TUNJANG EKONOMI DESA, BUPATI NUNUKAN RESMIKAN PASAR PERDESAAN

TUNJANG EKONOMI DESA, BUPATI NUNUKAN RESMIKAN PASAR PERDESAAN

News Update – Salah satu langkah nyata perpaduan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah adalah Pasar Perdesaan. Pasar yang terletak di Desa Tabur Lestari ini telah diresmikan pada minggu pagi tadi (11/3). Tumbuh kembang ekonomi merupakan target utama pemerintah untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Sebagai daerah perbatasan, tentunya menjadi perhatian pemerintah pusat melalui nawacita Jokowi yang ke-3 untuk mewujudkan pembangunan yang merata.

Kepala Desa Tabur Lestari Sei. Menggaris menyampaikan keluh kesah dan kebanggaannya di depan Direktur Pembangunan Ekonomi Kawasan Perbatasan dan Bupati Nunukan saat peresmian Pasar Perdesaaan. “Kendala di desa kami ini sangat banyak, diantaranya yang kami butuhkan adalah peningkatan jalan. Karena jalan ini masih membutuhkan perhatian pemerintah. Namun kami juga bersyukur atas kerja samanya pemerintah daerah dan pusat dengan terwujudnya pasar di desa kami,” ungkap Andi Asri dalam sambutannya.

Sementara, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan bahwa, “pembangunan pasar ini adalah bagian sarana prasarana desa, sementara untuk anggaran senilai Rp 1 Milyar dari APBN melalui Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dengan pasar ini, semoga akan mendorong perekonomian masyarakat desa sesuai dengan Nawacita ke-3 untuk memperkuat wilayah perbatasan dan pedalaman.”

“Pembangunan di Kabupaten Nunukan harus gesit dan lincah seperti Bupati Nunukan ini. Pasar yang kita resmikan hari ini adalah pasar yang akan menjual produk unggulan. Pasar ini akan diserahkan kepada BUMDes untuk peningkatan ekonomi masyarakat di daerah ini,” ujar Direktur Pembangunan Ekonomi Kawasan Pedesaan Drs. Lutfi Latif, M.Si dalam sambutannya. “Pasar ini juga harus menjadi pasar yang mampu menjadi pasar nasional, yang menyediakan produk lokal dan produk Indonesia agar bermanfaat,” imbuhnya mengakhiri sambutan.

Pasar Perdesaan ini bertujuan untuk menjadi sentral penyedia barang dan bahan produk Indonesia di tapal batas agar kedaulatan barang Indonesia bisa terealisasi di tengah masyarakat Desa Tabur Lestari.

Selanjut, Bupati Nunukan beserta rombongan menuju Desa Srinanti untuk meresmikan UPT. Puskesmas Sei. Menggaris. Dalam kesempatan ini, juga diadakan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) STOP Buang Air Besar Sembarangan oleh Bupati Nunukan dengan meminta komitmen kepada seluruh masyarakat setempat. (Awan79/Mimi/editor : RDJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *