MUSRENBANGNAS RKP 2019, MENUJU PEMERATAAN PEMBANGUNAN UNTUK PERTUMBUHAN BERKUALITAS

MUSRENBANGNAS RKP 2019, MENUJU PEMERATAAN PEMBANGUNAN UNTUK PERTUMBUHAN BERKUALITAS

News Update – Sesuai amanat Undang-Undang No.25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Musrenbangnas 2018 dalam rangka penyusunan RKP 2019. Acara Pembukaan Musrenbangnas 2018 ini berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pagi tadi (30/4).

Tujuan diadakannya Musrenbang adalah untuk melakukan sinkronisasi dan penajaman program/kegiatan prioritas nasional antara Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Bupati/Walikota se-Indonesia hadir dalam Musrenbang ini, termasuk Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid.

Sesuai arahan Presiden Jokowi, dalam Musrenbang 2018 penyusunan RKP 2019 telah menggunakan prinsip money follows program dan asas manfaat, serta perencanaan dengan pendekatan holistik-tematik, terintegrasi, dan berbasis spesial. Pelaksanaan Musrenbangnas merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Musrenbang di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Presiden Jokowi tiba di lokasi acara sekitar pukul 08.58 WIB didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Seluruh menteri anggota Kabinet Kerja juga turut hadir dalam acara ini.

Di awal acara dilakukan pemutaran video mengenai Musrenbang RKP 2018. Kemudian dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan Musrenbangnas 2018 oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Kemudian penyerahan P2D Tahun 2018 oleh Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga memberikan arahannya sekaligus membuka Musrenbangnas 2018 secara resmi. Selanjutnya, beliau berdialog dan mendengar cerita inspiratif dari pelaku pembangunan untuk mendapat masukan dalam penyusunan RKP 2019 yang mengedepankan Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbunan Berkualitas. (RDJ)

BUPATI NUNUKAN MENDAPAT PENGHARGAAN KARTINI AWARD 2018

BUPATI NUNUKAN MENDAPAT PENGHARGAAN KARTINI AWARD 2018

News Update – Internasional Human Resorces Development Program (IHRDP) memberikan penghargaan kepada Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan sejumlah wanita lainnya dalam Malam Penghargaan yang berlangsung malam minggu ini (28/4) di Twin Plaza Hotel Jakarta. Ada berbagai penghargaan yang diberikan seperti Kartini 2018 ( Penghargaan Kartini Indonesia 2018, Wanita Berbusana Rapih dan Serasi 2018, Woman Enterpreneur Award & Wanita Berprestasi 2018, Best School & Best Principal 2018, dan Education Award 2018.

Dalam Malam Penghargaan ini, Hj. Asmin Laura Hafid dianugrahi Kartini Award 2018 dengan kategori wanita/perempuan berprestasi, berdedikasi, terbaik dan panutan dibidangnya.

Suatu kebanggaan, Bupati perempuan termuda dari Provinsi termuda pula, dapat menjadi satu-satunya wanita/perempuan dari Pulau Kalimantan yang menerima penghargaan tersebut. (RDJ)

SOSIALISASI AKSES PERMODALAN DEMI TINGKATKAN PEMASARAN PRODUK LOKAL NUNUKAN

SOSIALISASI AKSES PERMODALAN DEMI TINGKATKAN PEMASARAN PRODUK LOKAL NUNUKAN

News Update – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nunukan bekerjasama dengan PT. Bank BNI 46 Nunukan mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai akses permodalan di Gedung Olahraga (Gor) Dwikora Nunukan pada Sabtu ini (28/4). Sekitar 50 orang dari perwakilan beberapa UMKM yang ada di Nunukan hadir dalam sosialisasi tersebut.

Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan H. Yophie Frederik Wowor mengatakan bahwa beliau berharap kepada pelaku UMKM agar meningkatkan pengetahuan mengenai akses permodalan dan semangat dalam memproduksi produk unggulan di daerah Kabupaten Nunukan.

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka penguatan regulasi dan perbaikan alur skema dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ada di Kabupaten Nunukan. Sasaran dari KUR tersebut adalah kredit atau pembiayaan modal kerja atau investasi sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan dan perdagangan terkait.

“Diharapkan hasil sosialisasi ini dapat meningkatkan pemasaran hasil produk lokal Kabupaten Nunukan di berbagai daerah maupun luar negeri, sehingga dapat menarik bagi para investor. Yang kita butuhkan sebelumnya maupun sesudahnya adalah informasi yang komprehensif terkait kondisi pasar dan kebijakan perdagangan di masing-masing negara mitra,” tutup Laura. (ATY/editor:RDJ/foto:MRP)

LAUNCHING WARUNG KAMTIBMAS DI RESMIKAN LANGSUNG OLEH KAPOLDA KALTARA

LAUNCHING WARUNG KAMTIBMAS DI RESMIKAN LANGSUNG OLEH KAPOLDA KALTARA

NEWS UPDATE – Hari ini Jumat (27/04) Warung Kamtibmas binaan polsek KSKP yang bertempat di jalan Cik Ditiro RT. 18 Kelurahan Nunukan Timur melaksanakan Launching perdananya yang di resmikan langsung oleh Kapolda dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara). Kegiatan ini di hadiri oleh Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Polisi Indrajit beserta para pejabat utama Polda Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara H. Udin Hianggio, para pejabat FKPD Kabupaten Nunukan, Danramil, dan para jajaran Kapolsek Polres Nunukan.

Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang bertugas dan berfungsi untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat adalah merupakan salah satu pilar yang di harapkan mampu mewujudkan apa yang menjadi cita-cita reformasi birokrasi Polri.

Program reformasi birokrasi Polri yang di lakukan pada dasarnya telah di aplikasikan dalam rangka mewujudkan sosok Polri yang profesional, modern, terpercaya, transparan dan akuntabel seperti yang di kehendaki oleh masyarakat.

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi dalam sambutannya “satu terobosan kreatif Polres Nunukan dalam bentuk Warung Kamtibmas merupakan implementasi dari 11 program Kapolri salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat dalam pemeliharaan kamtibmas. Warung Kamtibmas sebagai implementasi penerapan fungsi binmas dalam hal ini babinkamtibmas dan polmas yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat setempat.”

Kapolda Kaltara Brigjen Polisi Indrajit berkata “saya sampaikan bahwa masalah kamtibmas bukan mutlak menjadi tanggung jawab Polri, masalah kamtibmas kita harus secara bersama-sama dan di keroyok secara bersama-sama untuk menciptakan kamtibmas. Agar keamanan dan ketertiban masyarakat tercapai, harus di mulai dari bagaimana masyarakatnya, bagaimana sumber daya masyarakatnya, itu yang harus kita ciptakan dulu sehingga kamtibmas bisa tercapai.”

“Saya selaku Kapolda Kaltara dan seluruh jajaran memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kapolres Nunukan dan seluruh masyarakat Nunukan. Karena dalam kondisi yang tidak maksimal bisa berbuat seperti ini, ini bukan Polres Jawa dan bukan DKI Jakarta yang begitu banyak sumber dayanya, tapi karena di Nunukan bisa membuat terobosan yang seperti ini saya betul-betul bangga dan sangat mengapresiasi sekali, dan terbukti bahwa warung kamtibmas ini punya hasil. Insya Allah nanti pas upacara hari 17 Agustus Kapolseknya kita panggil dan kita berikan reward di Polda,” tutup Indrajit mengakhiri sambutannya.

Wakil Gubernur H. Udin Hianggio dalam sambutannya memaparkan “kami atas nama pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan sangat berterima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas langkah yang sudah di ambil oleh Polres Nunukan yang sudah menciptakan Warung Kamtibmas dan ini sangat bermanfaat sekali, dan mudah-mudahan hal ini dapat diikuti oleh Kabupaten Kota yang ada di Kaltara karena hal ini sangat positif,” ungkap H. Udin Hianggio.

Kegiatan ini di akhiri dengan peninjauan fasilitas yang ada di Warung Kamtibmas oleh Kapolda dan Wakil Gubernur Kaltara serta tamu undangan dan dilanjutkan dengan foto bersama dengan seluruh tamu undangan yang hadir. (SI)

PDD POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN ADAKAN PELATIHAN RISET DAN PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL

PDD POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN ADAKAN PELATIHAN RISET DAN PUBLIKASI JURNAL INTERNASIONAL

News Update – Pendidikan Diluar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Nunukan pagi ini (27/4) mengadakan Pelatihan Riset dan Publikasi Jurnal Internasional yang berlangsung di Lantai IV Kantor Bupati Nunukan. Pelatihan Riset dan Publikasi Jurnal Internasional ini dibuka oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat H. Hanafiah didampingi narasumber dari Universitas Mulawarman dan Universitas Malang.

Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Samarinda Surahman dalam sambutannya mengatakan, “membaca dan menulis adalah hal yang sangat penting. Kita harus berkembang dengan adanya era revolusi industri. Kita ketahui bersama bahwa, PDD Politeknik Negeri Nunukan adalah salah satu PDD yang paling kuat siap mandiri.”

Sementara, dalam sambutan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang dibacakan oleh H. Hanafia mengungkapkan, “saya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi aparatur, insan pers, mahasiswa, dan masyarakat pada umumnya dalam mencetak jurnal secara internasional.”

“Sebagai seorang penulis, kita dituntut profesional, serta gunakan bakat untuk hal-hal yang bertujuan untuk kebaikan, seperti menyampaikan pesan dan kesan kepada pemerintah, lembaga, masyarakat dan sebagainya,” tutup Laura. (Mimi/editor:RDJ/Foto: ATY)

RAPAT KOORDINASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SE-PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2018

RAPAT KOORDINASI KESEJAHTERAAN RAKYAT SE-PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2018

News Update – Provinsi Kalimantan Utara mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kesejahteraan Rakyat Se-Provinsi pada kamis pagi (26/4) di Lantai V Kantor Bupati Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergilir, pada tahun 2017 dilaksanakan di Kota Tarakan dan hari ini di Kabupaten Nunukan. Selanjutnya akan diadakan di Kabupaten Malinau. Rakor dibuka langsung oleh H. Udin Hianggio selaku Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 100 orang.

H. Selamet Riady selaku Kabag Kesra Provinsi Kaltara mengatakan bahwa, “maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mensinergikan kinerja informasi SKPD terkait, terkhusus di lingkup pemerintah Provinsi Kaltara dan juga pemerintah Kabupaten/Kota, serta para penerima hibah dan bantuan sosial agar bisa mengerti hak dan kewajiban mereka, khususnya dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban penerima hibah dan bansos.” Kegiatan ini juga sebagai silatuhrahmi antara pemerintah Provinsi Kaltara dengan pemerintah Kabupaten/Kota.

Biro kesejahteraan rakyat mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah dibidang keagamaan, kesejahteraan dan kemasyarakatan. Sebagai biro yang bertugas memikirkan dan memenuhi kebutuhan, serta kesejahteraan masyarakat secara general tentu membutuhkan suatu bentuk kerjasama koordinasi yang selaras dalam hal pembuatan program kerja maupun kebijakan karena tanggung jawab kesra mencakup fasilitasi dan koordinasi.

“Dengan adanya rapat kerja yang kita laksanakan, saya berharap bisa memberikan pemahaman yang sama di antara kita semua sehingga bantuan-bantuan sosial yang diklontorkan dalam hal untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan bangsa ini,” tutur H. Udin Hianggio. Rakor tersebut ditutup dengan penyerahan buku dan foto bersama. (Mimi/editor:RDJ/foto: MRP)

PEMKAB NUNUKAN KEMBALI MENDAPAT PENGHARGAAN TEPAT PADA PERINGATAN HARI OTDA KE-22

PEMKAB NUNUKAN KEMBALI MENDAPAT PENGHARGAAN TEPAT PADA PERINGATAN HARI OTDA KE-22

News Update – Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali mendapat penghargaan. Kali ini Piagam Penghargaan diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan atas Prestasi Kinerja Tertinggi Di Provinsi Kalimantan Utara Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Penghargaan yang diberikan berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016 ini berlangsung di Jakarta kemarin malam. (25/4)

Kementerian Dalam Negeri RI menggelar acara malam apresiasi kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah sekaligus untuk memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22, yang jatuh pada 25 April kemarin. Dalam acara ini Kemendagri RI memberika sejumlah penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik. Pemerintah Kabupaten Nunukan pun menjadi satu-satunya pemerintah daerah dari Provinsi Kalimantan Utara yang mendapat penghargaan Prestasi Tertinggi Dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Alhamdulillah Kabupaten Nunukan meraih penghargaan Penyelengaraan Pemerintahan Daerah Tertinggi, semoga kedepan prestasi ini dapat kita pertahan dan tingkatkan,” ungkap Kabag Tata Pemerintahan Setkab Nunukan, H. Sura’i. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD/SKPD yang telah membantu menyediakan data yang dibutuhkam untuk penyusunan LPPD.

Bupati Nunukan pun turut bangga atas pencapaian ini. “Itu bukti kalau pemerintahan tetap berjalan, tetap berkarya, dan tetap berprestasi, apapun keadaannya,” ujar Hj. Asmin Laura Hafid.

“Semoga prestasi dan penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja dan melayani rakyat sepenuh hati dan tentunya penuh rasa tanggung jawab,” harap Bupati termuda di Kaltara ini. (RDJ)

POLRES NUNUKAN MELAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI PATUH KAYAN 2018

POLRES NUNUKAN MELAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI PATUH KAYAN 2018

News Update – Polres Nunukan melaksanakan gelar operasi kepolisian terpusat dengan Sandi “Patuh Kayan 2018” pagi tadi di halaman Mako Polres Nunukan dengan sasaran penegakan hukum di bidang lalu lintas. (26/4)

Permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital. Dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan hanphone). Modernisasi ini perlu diiikuti dengan inovasi dan kerja Polri, khususnya Polisi Lalu Lintas, sehingga perlu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi tersebut. Maka dari itu polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut promoter (Profesional Modern Terpercaya).

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi mengatakan bahwa, “program nawacita Presiden RI adalah menghadirkan kembali negara untuk melengkapi segenap bangsa. Salah satu nawacita Presiden RI ini dijabarkan dalam 11 program prioritas Kapolri yaitu program Promoter. Program ke-11 Quick Wins dalam pelaksanaan tugas kepolisian diimplementasikan dalam kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Korlantas menjabarkan program Quick Wins ke-6, yaitu polisi sebagai penggerak Revolusi Mental dalam tertib sosial di ruang publik.”

“Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan, bahkan kadang tidak dianggap penting. Hal itu dapat ditunjukkan dari pengguna lalu lintas, yakni kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah,” imbuh AKBP Jepri

Dari data jumlah kecelakaan lalu lintas operasi patuh 2017 ada sebanyak 2.203, kejadian mengalami penurunan 239 kejadian atau -13 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2016 yang terdapat 2.542 kejadian. Untuk jumlah korban meninggal dunia operasi patuh Tahun 2017 ada 240 orang. Hal ini mengalami peningkatan sebanyak 8 orang atau 2 persen dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2016 dengan korban sebanyak 412 orang.

Jumlah korban luka berat pada operasi patuh Tahun 2017 pun ada sebanyak 407 orang. Terdapat penurunan sebanyak 217 orang atau -44 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya dengan total 724 orang. Secara umum, dari hasil evaluasi tersebut yang terjadi adalah dominasi pelanggaran yang terjadi terkait kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt dan pelanggaran THD Rambu Marka jalan.

Kapolres Nunukan pun mengharap pengguna jalan khususnya di Kabupaten Nunukan dapat lebih berhati-hati dalam berkendara dan mengutamakan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan kelengkapan berkendaraan. (SI/editor:RDJ)

BPBD LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

BPBD LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

Kabar BPBD – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan upacara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada kamis pagi (26/4) di Halaman Rusunawa. Peserta yang mengikuti upacara tersebut adalah Personil dari Tagana, Pemadam Kebakaran, PMI dan Personil BPBD.

Kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan setiap tahunnya sejak BPBD Kabupaten Nunukan dibentuk, selalu diisi dengan kegiatan menarik seperti beberapa atraksi personil BPBD, adu tangkas mendirikan tenda dan lain sebagainya. Namun tahun ini beberapa kegiatan ditiadakan karena peringatan yang sama juga diadakan di Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor.

Upacara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana bertepatan dengan Peringatan Ke-11 tahun momen bersejarah kesadaran masyarakat Indonesia tentang tanggal lahirnya Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Sebagai revolusi metal dari upaya untuk mengubah perilaku masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan, meningkatkan kemampuan seluruh komponen pemerintah organisasi masyarakat dan individu.

Kepala BPBD Rachmadji Sukirno yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengatakan bahwa, “dengan tema siaga bencana dimulai dari diri kita, keluarga dan komunitas, kami dari BPBD berupaya melakukan penanggulangan bencana yang dilakukan. Salah satunya dengan penguatan taping untuk menanggulangi banjir di sekitar sungai bagi masyarakat rawan banjir.” (Mimi/editor:RDJ/foto: MRP)

SEKRETARIS DAERAH PIMPIN RAPAT KOORDINASI OPD DI LINGKUNGAN KABUPATEN NUNUKAN

SEKRETARIS DAERAH PIMPIN RAPAT KOORDINASI OPD DI LINGKUNGAN KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Nunukan dilaksanakan di Lantai I Kantor Bupati pada Rabu pagi kemarin (25/4). Rakor ini merupakan rapat perdana yang dilakukan Serfianus sejak dilantiknya Sekretaris Daerah yang baru.

Rakor tersebut langsung dipimpin oleh Serfianus selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan. Rakor ini sendiri diadakan sesuai arahan dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. Sekretaris Daerah diperintahkan untuk melakukan evaluasi agar kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Nunukan lebih baik kedepannya. Dikarenakan salah satu poin pembahasan dalam Rakor tersebut terkait disiplin ASN dan tenaga Honorer.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh ASN untuk ditindak tegas,” ujar Serfianus. “Jika tidak mau disiplin kerja, silahkan buat surat pengunduran diri,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah juga menyampaikan pesan Bupati agar jangan sungkan untuk memberi sanksi kepada ASN yang tidak disiplin. Selain itu Bupati juga berpesan agar setiap Kepala OPD diwajibkan untuk hadir pada setiap acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

Rakor tersebut dihadiri oleh para Asisten serta hampir seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan berakhir pada pukul 14.00 Wita. (MRP/editor : RDJ)

BADAN NARKOTIKA NASIONAL NUNUKAN AJAK PURNA PASKIBRA NUNUKAN BERANTAS NARKOBA

BADAN NARKOTIKA NASIONAL NUNUKAN AJAK PURNA PASKIBRA NUNUKAN BERANTAS NARKOBA

News Update – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan hari ini (25/4) menggelar sosialisasi untuk para Purna Paskibra Indonesia (PPI) yang ada di Nunukan dengan mengangkat tema “Diseminasi Informasi Melalui Sosialisasi atau Penyuluhan Bagi Masyarakat”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Nunukan Timur.

Pengguna Narkoba ujian oleh kalangan generasi muda. Oleh karena itu, BNN Kabupaten Nunukan lebih mengedepankan ancaman bahaya Narkoba pada tahap ini secara lebih dini, baik langsung maupun tidak langsung.

Sulitnya pemberantasan Narkoba secara total diakui BNN sebagai tantangan yang menjadi tanggung jawab bersama-sama. Kepala BNN Kabupaten Nunukan Lamuati, SH, MH mengatakan bahwa bahaya Narkoba perlu pembinaan sejak dini. Salah satu contohnya, sosialisasi pada tingkat pelajar.

“Pengguna Narkoba sebagian besar adalah produktif, maka perlunya sosilisasi sejak dini terhadap generasi muda baik secara formal maupun informal. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan, perhatian, dan juga upaya-upaya untuk mengembangkan pengguna di tengah masyarakat,” katanya kepada seluruh peserta purna paskibra yang hadir.

Di samping itu,Kepala Seksi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Murjani Shalat, SE juga memaparkan bahwa pemberantasan Narkoba tidak hanya tugas BNN. “Narkoba adalah bahaya laten. Kapan pun dan dimana pun, pemberantasan dan penghakiman Narkoba butuh waktu. Tak hanya menjadi tugas BNN, tapi seluruh lapisan masyarakat harus aktif, terutama orang tua untuk bisa menjaga anak-anaknya, jangan sampai terjerumus. Bahaya Narkoba adalah tugas kita dan tanggunng jawab kita bersama,” tegasnya. (SI/Editor : RDJ)

UPACARA PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE-XXII DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

UPACARA PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE-XXII DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXII pada rabu pagi (25/4) berlangsung di halaman Kantor Bupati Nunukan. Dalam upacara tersebut, bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan.

Menapaki usia ke-22 tahun otonomi daerah dan menyongsong dirgahayu HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, segenap rakyat Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke tidak kenal lelah terus bekerja keras untuk memastikan bangsa besar ini terus berlari menjemput impiannya menjadi salah satu bangsa maju di dunia.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam amanat yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan mengatakan “saya ingin menegaskan kepada semua Kepala Daerah dan Perangkat Daerah, jangan takut untuk berinovasi. Sudah ada jaminan perlindungan hukum, bahwa inovasi tak bisa dipidanakan. Inovasi di daerah bukan hanya mampu menjadi solusi berbagai persoalan di daerah, meningkatkan daya saing daerah, serta gerbang menuju kesejahteraan, tetapi juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa kita di dunia.”

Selama 22 tahun implementasi otonomi daerah, sudah begitu banyak hal positif yang dirasakan rakyat Indonesia, antara lain pembangunan sarana dan prasarana semakin menggeliat sesuai potensi daerah dengan tingkat akurasi yang tinggi serta mengakomodir keinginan masyarakat.

“saya berharap peringatan Hari Otonomi Daerah ini bukan sekedar seremoni belaka, tetapi menjadi momentum bagi kita mengevaluasi sudah sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah bermuara kepada kesejahteraan masyarakat di setiap jenkal wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, terus optimis menjadi negara maju yang rakyatnya sejahtera lahir dan bathin.” tutup Tjahjo Kumolo (Mimi/Editor:RDJ/Foto:ATY)

SEKDA PANTAU PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL TINGKAT SMP/Mts TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

SEKDA PANTAU PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL TINGKAT SMP/Mts TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Mulai 23 April hingga 26 April 2018 berlangsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tingkat SMP/Mts Kabupaten Nunukan. Dalam pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SMP/Mts ini terdapat 2 kategori yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Terdapat 32 sekolah negeri maupun swasta di Kecamatan Nunukan , Sebatik, dan Sei Menggaris melaksanakan UNBK dan diikuti 2.611 siswa yang telah uji coba di sekolah masing-masing sebanyak 2 sampai 3 kali. Sedangkan UNKP dilaksanakan oleh sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer yaitu sekolah yang berada di wilayah 3 (Sebuku, Sembakung, Lumbis, dan Krayan) dan diikuti 480 siswa. Jumlah keseluruhan peserta UN sebanyak 3.091 siswa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus melakukan kunjungan untuk meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SMP/Mts Tahun 2018 pada beberapa sekolah di Kabupaten Nunukan. Dengan didampingi Asisten Umum dan Pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Kabag Kesejahteraan Rakyat 1, kunjungan pertama dilakukan di SMP N 1 Nunukan Selatan. (23/4)

“Pelaksanaan UNBK di sekolah kami dilakukan di 2 ruangan, dengan kapasitas 47 orang pada ruangan 1 dan 46 orang pada ruangan 2,” terang Kepala SMP N 1 Nunukan Selatan H. Ahmad. “Fasilitas komputer dari sekolah ada 5 unit dari dana BOS, lainnya adalah swadaya meminjam dari Guru dan Orang tua siswa,” tambahnya.

Kunjungan berikutnya dilakukan di SMP N 2 Nunukan. Menurut Kepala SMP N 2 Nunukan, terdapat 366 siswa yang mengikuti UNBK tahun ini. Mereka menggunakan 3 ruangan kelas untuk dipakai dalam pelaksanaan UN, yakni 2 ruangan di SMP N 2 Nunukan dan meminjam 1 ruangan di SMA N Nunukan. “Sekarang ada 80 komputer yang tersedia. 50 dari bantuan provinsi, 20 dari perbatasan, 5 dari dana bos tiap tahun, dan beberapa dari bantuan CSR perusahaan. Untuk UN kali ini, dibagi menjadi 3 sesi yaitu pagi, siang hingga sore hari,” jelas Gumolong Bontek selaku Kepala SMP N 2 Nunukan.

Sementara, pada kunjungan di SMP N 1 Nunukan terdapat 242 siswa yang mengikuti UNBK dengan 2 ruangan yang disediakan untuk pelaksanaan UN, masing-masing ada 40 komputer. Selanjutnya, di SMP N 3 Nunukan ada 90 siswa mengikuti UNBK dan hanya tersedia 1 ruangan berisi 30 unit komputer.

Menurut keterangan Abdul Azis, salah satu Kabid pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, di antara sekolah yang berada di wilayah 3 terdapat beberapa sekolah yang melaksanakan UNBK yaitu SMP 1 Sebuku dan SMP 1 Tulin onsoi, yang keduanya memakai komputer yang ada di SMK Tulin Onsoi, serta SMP 1 Lumbis yang memakai komputer di SMA 1 Lumbis.

Dari hasil kunjungan tersebut, Serfianus berharap seluruh siswa SMP/Mts di Kabupaten Nunukan yang mengikuti UN dapat mengerjakan soal dengan baik dan memperoleh nilai memuaskan baik siswa yang melakukan UN di kategori UNBK maupun UNKP. (RDJ)

PUNCAK PERINGATAN HARI KARTINI KE-139 TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

PUNCAK PERINGATAN HARI KARTINI KE-139 TAHUN 2018 DI KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Hari Kartini yang seyogyanya diperingati setiap tanggal 21 April, diisi dengan kegiatan Lomba Baca Puisi dengan peserta dari perwakilan Organisasi Wanita yang ada di Kabupaten Nunukan. Tahun ini, tepatnya saat memperingati Hari Kartini ke-139, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Nunukan sesuai gagasan dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengadakan Lomba Baca Puisi yang telah digelar malam minggu kemarin.

Hari ini pun menjadi Puncak Acara Peringatan Hari Kartini ke-139 Tahun 2018 yang diselenggarakan di Lantai V Kantor Bupati dengan rangkaian seremonial (24/4). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai pahlawan emansipasi wanita dan untuk meningkatkan peranan perempuan di Kabupaten Nunukan sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Untuk melanjutkan perjuangan Raden Ajeng Kartini, perempuan-perempuan di masa sekarang tidak hanya sebatas kebebasan dalam menuntut ilmu, namun berkembang sebagai sebuah perjuangan secara global,” ungkap Hj. Leppa dalam sambutan selaku salah satu tokoh wanita, yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan.

Kartini yang dikenal sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia, juga merupakan pelopor kebangkitan kaum wanita Indonesia yang memperjuangkan hak-hak dan kebebasan, serta pembuktian perubahan bahwa kaum wanita juga bisa melakukan banyak hal dalam hidupnya. Bukan hanya terbatas pada pekerjaan tertentu, dengan niat, tekad dan kemauan yang keras.

“Untuk itu pada momen peringatan Hari Kartini ini, marilah seluruh kaum wanita yang tersebar di seluruh Kabupaten Nunukan untuk terus meningkatkan dan mengasah kemampuan dan keahlian yang dimiliki untuk berkiprah dalam pembangunan,” ajak Laura dalam sambutan yang dibacakan oleh Serfianus selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan.

“Kembali saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para perempuan Indonesia secara khusus yang ada di Kabupaten Nunukan, yang telah menjadi simbol peningkatan peran perempuan sebagaimana yang telah dicita-citakan oleh RA. Kartini,” sambung Bupati Nunukan pada sambutannya.

Kegiatan rangkaian seremonial puncak peringatan Hari Kartini tersebut dihadiri oleh organisasi-organisasi wanita yang ada di Kabupaten Nunukan, beberapa perwakilan unsur pimpinan FKPD serta para pimpinan dari OPD. Berbagai persembahan dari ibu-ibu organisasi wanita pun mengisi acara ini, seperti paduan suara hingga tarian maumere.
(MRP/Foto:ATY)

PEMERINTAH DAERAH GELAR PERINGATAN HARI KARTINI KE-139 DI TUGU DWIKORA KABUPATEN NUNUKAN

PEMERINTAH DAERAH GELAR PERINGATAN HARI KARTINI KE-139 DI TUGU DWIKORA KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Acara Peringatan Hari Kartini yang ke-139 berlangsung di Tugu Dwikora yang di gelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan. Acara yang dibuka langsung oleh Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan pada sabtu malam (21/4) berlangsung meriah.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan mengatakan “perempuan mempunyai kemampuan yang perlu di asah. wanita adalah insan yang sangat mulia di muka bumi. Wanita tidak hanya di dapur, sumur dan kasur, akan tetapi kodrat wanita dijunjung tinggi.” jelas Laura
Saya pribadi, merasa bangga dengan kegiatan ini, inilah semangat habis gelap terbitlah terang. tutup Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati termuda

Diakhir sambutan, Bupati Nunukan membuka acara Peringatan Hari Kartini sekaligus penyerahan Eskapator Merk Cattepilar dari Kementerian Perikanan RI yang di serahkan langsung oleh Bupati Nunukan kepada Koperasi Harapan Baru. Tidak hanya itu, dalam acara Peringatan Hari Kartini juga diisi dengan lomba puisi yang akan di bawakan oleh peserta dari organisasi wanita.

Raden Adjeng Kartini lahir di Jepara, Hindia Belanda, 21 April 1879 meninggal di Rembang, Hindia belanda 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Raden Adjeng Kartini atau lebih tepat di sebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia di kenal karena emansipasi wanita.

Pengumuman untuk peserta terfavorit dimenangkan oleh nomor urut 08 dan untuk pemenang lomba baca puisi dalam Peringatan Hari Kartini akan di umumkan pada tanggal 24 di kantor Bupati Nunukan. Akhir acara, foto bersama wanita-wanita hebat kabupaten nunukan bersama Hj. Asmin Laura Hafid Bupati Nunukan. (Mimi/foto:ATY)

SEMINAR DAN WORKSHOP KEPERAWATAN DIADAKAN PPNI KABUPATEN NUNUKAN GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PERAWAT

SEMINAR DAN WORKSHOP KEPERAWATAN DIADAKAN PPNI KABUPATEN NUNUKAN GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PERAWAT

News Update – Masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke – 44 tahun, Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Nunukan melakukan seminar dan workshop keperawatan. Diawali dengan Tarian Ambi seminar yang dilaksanakan di alua kantor Gadis I pada Sabtu pagi (21/4) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan para perawat sehingga dapat mendukung program-program yang dilaksanakan pemerintah.

Sejalan dengan tema HUT PPNI yakni peran perawat dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas melalui Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dan Kode Etik Keperawatan, DPD PPNI Kabupaten Nunukan selaku pelaksana kegiatan seminar ini menghadirkan narasumber langsung dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) yang memang berkompeten dibidangnya.

Pelayanan kesehatan yang terbaik tentu harus diusahakan melalui berbagai upayah, baik peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, tenaga kesehatan, serta obat-obatan. H. Abdul Rahman selaku ketua DPW PPNI Kalimantan Utara menyentil sedikit tentang kesejahteraan perawat. “Saya kira itu pentingnya kesejahteraan, supaya meningkatkan performa kita,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan. “Terkait dengan seminar saya kira sangat baik yang memadukan etika keperawatan dengan standar-standar yang digunakan oleh perawat,” sambungnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Laura selaku Bupati Nunukan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Muhammad Amin selaku Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan menyampaikan “kita ketahui bersama anggaran kita sangat terbatas, tetapi kita tetap optimis mencarikan solusinya untuk bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat”.

“Semoga melalui peringatan HUT PPNI ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk memotivasi diri dan berinovasi, dengan mendengar masukan-masukan dari sekeliling untuk selanjutnya dijadikan motivasi dalam meningkatkan peran dan pengabdian PPNI kepada masyarakat,” pesan Bupati cantik ini diakhir sambutan. Acara seremonial tersebut ditutup dengan Tarian Wow dan dilanjutkan dengan sesi materi dari narasumber. (MRP/Foto:ATY)

DINAS PERIKANAN DAN TPP PKK KABUPATEN NUNUKAN RAIH JUARA UMUM LOMBA OLAHAN SERBA IKAN TINGKAT PROVINSI KALTARA

DINAS PERIKANAN DAN TPP PKK KABUPATEN NUNUKAN RAIH JUARA UMUM LOMBA OLAHAN SERBA IKAN TINGKAT PROVINSI KALTARA

News Update – Indonesia adalah surga perikanan dunia karena memiliki kekayaan laut yang tak terhitung jumlahnya dengan keberagaman ikan yang bernilai gizi tinggi dibandingkan daging dan lauk hewani lainnya. Mengingat hal tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengadakan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kaltara Ke-5 di Lapangan Agatis, Tanjung Selor kemarin. (19/4)

Denga mengangkat tema “Melalui Lomba Masak Serba Ikan, Kita Tingkatkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Untuk Mewujudkan Masyarakat Kaltara Yang Sehat Dan Cerdas”, untuk mendorong masyarakat agar gemar makan ikan karena harganya relatif murah, tersedia dimana-mana atau mudah didapat, serta mampu menyehatkan dan mencerdaskan.

Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kaltara Ke-5 diikuti perwakilan dari Dinas Perikanan dan TP PKK Kabupaten/Kota se-Kaltara, termasuk Kabupaten Nunukan yang berhasil menjadi Juara Umum dalam setiap kategori lomba. Tim dari Kabupaten Nunukan meraih Juara I Kategori Menu Balita, Juara II Kategori Menu Kudapan, Juara II Kategori Keluarga, dan Juara I pada Kategori Favorit.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan Sri Kustarwati mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dan bahagia atas kemenangan tim Kabupaten Nunukan yang merupakan perwakilan Dinas Perikanan dan TP PKK Kabupaten Nunukan. “Alhamdulillah. Sebenarnya kami tidak menyangka bisa menjadi Juara Umum. Terima kasih atas usaha dan kerja keras ibu-ibu,” ucapnya terharu bahagia.

Tim Kabupaten Nunukan yang merupakan perwakilan Dinas Perikanan dan TP PKK Kabupaten Nunukan selanjutnya akan mewakili Provinsi Kaltara untuk mengikuti Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional di Jakarta pada Desember mendatang. “Pesan saya kepada tim agar bersiap lagi untuk menghadapi tantangan yang lebih berat ditingkat nasional nanti,” imbuhnya saat mendamping Tim Kabupaten Nunukan pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kaltara Ke-5. (RDJ)

KABUPATEN NUNUKAN SABET JUARA 2 LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA TINGKAT PROVINSI

KABUPATEN NUNUKAN SABET JUARA 2 LOMBA TEKNOLOGI TEPAT GUNA TINGKAT PROVINSI

NewsUpdate – Camat Sebatik Barat, H. Junaidi melalui aplikasi media sosial whats app kemari (19/4) menyampaikan bahwa Kecamatan Sebatik Barat yang mewakili Kabupaten Nunukan dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Tanjung Selor berhasil menjadi juara 2. Yang selanjutnya nanti juga berhak mengikuti lomba tingkat nasional yang akan diadakan di Bali.

Adapun alat TTG yang diunggulkan dari Sebatik Barat yang menjadi juara Kabupaten Nunukan ini yaitu Alat Roda Penabur Benih Padi, dan Alat Parutan Kelapa Multifungsi.

Acara Lomba TTG Tingkat Provinsi Kaltara tersebut sudah berlangsung mulai tanggal 17 hingga 19 April 2018 di Hotel Pangeran Khaar Tanjung Selor. Peserta yang mengikutinya adalah para juara di tingkat kabupaten/kota se Provinsi Kalimantan Utara.
Adapun Dewan Juri berasal dari Kementerian Desa & PDT, dari Kementerian Dalam Negeri, dan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Republik Indonesia.

Selamat buat Petani Sebatik Barat, juga para Petani se-Kabupaten Nunukan.
Ayo terus berkreasi untuk menciptakan alat-alat TTG yang bermanfaat buat meningkatkan produktifitas, efektifitas dan efesiensi kinerja petani Indonesia. (DK/Editor:MRP)

MENTERI SOSIAL RI ADAKAN RAKOR DEMI WUJUDKAN INDONESIA BEBAS LOKALISASI PROSTITUSI TAHUN 2019

MENTERI SOSIAL RI ADAKAN RAKOR DEMI WUJUDKAN INDONESIA BEBAS LOKALISASI PROSTITUSI TAHUN 2019

News Update – Sebagai tindak lanjut dari komitmen bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI) dengan pemerintah daerah pada Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Tahun 2015 tentang “Indonesia Bebas Lokalisasi Prostitusi Tahun 2019”, atas kerja sama dengan pemerintah daerah, sebanyak 125 lokalisasi berhasil ditutup dari 168 lokalisasi yang ada dan sekitar 20.000 eks wanita tuna susila dipulangkan ke keluarganya.

Dalam rangka mengkoordinasikan percepatan dan upaya penutupan bagi sisa lokalisasi yang belum ditutup, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Cq. Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang menggelar Rakor Nasional Penanganan Prostitusi dan Supporting Penutupan Lokalisasi.

Rakor ini dibuka langsung oleh M. Idrus Marham selaku Menteri Sosial RI dan akan digelar selama 3 hari, mulai 18-20 April 2018 tepatnya di The Media Hotel & Towers Jakarta.

Sebanyak 26 Bupati/Walikota di Indonesia ikut serta dalam Rakor ini, termasuk Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. Rakor ini membahas rencana Aksi penanganan eks Wanita Tuna Susila (WTS) dan dukungan penutupan lokalisasi 2018. Dipaparkan pula sekilas keberhasilan penutupan lokalisasi oleh Bupati dan Walikota yakni Walikota Surabaya dan Bupati Jayapura.

Bupati Nunukan pun mendukung kegiatan ini demi mewujudkan Indonesia Bebas Lokalisasi dan Prostitusi. (RDJ)

TEHNICAL MEETING PANITIA MENJELANG HARI KARTINI

TEHNICAL MEETING PANITIA MENJELANG HARI KARTINI

News Update – Rapat Pemantapan yang di gelar oleh Koordinator Acara untuk memperingati Hari Kartini berlangsung pada kamis pagi (19/4) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) di ruang Kepala Dinas Kabupaten Nunukan.

Surtiningsih selaku ketua Panitia juga menyampaikan beberapa hal untuk peserta. Dalam hal ini adalah Lomba Puisi yang berlangsung di Tugu Dwikora Kabupaten Nunukan atau lebih dikenal dengan sebutan alun-alun. “penilaian saat lomba puisi itu ada 3 (tiga) yaitu Intonasi dengan point 40, Ekspresi 40 point dan untuk Penampilan hanya 20 point . Mengingat moment kegiatan ini adalah Hari Kartini, maka peserta diwajibkan menggunakan pakaian kebaya.”

Peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Hari Kartini diharapkan kehadirannya 30 menit sebelum acara dimulai. Peserta yang sudah terdaftar dalam gabungan Organisasi Wanita, Koordinator telah menyediakan Puisi yang akan di bacakan saat lomba. “Kita sepakati bersama, bahwa peserta diharapkan mendaftar secepatnya sebelum pukul 16.00. Gabungan Organisasi Wanita terdata yang berjumlah 30, hanya saja sampai saat ini hanya 18 gabungan organisasi wanita yang hadir maka itu saja yang kami ikutkan.” terang Ari Suwagistuti yang memimpin jalannya rapat. (Mimi)