MUSRENBANGNAS RKP 2019, MENUJU PEMERATAAN PEMBANGUNAN UNTUK PERTUMBUHAN BERKUALITAS

MUSRENBANGNAS RKP 2019, MENUJU PEMERATAAN PEMBANGUNAN UNTUK PERTUMBUHAN BERKUALITAS

News Update – Sesuai amanat Undang-Undang No.25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Musrenbangnas 2018 dalam rangka penyusunan RKP 2019. Acara Pembukaan Musrenbangnas 2018 ini berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pagi tadi (30/4).

Tujuan diadakannya Musrenbang adalah untuk melakukan sinkronisasi dan penajaman program/kegiatan prioritas nasional antara Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Bupati/Walikota se-Indonesia hadir dalam Musrenbang ini, termasuk Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid.

Sesuai arahan Presiden Jokowi, dalam Musrenbang 2018 penyusunan RKP 2019 telah menggunakan prinsip money follows program dan asas manfaat, serta perencanaan dengan pendekatan holistik-tematik, terintegrasi, dan berbasis spesial. Pelaksanaan Musrenbangnas merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Musrenbang di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Presiden Jokowi tiba di lokasi acara sekitar pukul 08.58 WIB didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Seluruh menteri anggota Kabinet Kerja juga turut hadir dalam acara ini.

Di awal acara dilakukan pemutaran video mengenai Musrenbang RKP 2018. Kemudian dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan Musrenbangnas 2018 oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Kemudian penyerahan P2D Tahun 2018 oleh Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga memberikan arahannya sekaligus membuka Musrenbangnas 2018 secara resmi. Selanjutnya, beliau berdialog dan mendengar cerita inspiratif dari pelaku pembangunan untuk mendapat masukan dalam penyusunan RKP 2019 yang mengedepankan Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbunan Berkualitas. (RDJ)

BUPATI NUNUKAN MENDAPAT PENGHARGAAN KARTINI AWARD 2018

BUPATI NUNUKAN MENDAPAT PENGHARGAAN KARTINI AWARD 2018

News Update – Internasional Human Resorces Development Program (IHRDP) memberikan penghargaan kepada Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan sejumlah wanita lainnya dalam Malam Penghargaan yang berlangsung malam minggu ini (28/4) di Twin Plaza Hotel Jakarta. Ada berbagai penghargaan yang diberikan seperti Kartini 2018 ( Penghargaan Kartini Indonesia 2018, Wanita Berbusana Rapih dan Serasi 2018, Woman Enterpreneur Award & Wanita Berprestasi 2018, Best School & Best Principal 2018, dan Education Award 2018.

Dalam Malam Penghargaan ini, Hj. Asmin Laura Hafid dianugrahi Kartini Award 2018 dengan kategori wanita/perempuan berprestasi, berdedikasi, terbaik dan panutan dibidangnya.

Suatu kebanggaan, Bupati perempuan termuda dari Provinsi termuda pula, dapat menjadi satu-satunya wanita/perempuan dari Pulau Kalimantan yang menerima penghargaan tersebut. (RDJ)

SOSIALISASI AKSES PERMODALAN DEMI TINGKATKAN PEMASARAN PRODUK LOKAL NUNUKAN

SOSIALISASI AKSES PERMODALAN DEMI TINGKATKAN PEMASARAN PRODUK LOKAL NUNUKAN

News Update – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nunukan bekerjasama dengan PT. Bank BNI 46 Nunukan mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai akses permodalan di Gedung Olahraga (Gor) Dwikora Nunukan pada Sabtu ini (28/4). Sekitar 50 orang dari perwakilan beberapa UMKM yang ada di Nunukan hadir dalam sosialisasi tersebut.

Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan H. Yophie Frederik Wowor mengatakan bahwa beliau berharap kepada pelaku UMKM agar meningkatkan pengetahuan mengenai akses permodalan dan semangat dalam memproduksi produk unggulan di daerah Kabupaten Nunukan.

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka penguatan regulasi dan perbaikan alur skema dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ada di Kabupaten Nunukan. Sasaran dari KUR tersebut adalah kredit atau pembiayaan modal kerja atau investasi sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan dan perdagangan terkait.

“Diharapkan hasil sosialisasi ini dapat meningkatkan pemasaran hasil produk lokal Kabupaten Nunukan di berbagai daerah maupun luar negeri, sehingga dapat menarik bagi para investor. Yang kita butuhkan sebelumnya maupun sesudahnya adalah informasi yang komprehensif terkait kondisi pasar dan kebijakan perdagangan di masing-masing negara mitra,” tutup Laura. (ATY/editor:RDJ/foto:MRP)

LAUNCHING WARUNG KAMTIBMAS DI RESMIKAN LANGSUNG OLEH KAPOLDA KALTARA

LAUNCHING WARUNG KAMTIBMAS DI RESMIKAN LANGSUNG OLEH KAPOLDA KALTARA

NEWS UPDATE – Hari ini Jumat (27/04) Warung Kamtibmas binaan polsek KSKP yang bertempat di jalan Cik Ditiro RT. 18 Kelurahan Nunukan Timur melaksanakan Launching perdananya yang di resmikan langsung oleh Kapolda dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara). Kegiatan ini di hadiri oleh Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Polisi Indrajit beserta para pejabat utama Polda Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara H. Udin Hianggio, para pejabat FKPD Kabupaten Nunukan, Danramil, dan para jajaran Kapolsek Polres Nunukan.

Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang bertugas dan berfungsi untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat adalah merupakan salah satu pilar yang di harapkan mampu mewujudkan apa yang menjadi cita-cita reformasi birokrasi Polri.

Program reformasi birokrasi Polri yang di lakukan pada dasarnya telah di aplikasikan dalam rangka mewujudkan sosok Polri yang profesional, modern, terpercaya, transparan dan akuntabel seperti yang di kehendaki oleh masyarakat.

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi dalam sambutannya “satu terobosan kreatif Polres Nunukan dalam bentuk Warung Kamtibmas merupakan implementasi dari 11 program Kapolri salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat dalam pemeliharaan kamtibmas. Warung Kamtibmas sebagai implementasi penerapan fungsi binmas dalam hal ini babinkamtibmas dan polmas yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat setempat.”

Kapolda Kaltara Brigjen Polisi Indrajit berkata “saya sampaikan bahwa masalah kamtibmas bukan mutlak menjadi tanggung jawab Polri, masalah kamtibmas kita harus secara bersama-sama dan di keroyok secara bersama-sama untuk menciptakan kamtibmas. Agar keamanan dan ketertiban masyarakat tercapai, harus di mulai dari bagaimana masyarakatnya, bagaimana sumber daya masyarakatnya, itu yang harus kita ciptakan dulu sehingga kamtibmas bisa tercapai.”

“Saya selaku Kapolda Kaltara dan seluruh jajaran memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kapolres Nunukan dan seluruh masyarakat Nunukan. Karena dalam kondisi yang tidak maksimal bisa berbuat seperti ini, ini bukan Polres Jawa dan bukan DKI Jakarta yang begitu banyak sumber dayanya, tapi karena di Nunukan bisa membuat terobosan yang seperti ini saya betul-betul bangga dan sangat mengapresiasi sekali, dan terbukti bahwa warung kamtibmas ini punya hasil. Insya Allah nanti pas upacara hari 17 Agustus Kapolseknya kita panggil dan kita berikan reward di Polda,” tutup Indrajit mengakhiri sambutannya.

Wakil Gubernur H. Udin Hianggio dalam sambutannya memaparkan “kami atas nama pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan sangat berterima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas langkah yang sudah di ambil oleh Polres Nunukan yang sudah menciptakan Warung Kamtibmas dan ini sangat bermanfaat sekali, dan mudah-mudahan hal ini dapat diikuti oleh Kabupaten Kota yang ada di Kaltara karena hal ini sangat positif,” ungkap H. Udin Hianggio.

Kegiatan ini di akhiri dengan peninjauan fasilitas yang ada di Warung Kamtibmas oleh Kapolda dan Wakil Gubernur Kaltara serta tamu undangan dan dilanjutkan dengan foto bersama dengan seluruh tamu undangan yang hadir. (SI)

PDD POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN ADAKAN PELATIHAN RISET DAN PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL

PDD POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN ADAKAN PELATIHAN RISET DAN PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL

News Update – Pendidikan Diluar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Nunukan pagi ini (27/4) mengadakan Pelatihan Riset dan Publikasi Jurnal Internasional yang berlangsung di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan. Pelatihan Riset dan Publikasi Jurnal Internasional ini dibuka oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat H. Hanafiah didampingi narasumber dari Universitas Mulawarman dan Universitas Malang.

Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Samarinda Surahman dalam sambutannya mengatakan, “membaca dan menulis adalah hal yang sangat penting. Kita harus berkembang dengan adanya era revolusi industri. Kita ketahui bersama bahwa, PDD Politeknik Negeri Nunukan adalah salah satu PDD yang paling kuat siap mandiri.”

Sementara, dalam sambutan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang dibacakan oleh H. Hanafia mengungkapkan, “saya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi aparatur, insan pers, mahasiswa, dan masyarakat pada umumnya dalam mencetak jurnal secara internasional.”

“Sebagai seorang penulis, kita dituntut profesional, serta gunakan bakat untuk hal-hal yang bertujuan untuk kebaikan, seperti menyampaikan pesan dan kesan kepada pemerintah, lembaga, masyarakat dan sebagainya,” tutup Laura. (Mimi/editor:RDJ/Foto: ATY)

RAPAT KOORDINASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SE-PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2018

RAPAT KOORDINASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SE-PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2018

News Update – Provinsi Kalimantan Utara mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesejahteraan Rakyat Se-Provinsi pada kamis pagi (26/4) di Lantai V Kantor Bupati Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir, pada tahun 2017 dilaksanakan di Kota Tarakan dan hari ini di Kabupaten Nunukan. Selanjutnya akan diadakan di Kabupaten Malinau. Rakor dibuka langsung oleh H. Udin Hianggio selaku Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 100 orang.

H. Selamet Riady selaku Kabag Kesra Provinsi Kaltara mengatakan bahwa, “maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mensinergikan kinerja informasi SKPD terkait, terkhusus di lingkup pemerintah Provinsi Kaltara dan juga pemerintah Kabupaten/Kota, serta para penerima hibah dan bantuan sosial agar bisa mengerti hak dan kewajiban mereka, khususnya dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban penerima hibah dan bansos.” Kegiatan ini juga sebagai silatuhrahmi antara pemerintah Provinsi Kaltara dengan pemerintah Kabupaten/Kota.

Biro kesejahteraan rakyat mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah dibidang keagamaan, kesejahteraan dan kemasyarakatan. Sebagai biro yang bertugas memikirkan dan memenuhi kebutuhan, serta kesejahteraan masyarakat secara general tentu membutuhkan suatu bentuk kerjasama koordinasi yang selaras dalam hal pembuatan program kerja maupun kebijakan karena tanggung jawab kesra mencakup fasilitasi dan koordinasi.

“Dengan adanya rapat kerja yang kita laksanakan, saya berharap bisa memberikan pemahaman yang sama di antara kita semua sehingga bantuan-bantuan sosial yang diklontorkan dalam hal untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan bangsa ini,” tutur H. Udin Hianggio. Rakor tersebut ditutup dengan penyerahan buku dan foto bersama. (Mimi/editor:RDJ/foto: MRP)

PEMKAB NUNUKAN KEMBALI MENDAPAT PENGHARGAAN TEPAT PADA PERINGATAN HARI OTDA KE-22

PEMKAB NUNUKAN KEMBALI MENDAPAT PENGHARGAAN TEPAT PADA PERINGATAN HARI OTDA KE-22

News Update – Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali mendapat penghargaan. Kali ini Piagam Penghargaan diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas Prestasi Kinerja Tertinggi Di Provinsi Kalimantan Utara Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Penghargaan yang diberikan berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016 ini berlangsung di Jakarta kemarin malam. (25/4)

Kementerian Dalam Negeri RI menggelar acara malam apresiasi kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah sekaligus untuk memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22, yang jatuh pada 25 April kemarin. Dalam acara ini Kemendagri RI memberika sejumlah penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik. Pemerintah Kabupaten Nunukan pun menjadi satu-satunya pemerintah daerah dari Provinsi Kalimantan Utara yang mendapat penghargaan Prestasi Tertinggi Dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Alhamdulillah Kabupaten Nunukan meraih penghargaan Penyelengaraan Pemerintahan Daerah Tertinggi, semoga kedepan prestasi ini dapat kita pertahan dan tingkatkan,” ungkap Kabag Tata Pemerintahan Setkab Nunukan, H. Sura’i. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD/SKPD yang telah membantu menyediakan data yang dibutuhkam untuk penyusunan LPPD.

Bupati Nunukan pun turut bangga atas pencapaian ini. “Itu bukti kalau pemerintahan tetap berjalan, tetap berkarya, dan tetap berprestasi, apapun keadaannya,” ujar Hj. Asmin Laura Hafid.

“Semoga prestasi dan penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja dan melayani rakyat sepenuh hati dan tentunya penuh rasa tanggung jawab,” harap Bupati termuda di Kaltara ini. (RDJ)

POLRES NUNUKAN MELAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI PATUH KAYAN 2018

POLRES NUNUKAN MELAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI PATUH KAYAN 2018

News Update – Polres Nunukan melaksanakan gelar operasi kepolisian terpusat dengan Sandi “Patuh Kayan 2018” pagi tadi di halaman Mako Polres Nunukan dengan sasaran penegakan hukum di bidang lalu lintas. (26/4)

Permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital. Dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan hanphone). Modernisasi ini perlu diiikuti dengan inovasi dan kerja Polri, khususnya Polisi Lalu Lintas, sehingga perlu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi tersebut. Maka dari itu polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut promoter (Profesional Modern Terpercaya).

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi mengatakan bahwa, “program nawacita Presiden RI adalah menghadirkan kembali negara untuk melengkapi segenap bangsa. Salah satu nawacita Presiden RI ini dijabarkan dalam 11 program prioritas Kapolri yaitu program Promoter. Program ke-11 Quick Wins dalam pelaksanaan tugas kepolisian diimplementasikan dalam kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Korlantas menjabarkan program Quick Wins ke-6, yaitu polisi sebagai penggerak Revolusi Mental dalam tertib sosial di ruang publik.”

“Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan, bahkan kadang tidak dianggap penting. Hal itu dapat ditunjukkan dari pengguna lalu lintas, yakni kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah,” imbuh AKBP Jepri

Dari data jumlah kecelakaan lalu lintas operasi patuh 2017 ada sebanyak 2.203, kejadian mengalami penurunan 239 kejadian atau -13 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2016 yang terdapat 2.542 kejadian. Untuk jumlah korban meninggal dunia operasi patuh Tahun 2017 ada 240 orang. Hal ini mengalami peningkatan sebanyak 8 orang atau 2 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2016 dengan korban sebanyak 412 orang.

Jumlah korban luka berat pada operasi patuh Tahun 2017 pun ada sebanyak 407 orang. Terdapat penurunan sebanyak 217 orang atau -44 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya dengan total 724 orang. Secara umum, dari hasil evaluasi tersebut yang terjadi adalah dominasi pelanggaran yang terjadi terkait kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt dan pelanggaran THD Rambu Marka jalan.

Kapolres Nunukan pun mengharap pengguna jalan khususnya di Kabupaten Nunukan dapat lebih berhati-hati dalam berkendara dan mengutamakan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan kelengkapan berkendaraan. (SI/editor:RDJ)

BPBD LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

BPBD LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

Kabar BPBD – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan upacara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada kamis pagi (26/4) di Halaman Rusunawa. Peserta yang mengikuti upacara tersebut adalah Personil dari Tagana, Pemadam Kebakaran, PMI dan Personil BPBD.

Kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan setiap tahunnya sejak BPBD Kabupaten Nunukan dibentuk, selalu diisi dengan kegiatan menarik seperti beberapa atraksi personil BPBD, adu tangkas mendirikan tenda dan lain sebagainya. Namun tahun ini beberapa kegiatan ditiadakan karena peringatan yang sama juga diadakan di Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor.

Upacara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana bertepatan dengan Peringatan Ke-11 tahun momen bersejarah kesadaran masyarakat Indonesia tentang tanggal lahirnya Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Sebagai revolusi metal dari upaya untuk mengubah perilaku masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan, meningkatkan kemampuan seluruh komponen pemerintah organisasi masyarakat dan individu.

Kepala BPBD Rachmadji Sukirno yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengatakan bahwa, “dengan tema siaga bencana dimulai dari diri kita, keluarga dan komunitas, kami dari BPBD berupaya melakukan penanggulangan bencana yang dilakukan. Salah satunya dengan penguatan taping untuk menanggulangi banjir di sekitar sungai bagi masyarakat rawan banjir.” (Mimi/editor:RDJ/foto: MRP)

SEKRETARIS DAERAH PIMPIN RAPAT KOORDINASI OPD DI LINGKUNGAN KABUPATEN NUNUKAN

SEKRETARIS DAERAH PIMPIN RAPAT KOORDINASI OPD DI LINGKUNGAN KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Nunukan dilaksanakan di Lantai I Kantor Bupati pada Rabu pagi kemarin (25/4). Rakor ini merupakan rapat perdana yang dilakukan Serfianus sejak dilantiknya Sekretaris Daerah yang baru.

Rakor tersebut langsung dipimpin oleh Serfianus selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan. Rakor ini sendiri diadakan sesuai arahan dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. Sekretaris Daerah diperintahkan untuk melakukan evaluasi agar kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Nunukan lebih baik kedepannya. Dikarenakan salah satu poin pembahasan dalam Rakor tersebut terkait disiplin ASN dan tenaga Honorer.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh ASN untuk ditindak tegas,” ujar Serfianus. “Jika tidak mau disiplin kerja, silahkan buat surat pengunduran diri,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah juga menyampaikan pesan Bupati agar jangan sungkan untuk memberi sanksi kepada ASN yang tidak disiplin. Selain itu Bupati juga berpesan agar setiap Kepala OPD diwajibkan untuk hadir pada setiap acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Rakor tersebut dihadiri oleh para Asisten serta hampir seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan berakhir pada pukul 14.00 Wita. (MRP/editor : RDJ)