RAPAT KOORDINASI PEMKAB NUNUKAN DENGAN JABATAN PERKHIDMATAN & PERUSAHAAN TERNAK (JPHPT) SABAH MALAYSIA

RAPAT KOORDINASI PEMKAB NUNUKAN DENGAN JABATAN PERKHIDMATAN & PERUSAHAAN TERNAK (JPHPT) SABAH MALAYSIA

News Update – Pada pertemuan Sosek Malindo tingkat Provinsi di Surabaya bulan November tahun lalu, telah disepakati untuk dilakukan kunjungan balasan dari Jabatan Perkhidmatan dan Perusahaan Ternak (JPHPT) Sabah kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara. Menindaklanjuti hal tersebut, dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kaltara dengan JPHPT Sabah Malaysia dalam rangka Sosek Malindo di lantai IV Kantor Bupati Selasa pagi tadi (27/3).

Konsulat Republik Indonesia (RI) sebagai kepanjangan tangan dari Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia khususnya sebagai perwakilan di Tawau, berkewajiban untuk membantu semaksimalnya agar kesepakatan ini dapat dilakukan dan diimplementasi. “Diharapkan semoga hubungan kekerabatan diantara kedua wilayah ini tetap terjalin dengan sebaik-baiknya,” ujar Nindasari Utomo yang dalam hal ini mewakili Konsulat RI di Tawau.

Pembangunan peternakan merupakan aspek penting terutama saat populasi hewan ternak di Kabupaten Nunukan tidak memenuhi target, sehingga peranan peternak sangat menentukan keberhasilan pembangunan tersebut. Kegiatan rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membangun suatu pemikiran yang sama dan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan dan peternakan.

Fokus dari kegiatan rakor ini adalah mengangkat permasalahan penyakit hewan yaitu rabies, khususnya di Kabupaten Nunukan dan umumnya di Indonesia yang akan diupayakan agar terbebas dari penyakit tersebut. “Saya mengajak untuk bahu membahu, bersatu padu dalam rangka meningkatkan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, serta mencari pemecahan pemenuhan konsumsi daging hewan, masyarakat Kabupaten Nunukan yang asuh sehingga kebutuhan daging dapat terpenuhi,” ucap Robby Nahak Serang selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan saat membacakan sambutan Bupati Nunukan pada kesempatan tersebut.

Sementara, Nasip Eli selaku perwakilan Jabatan Perkhidmatan Veteriner Sabah Malaysia mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung inisiatif untuk memberantas segala macam penyakit di negeri ini. “Disini saya percaya, ini suatu inisiatif yang sangat mulia yang bertujuan untuk membebaskan kepulauan borneo ini daripada segala penyakit hewan yang boleh membahayakan kesehatan manusia dan hewan. Dan inisiatif ini saya percaya dipelopori oleh Indonesia,” terangnya.

Rakor ini tidak hanya dihadiri oleh Jabatan Perkhidmatan Veteriner Sabah, namun diikuti pula oleh Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, serta beberapa OPD di lingkungan Pemkab Nunukan dan instansi vertikal terkait. (MRP/editor:RDJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *