/3).

Konsulat Republik Indonesia (RI) sebagai kepanjangan tangan dari Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia khususnya sebagai perwakilan di Tawau, berkewajiban untuk membantu semaksimalnya agar kesepakatan ini dapat dilakukan dan diimplementasi. “Diharapkan semoga hubungan kekerabatan diantara kedua wilayah ini tetap terjalin dengan sebaik-baiknya,” ujar Nindasari Utomo yang dalam hal ini mewakili Konsulat RI di Tawau.

Pembangunan peternakan merupakan aspek penting terutama saat populasi hewan ternak di Kabupaten Nunukan tidak memenuhi target, sehingga peranan peternak sangat menentukan keberhasilan pembangunan tersebut. Kegiatan rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membangun suatu pemikiran yang sama dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan dan peternakan.

Fokus dari kegiatan rakor ini adalah mengangkat permasalahan penyakit hewan yaitu rabies, khususnya di Kabupaten Nunukan dan umumnya di Indonesia yang akan diupayakan agar terbebas dari penyakit tersebut. “Saya mengajak untuk bahu membahu, bersatu padu dalam rangka meningkatkan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, serta mencari pemecahan pemenuhan konsumsi daging hewan, masyarakat Kabupaten Nunukan yang asuh sehingga kebutuhan daging dapat terpenuhi,” ucap Robby Nahak Serang selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan saat membacakan sambutan Bupati Nunukan pada kesempatan tersebut.

Sementara, Nasip Eli selaku perwakilan Jabatan Perkhidmatan Veteriner Sabah Malaysia mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung inisiatif untuk memberantas segala macam penyakit di negeri ini. “Disini saya percaya, ini suatu inisiatif yang sangat mulia yang bertujuan untuk membebaskan kepulauan borneo ini daripada segala penyakit hewan yang boleh membahayakan kesehatan manusia dan hewan. Dan inisiatif ini saya percaya dipelopori oleh Indonesia,” terangnya.

Rakor ini tidak hanya dihadiri oleh Jabatan Perkhidmatan Veteriner Sabah, namun diikuti pula oleh Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, serta beberapa OPD di lingkungan Pemkab Nunukan dan instansi vertikal terkait. (MRP/editor:RDJ)

SUKSESKAN MUSRENBANG KABUPATEN NUNUKAN 2018 DALAM PENYUSUNAN RKPD TAHUN 2019

SUKSESKAN MUSRENBANG KABUPATEN NUNUKAN 2018 DALAM PENYUSUNAN RKPD TAHUN 2019

News Update – Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung di Kantor Bupati Nunukan Lantai V pagi ini (27/3). Acara diawali dengan persembahan tarian tradisional dari salah satu sanggar seni di Nunukan.

Musrenbang RKPD merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 dan terbaru adalah permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nunukan Ir. Faridil Murad mengatakan bahwa, “dalam rangka pencapaian target percepatan peningkatan produksi, industri, dan pasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, penyusunan RKPD yang merupakan agenda rutin kita setiap tahun harus benar-benar mencapai target,” tegasnya.

Selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Hj. Leppa juga menyampaikan sepatah kata dalam kesempatan ini. “Kekurangan yang kita hadapi sekarang adalah keadilan. Kita harus bekerja secara adil, jangan membeda-bedakan satu sama lainnya. Pemerintah dan aparat hukum yang menjalankan program juga harus adil, yang salah tetap salah, yang benar tetap benar,” jelasnya. Beberapa keluhan dari masyarakat setelah diadakan reses pun disampaikan Hj. Leppa.

Penyerahan pokok-pokok pemikiran kepada Wakil Bupati yang diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, mengakhiri acara ini. (Mimi/editor:RDJ)

SALAHKAH JATUH CINTA???

SALAHKAH JATUH CINTA???

News Update – DPD Wahdah Islamiyah menggelar seminar dengan tema yang menarik, “Salahkah Jatuh Cinta?”. Seminar ini berlangsung di Gedung Akbar Ali pada Minggu pagi kemarin. (25/3)

Pemuda dan remaja zaman sekarang, kebanyakan mengartikan cinta di antara mereka dengan sesuatu yang identik dan mengarah pada perbuatan yang di larang oleh Allah SWT. Dalam ajaran Islam sesungguhnya cinta bukan hal yang terlarang, namun harus sesuai dengan aturan main yang telah ditentukan atau ditetapkan dalam Islam.

Hal ini mendorong DPD Wahdah Islamiyah, sebagai salah satu organisasi penggerak Islam yang ada di Kabupaten Nunukan untuk melaksanakan seminar bagi pemuda dan remaja terkait persoalan jatuh cinta. Ustad Ervan Muhammad Arsyad sebagai pemerhati remaja, Da’i, dan trainer Nasional Wahdah Islamiyah, menjadi pembicara atau narasumber dalam seminar ini.

Seminar dibuka secara resmi oleh H. Hanafiah selaku Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat yang dalam hal ini mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. “Yang namanya seminar pasti menarik karena kita mendatangkan narasumber dari luar, dan tentu beliau memiliki pengalaman-pengalaman,” ujar H. Hanafiah membacakan sambutan Bupati Nunukan.

“Saya berharap semoga semua ini bermanfaat bagi kita semua, tentunya bagi pemuda dan remaja khususnya, karena ilmu pengetahuan itu sangat penting untuk kita gali terus-menerus. Sehingga kedepannya Kabupaten Nunukan memiliki pemuda-pemudi yang kuat akan menerima tonggak estafet, baik dari pemerintahan, sektor swasta, sektor keagamaan dan sektor-sektor lainnya,” imbuhnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan sangat mengapresiasi dengan kegiatan seperti yang dilaksanakan oleh DPD Wahdah Islamiyah yang telah memberikan perhatian khusus bagi kaum muda khususnya di perbatasan seperti Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan pun berpesan untuk kader dan pengurus Wahdah Islamiyah Nunukan, “teruslah berinovasi guna memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Nunukan.” (SI/editor:RDJ)

BUPATI NUNUKAN BERI BANTUAN MATERIAL KE MASJID AL JIHAD

BUPATI NUNUKAN BERI BANTUAN MATERIAL KE MASJID AL JIHAD

News Update – Sabtu ini (24/3) tepatnya di Masjid Al Jihad Semengkadu Sei. Solo Kecamatan Nunukan Selatan, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersilaturahmi dengan masyarakat dan jamaah Masjid disana.

“Kehadiran saya disini adalah untuk bertatap hati dengan masyarakat, untuk bersilaturahmi sebagai bentuk ikatan moral antara masyarakat dan pemimpinnya. Apalagi ini kita berada di Masjid tempat yang mulia,” ungkap Hj. Asmin Laura Hafid mengutarakan maksud kedatangannya. “Ada beberapa bantuan yang akan saya serahkan hari ini untuk mendukung kegiatan masjid. Saya mengharapkan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan bantuan ini,” tambahnya.

Lurah Tanjung Harapan, Andi Maskur Badawi mewakili masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nunukan atas bantuannya selama ini. “Semoga bantuan ini akan dapat menunjang aktivitas jamaah masjid ini,” ucap Pak Lurah. “Selain itu, kami juga merasa senang dan bangga mendengar bahwa mobil angkutan pelajar akan beroperasi tahun ini. Semoga semua ini bermanfaat untuk masyarakat Nunukan Selatan umumnya dan juga masyarakat Semengkadu khususnya,” imbuhnya penuh syukur.

Sementara, Camat Nunukan Selatan Baharuddin menyampaikan rasa bahagia dan bangganya dengan kehadiran Bupati Nunukan bersama rombongan dalam penyerahan bantuan tersebut. “Inilah bentuk perhatian pemerintah kepada kita semua,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan secara pribadi dari Bupati Nunukan ini diantaranya adalah Al Qur’an, Iqro, dan Yasin masing-masing 20 buah , seng 40 lembar, tripleks 40 lembar, cat 15 ember, dan cat kecil 8 kaleng.

Kunjungan Bupati Nunukan ini didampingi oleh Kepala Dinas PUPRPKP Sopiang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Jaya Martom. Acara ini juga dihadiri pihak kepolisian yakni Kasubsek Tanjung Harapan Iptu Suarnanto bersama tokoh masyarakat, serta Imam Masjid Semengkadu. Selain Bupati Nunukan, penyerahan bantuan juga diberikan langsung oleh anggota DPRD Kalimantan Utara H. Andi Akbar kepada Imam Masjid Al Jihad.

Silturahmi ini merupakan sarana serap masukan sekaligus sosialisasi program pemerintah yang akan dilaksanakan dalam tahun anggaran 2018 di Kecamatan Nunukan Selatan. (Awan79/editor:RDJ)

SEMINAR PENANGANAN TUBERKULOSIS DALAM RANGKA PERINGATAN HARI TB SEDUNIA

SEMINAR PENANGANAN TUBERKULOSIS DALAM RANGKA PERINGATAN HARI TB SEDUNIA

News Update – Tuberkulosis (TBC/ TB/ KP) adalah infeksi kuman TBC yang sering mengenai paru-paru atau organ lainnya. TB sendiri merupakan penyakit tertua yang dikenal dalam sejarah. Memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan melaksanakan Kampanye Hari TB Sedunia dan Seminar Penanganan Tuberkulosis di Hotel Laura Nunukan pada Sabtu pagi tadi (24/3).

Informasi yang tersebar kepada masyarakat terkait penyakit TB diharapkan bisa terklarifikasi berkenaan dengan penyebaran penyakit TB melalui kegiatan yang dilaksanakan Dinkes ini. Dalam Permenkes 2016 telah jelas dijabarkan tentang tujuan dan target penanggulangan, yaitu melindungi kesehatan masyarakat dari penularan TB agar tidak terjadi kesakitan, kematian, dan kecacatan. Adapun target program nasional penaggulangan TB sesuai dengan target eliminasi global adalah eliminasi TB pada tahun 2035 dan Indonesia bebas TB tahun 2050.

Disamping itu, Dinas Kesehatan sendiri sedang gencar-gencarnya merangkul Kader Kesehatan yang terdiri dari semua anggota masyarakat yang bersedia, berminat, dan mempunyai kepedulian terhadap masalah sosial dan kesehatan, termasuk masalah TB. “Tujuan dari diadakannya seminar ini adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan para kader dalam mengenali gejala TB di masyarakat,” ungkap H. Machmud selaku ketua panitia.

“Tentunya dengan melibatkan kader maka jangkauan pelayanan untuk menemukan atau mendeteksi dini kasus TB akan lebih besar kemungkinannya ditemukan,” ujar H. Usman dalam sambutannya selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara yang juga sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang berisi pemaparan materi dari narasumber dan terdapat pula sesi tanya jawab. (MRP/editor:RDJ)

BUPATI NUNUKAN MEMOTIVASI CALON PESERTA DIKLAT

BUPATI NUNUKAN MEMOTIVASI CALON PESERTA DIKLAT

News Update – Ruang kerja Bupati Nunukan pagi ini (23/3) diramaikan oleh 21 CPNS berseragam hitam putih yang tengah duduk rapi sembari menunggu arahan dari orang nomor satu di Kabupaten Nunukan.

Sejumlah pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan tampak sibuk mempersiapkan pertemuan tersebut sebagai penanggungjawab dalam Diklat Prajabatan. “Kali ini Kabupaten Nunukan akan mengirimkan 21 Peserta Diklat ke Tanjung Selor yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Utara, yang terdiri dari 6 penyuluh pertanian,14 guru garis depan, dan 1 orang tenaga medis,” terang Samsi selaku Kasubbid Diklat Prajabatan dan Kepemimpinan BKPSDM Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid dalam arahanya memberikan motivasi kepada 21 CPNS yang akan mengikuti diklat prajabatan tersebut. “Sebagai Abdi Negara terutama di perbatasan, tentunya dibutuhkan pembekalan dalam melayani masyarakat. Melalui diklat prajabatan ini, semoga akan dapat mewujudkan sikap disiplin, tangguh, dan berdaya saing untuk ASN di Kabupaten Nunukan,” kata Bupati cantik ini. Beliau pun mengingatkan bahwa menjadi pengabdi di perbatasan tentu akan menghadapi banyak tantangan, namun jika dilaksanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab semua itu akan menjadi ringan.

Sebelum pertemuan ini berakhir, Kabid Diklat dan Pengembangan Karakter BKPSDM Kabupaten Nunukan Ibrahim juga memberikan arahan teknis kepada peserta sebagai pembekalan sebelum menuju Tanjung Selor nanti.
(Awan79/editor:RDF/Foto:Samsi)

MEMPERERAT KERJASAMA, PIMPINAN PT. PEGADAIAN (PERSERO) WILAYAH IV BALIKPAPAN JALIN KOMUNIKASI DENGAN BUPATI NUNUKAN

MEMPERERAT KERJASAMA, PIMPINAN PT. PEGADAIAN (PERSERO) WILAYAH IV BALIKPAPAN JALIN KOMUNIKASI DENGAN BUPATI NUNUKAN

News Update – Bertempat dikediaman Bupati Nunukan, tepatnya di rumah jabatan dinas
Jalan Ujang Dewa, Pimpinan PT. Pegadaian (Persero) Wilayah IV Balikpapan Dwi Wuryantadi melakukan audiensi dengan Hj. Asmin Laura, Bupati termuda di Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis pagi ini (22/3).

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT. Pegadaian (Persero) memiliki kewajiban untuk berpartisipasi dalam mengembangkan suatu daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kunjungan Kerja Pimpinan PT. Pegadaian (Persero) Wilayah IV Balikpapan ini bertujuan untuk memantau pertumbuhan jumlah nasabah.

Dikarenakan keterbatasan sumber daya, mulai tahun 2018 PT. Pegadaian (Persero) berusaha bermitra dengan masyarakat, dimana nanti akan ada agen-agen yang dilakukan oleh masyarakat. Tentunya tetap bekerja sama dengan PT. Pegadaian (Persero) dan agen tersebut akan mendapatkan fee tertentu sesuai transaksi yang dilakukan.

“Diharapkan program ini akan lebih luas menjangkau dan dekat dengan masyarakat,” ujar Dwi Wuryantadi Pimpinan PT. Pegadaian (Persero) Wilayah IV Balikpapan. (MRP/editor:RDJ)

BUPATI NUNUKAN SAMPAIKAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN AKHIR TAHUN 2017

BUPATI NUNUKAN SAMPAIKAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN AKHIR TAHUN 2017

News Update – Rapat Paripurna ke-8 Masa Sidang I Tahun 2018 siang ini (21/3), membahas Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Akhir Tahun Anggaran 2017 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Nunukan. Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan H. Danni Iskandar tersebut dihadiri pula oleh anggota DPRD, unsur FKPD dan OPD Kabupaten Nunukan.

Penyampaian laporan pertanggungjawaban Kepala Daerah ini merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk tahun yang akan datang, berhasil atau gagalnya pencapaian indikator kinerja akan dijadikan acuan untuk tindakan perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Nunukan.

Dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah, diketahui bersama bahwa tahun 2017 adalah tahun yang berat. Namum dibalik permasalahan yang ada, pemerintah daerah Kabupaten Nunukan membulatkan tekad serta berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan fungsi pemerintahan walau dalam keterbatasan.

Bukan tanpa hasil, dalam keterbatasan yang dihadapi pemerintah Kabupaten Nunukan tersebut, sepanjang tahun 2017 capaian kerja yang dicapai berupa pembangunan jalan dengan total sepanjang 37.975 Km, pembangunan Rumah Sakit Pratama Sebatik beserta alat-alat penunjang kesehatan, Pasar Rakyat Liem Hie Jung, serta beberapa kegiatan infrastruktur dari sektor pertanian, perikanan dan prestasi dari bidang pendidikan, kesehatan dan beberapa bidang lainnya.

Rapat Paripurna ke-8 tersebut ditutup dan diakhiri dengan penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nunukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Nunukan. (MRP)

BIMBINGAN TEKNIS SISTEM KEUANGAN DESA DI GELAR DEMI MENUNJANG EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN

BIMBINGAN TEKNIS SISTEM KEUANGAN DESA DI GELAR DEMI MENUNJANG EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAN

News Update – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Utara menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) Sistem Keuangan Desa pagi tadi di Aula Gadis I. Bimtek ini rencananya akan berlangsung selama 3 hari mulai Selasa ini (20/3) hingga 23 Maret 2018 mendatang.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan Bimtek Keuangan Desa ini merupakan aparatur kecamatan yang akan mendampingi Penyelenggaraan Pengelolaan Keuangan di desa, serta para Tenaga Ahli Pendamping Desa dan Pendamping Lokal dari P3MD Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam sambutan Bupati Nunukan, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Ir. Yopie Wowor mengatakan bahwa, “dalam prioritas pembangunan yang tertuang dalam 9 program nawacita Jokowi, salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan Desa dalam kerangka negara kesatuan. Desa yang kini memiliki anggaran desa merupakan elemen terkecil dalam pemerintahan, tetapi memiliki peran dan fungsi besar sehingga desa sekarang ini dijadikan indikator keberhasilan dalam suatu pembangunan dalam pemerintahan.”

Bagi Kabupaten Nunukan yang memiliki 232 Desa, tantangan terkait pembinaan potensi pembangunan hingga pengelolaan keuangan desa cukup kompleks. “Di tingkat kesejahteraan, tentu memiliki perbedaan antara mewujudkan kesejahteraan yang sama dari satu Desa ke Desa yang lainnya,” jelasnya.

Bupati Nunukan mengharapkan seluruh peserta bimtek dapat terus berinovasi dan memotivasi diri agar menjadi inspirasi bagi orang banyak dan lingkungan, karena hal tersebut akan membantu percepatan pembangunan. “Jadikan inovasi dan keinginan untuk bermanfaat bagi orang lain sebagai modal yang harus ditanamkan dalam merumuskan kegiatan ataupun pembanguan desa” tutur Yopie. Setelah membacakan sambutan Bupati Nunukan, ia pun membuka Bimbingan Teknis Sistem Keuangan Desa Tahun 2018 secara resmi yang menandakan dimulainya pelatihan bagi para peserta Bimtek. (SI/editor:RDJ)

BUPATI NUNUKAN PERINTAHKAN AGAR DANA DESA 2018 SEGERA DIALOKASIKAN

BUPATI NUNUKAN PERINTAHKAN AGAR DANA DESA 2018 SEGERA DIALOKASIKAN

News Update – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengungkapkan kekecewaannya kepada seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Nunukan serta Dinas terkait berkenaan dengan Dana Desa yang hingga detik ini belum dicairkan, dalam rapat bersama hari ini (20/3) di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan. Rapat Bupati Nunukan bersama Asisten, SKPD terkait, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Nunukan dipimpin langsung oleh Hj. Asmin Laura Hafid.

Dalam kesempatan ini, Laura menyampaikan bahwa dirinya mendapat teguran dari Sekjen Kementerian Desa PDTT dikarenakan Dana Desa yang sampai saat ini belum dicairkan padahal dananya telah siap. Laura pun mengadakan rapat ini untuk meminta penjelasan dari aparat desa hingga dinas terkait masalah ini, sekaligus menekankan agar Dana Desa yang ada dapat segera diurus pencairannya sehingga dananya dapat disalurkan dengan semestinya untuk desa. Kepala Desa juga diminta untuk menyelesaikan laporan pertanggungjawaban Dana Desa 2017 agar tidak menghambat pencairan Dana Desa 2018.

Beberapa Kepala Desa yang hadir menyampaikan bahwa banyak Kepala Desa yang sebelumnya adalah petani, sehingga mereka tidak begitu memahami administrasi. Permasalahan ini pun menghambat dalam pengurusan berkas untuk pencairan Dana Desa tersebut. Mereka pun meminta agar pendamping desa dapat diperbanyak untuk membantu pengurusan administrasi sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Pak Camat, SDM Kepala Desa terbatas jadi Pak Camat yang harus menguasai juknis-juknis itu.
Jika seperti ini terus, Dana Desa kita kemungkinan dipangkas dari pusat,” tegas Laura.

Kasi Bina Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ferry Wahyudi memaparkan dengan sangat jelas tentang Pengelolaan Keuangan Desa kepada seluruh hadirin khususnya Kepala Desa. Feri mengakui bahwa SDM Aparatur Desa memang masih kurang memahami urusan administrasi dan belum mampu bekerja secara sistematis. Namun, sudah ada pendamping desa teknik infrastruktur untuk membantu permasalah tersebut.

“Seluruh Kepala Desa dan Camat agar berkoordinasi dari Desa atau pun Kecamatan terdekat untuk bisa saling membantu. Sekdes, bendahara, dan bagian dari Aparatur Desa juga perlu peningkatan kapasitas aparatur, jangan hanya Kepala Desanya saja yang diikutkan pelatihan,” jelas Ferry.

Bupati Nunukan pun menekankan kepada Camat untuk benar-benar memantau dan membantu Dana Desa di wilayah masing-masing dan mengingatkan jika terdapat Kepala Desa yang tidak sesuai dengan arahan agar dapat segera dilaporkan. “Berhenti mengeluh dan terus mengupayakan yang terbaik,” ucap Laura memberi semangat saat mengakhiri rapat tersebut. (KL/RDJ/foto:ATY)

DEMI MEMUTAKHIRKAN DATA, DINAS SOSIAL KABUPATEN NUNUKAN BERIKAN BIMTEK PETUGAS PENCACAH LAPANGAN

DEMI MEMUTAKHIRKAN DATA, DINAS SOSIAL KABUPATEN NUNUKAN BERIKAN BIMTEK PETUGAS PENCACAH LAPANGAN

News Update – Seiring dengan program pemerintah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, Dinas Sosial Kabupaten Nunukan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Pencacah Lapangan (PCL) Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Melalui Mekanisme Pemutakhiran Mandiri yang dilaksanakan di Hotel Laura pada Selasa pagi ini. (20/3)

Sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, khususnya Pasal 9 yakni seorang fakir miskin yang belum terdata dapat secara aktif mendaftarkan diri kepada Lurah atau Kepala Desa atau nama lain yang sejenis di tempat tinggalnya, dan kepala keluarga yang telah terdaftar sebagai fakir miskin wajib melaporkan setiap perubahan data anggota keluarganya kepada Lurah atau Kepala Desa atau nama lain yang sejenis di tempat tinggalnya.

Berdasarkan Undang-Undang tersebut, maka data masyarakat yang kurang mampu yang sudah diverifikasi akan dianalisa di tingkat Nasional sehingga menghasilkan data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM) yang termutakhirkan dan selanjutnya akan digunakan sebagai dasar dalam penentuan sasaran penerima program bantuan sosial di Indonesia. Untuk itu Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) bertujuan untuk membantu agar masyarakat kurang mampu yang belum menerima program perlindungan sosial dapat mendaftarkan diri secara aktif dan mandiri.

“Saya berharap Petugas Pencacah Lapangan (PCL) yang akan mendapatkan bimbingan teknis pendataan pada hari ini agar benar-benar menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk memutakhirkan data KPM,” tutur Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan H. Hanafiah selaku Asisten Kesejahteraan Rakyat.

Pembukaan bimbingan teknis yang juga dihadiri beberapa unsur FKPD dan jajaran Lurah yang ada di Kabupaten Nunukan, diikuti oleh kurang lebih 53 orang yang diutus dari 19 Kecamatan dan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan, Bappeda, serta tentunya dari Dinas Sosial sendiri. Setelah rangkaian seremonial pembukaan Bimtek tersebut berakhir, para peserta lalu dibagi menjadi 2 kelompok dan dialihkan menuju Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Aula Dinas Kesehatan di Kompleks Kantor Gadis II untuk menerima materi yang akan diberikan oleh para narasumber. (MRP/editor:RDJ)

MENTERI PANRB HADIRI PENYERAHAN SK PENGANGKATAN CPNS FORMASI UMUM TAHUN 2018 DI TANJUNG SELOR

MENTERI PANRB HADIRI PENYERAHAN SK PENGANGKATAN CPNS FORMASI UMUM TAHUN 2018 DI TANJUNG SELOR

News Update – Kehadiran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Kepala BKN di Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara hari ini bertujuan menghadiri Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Umum Tahun 2017 serta Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Tahun 2018.

Menteri PANRB Asman Abnur pada kesempatan ini menyampaikan kepada Bupati Nunukan, bahwa “Nunukan bisa laksanakan tes CPNS tahun 2018, kami menunggu usulan dari Nunukan dan juga segara mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan atau formasi-formasi yang dibutuhkan.”

Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan pun mengatakan bahwa, “kita diberikan peluang untuk mengirimkan formasi yang dibutuhkan, lalu kemudian akan ditindaklanjuti di Kementerian PANRB. Harapan kita ini menjadi peluang bagi kita untuk mengisi kekosongan ASN di daerah dan sesuai dengan yang kita butuhkan.”

Acara yang dilaksanakan di Tanjung Selor pada Senin pagi (19/3) bertempat di Gedung Serbaguna Gabungan Dinas II Lantai I, turut dihadiri oleh pejabat dan petinggi di Kalimantan Utara. (Awan 79/editor : RDJ)

BERTEMU MENTERI PANRB, BUPATI NUNUKAN PERJUANGKAN USULAN FORMASI PENERIMAAN CPNS TAHUN 2018

BERTEMU MENTERI PANRB, BUPATI NUNUKAN PERJUANGKAN USULAN FORMASI PENERIMAAN CPNS TAHUN 2018

INFO PROTOKOL – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid didampingi Sekretaris Daerah Serfianus, menghadiri undangan Gubernur Kaltara pada acara Penyerahan SK CPNS Formasi Umum Tahun 2017 dan Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Tahun 2018 di Gedung Gadis II Tanjung Selor pada Senin pagi. (19/03)

Selain dihadiri Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, acara Penyerahan SK CPNS dan Pelatihan Dasar ini juga dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Asman Abnur, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima W Wibisana, Kepala LAN RI Adi Suryanto dan Kepala PKP2A III LAN Samarinda Mariman Darto.

Pada acara tersebut, Hj Asmin Laura Hafid berkesempatan bertemu dengan Menteri PANRB Asman Abnur. Laura pun mengusulkan agar pada tahun 2018, Kabupaten Nunukan dapat melaksanakan penerimaan CPNS.

“Tadi di sela-sela acara, saya mengupayakan agar dapat berkomunikasi dengan Menteri PANRB Asman Abnur dan Alhamdulillah saya berkesempatan berkomunikasi langsung. Saya sampaikan agar tahun 2018 ini Kabupaten Nunukan dapat kuota atau jatah penerimaan CPNS”, jelas Laura.

Lebih lanjut disampaikan Laura, setelah menyampaikan keinginannya tentang meminta jatah penerimaan CPNS tersebut, Menteri PANRB meminta Laura untuk segera menyiapkan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

“Setelah saya sampaikan permohonan saya, Menteri PANRB Bapak Asman Abnur langsung menanggapi dan menerima usulan saya dan Menteri meminta kepada saya agar segera mengusulkan dan menyiapkan kebututuhan formasi CPNS yang dibutuhkan Kabupaten Nunukan” ungkap Laura.

Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Nunukan, terakhir melaksanakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang mendapatkan kuota sebanyak 149 formasi .

Sumber : Protokol / Helen Rimelda
Foto : Mardiansyah dan Leo
Editor : RDJ

PUNCAK RANGKAIAN HARI ULANG TAHUN PPNI KABUPATEN NUNUKAN

PUNCAK RANGKAIAN HARI ULANG TAHUN PPNI KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Diawali dengan senam pagi bersama tamu undangan beserta masyarakat umum yang hadir di seputaran Alun-Alun Nunukan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada Minggu pagi tadi. (18/3)

Dengan mengangkat tema “Gerakan Perawat Dalam Mendukung Praktik Keperawatan Mandiri”, kegiatan tersebut dibagi menjadi beberapa sesi. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pihak panitia pelaksana mengadakan senam pagi bersama, pemeriksaan kesehatan dan donor darah.

Organisasi profesi PPNI yang berada di Kabupaten Nunukan saat ini memiliki anggota sebanyak 415 orang yang telah terdata. “Dengan Hari Ulang Tahun PPNI diharapkan dapat menjadi momentum bagi perawat untuk lebih dicintai masyarakat,” ucap Dedi Wahyono selaku ketua panitia.

Keberadaan para perawat ini sungguh sangat diperlukan, khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan. Dengan kondisi geografis yang sebagian besar berada di wilayah perbatasan, daerah terpencil dan masih relatif terbelakang, akses transportasi dan komunikasi yang sulit, maka keberadaan perawat yang mengabdi kepada masyarakat di pedalaman menjadi suatu hal yang sangat penting.

“PPNI selaku organisasi profesi perawat merupakan perwujudan dari jiwa dan semangat profesi keperawatan,” ungkap Abdul Muthalib selaku Ketua PPNI Kabupaten Nunukan saat membacakan sambutan Ketua Umum PPNI pusat. “Pada intinya pengadaan keperawatan berfokus pada menjaga dan meningkatkan status kesehatan klien pada seluruh rentang kehidupan,” lanjutnya.

Pelayanan kesehatan yang baik perlu diusahakan melalui berbagai upaya, baik peningkatan sarana prasarana kesehatan, tenaga kesehatan, obat-obatan dan yang tidak kalah pentingnya yaitu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Keberadaan PPNI sebagai wadah organisasi bagi perawat dipandang memiliki peranan yang penting dan strategis. “Kedepan PPNI harus mampu menunjukkan jati dirinya sebagai organisasi yang maju dan profesional,” tutur Bupati Nunukan pada sambutannya, dalam hal ini disampaikan oleh H.Hanafiah selaku Asisten Kesejahteraan Rakyat.

Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun PPNI tersebut diakhiri pembagian doorprize kepada masyarakat serta tamu undangan yang hadir. (MRP/editor:RDJ)

KECAMATAN NUNUKAN KEMBALI RAIH JUARA UMUM DALAM MTQ XIV TINGKAT KABUPATEN NUNUKAN TAHUN 2018

KECAMATAN NUNUKAN KEMBALI RAIH JUARA UMUM DALAM MTQ XIV TINGKAT KABUPATEN NUNUKAN TAHUN 2018

News Update – Kecamatan Nunukan berhasil keluar sebagai Juara Umum selama 2 tahun berturut-turut pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XIV Tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2018 yang berlangsung di lapangan sepak bola Kecamatan Sei. Menggaris.(14/3)

Acara penutupan MTQ XIV Tingkat Kabupaten Nunukan di mulai setelah shalat Isya dengan diawali pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Adapula acara hiburan yang diisi oleh siswa sekolah di Kecamatan Sei. Menggaris yakni Tarian Massal.

Bupati Nunukan dalam hal ini diwakilkan oleh H. Hanafiah selaku Asisten Kesejahteraan Rakyat, dalam sambutan menyampaikan kepada seluruh kafilah bahwa, “Anak-anakku yang telah berhasil mengukir prestasi terbaiknya, patut disadari bahwa anak-anakku sekalian yang mendapatkan anugerah dari Allah SWT berupa kelebihan di bidang tilawatil Qur’an, sesungguhnya prestasi yang telah diraih hendaknya benar-benar menjadi cerminan sikap dan perilaku kita dalam kehidupan bermasyarakat.”

Dalam sambutan yang dibacakan H. Hanafiah, Bupati Nunukan mengingatkan kembali kepada Ketua LPTQ, Dewan Hakim, dan seluruh kafilah agar bersiap untuk menghadapi MTQ III Tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang akan dilaksanakan di Kota Tarakan pada Juli mendatang.

“Untuk itu harapan saya kepada seluruh kafilah yang telah meraih prestasi terbaiknya malam ini, dapat ikut berpartisipasi dalan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara untuk dapat mewakili Kabupaten Nunukan yang sama-sama kita cintai ini,” tambahnya mengakhiri sambutan.

Pembacaan pemenang dalam tiap kategori pada MTQ Tingkat Kabupaten kali ini menjadi momen yang paling dinantikan. Setiap juara untuk masing-masing kategori selanjutnya akan mewakili Kabupaten Nunukan dalam MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara. (ATY/editor : RDJ)