MoU Perpustakaan Digital i-Nunukan ditandatangani, Dapat Berkah Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling dan 5.000 Buku

MoU Perpustakaan Digital i-Nunukan ditandatangani, Dapat Berkah Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling dan 5.000 Buku

Bupati Nunukan Haji Asmin Laura Hafid, selaku Wakil pemerintah daerah Kabupaten Nunukan, menandatangani Memory of understanding (MoU) pembentukan perpustakaan digital i-Nunukan, dengan Direktur Utama PT Woolu Aksara Maya, Panya M Siregar. MoU dilaksanakan di ruang rapat Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada hari Jumat tanggal 27 juli 2018 sekitar pukul 16.00 wib.

Penandatanganan Memory of Understanding (MoU) ini disaksikan oleh Kepala Perpustakaan National Republik Indonesia Muhammad Safri Bando dan jajarannya, jajaran PT Wolu Aksara Maya, Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. H. Muhammad Arsyad, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Nunukan, Ir.H. Dian Kusumanto MSi., Ir. Helmi Kepala Bidang Perpustakaan dan Abdullah Tansi Tokoh Pemuda Kabupaten Nunukan.

MoU ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama (PKS) antara Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan PT Wolu Aksara Maya. Diharapkan Perpustakaan Digital i-Nunukan ini akan launching pada tanggal 12 Oktober 2018, pada saat hari ulang tahun Kabupaten Nunukan ke 19.

“Dengan perpustakaan digital ini akan lebih memudahkan masyarakat maupun pelajar dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi,” demikian menurut Bupati Asmin Laura Hafid dalam sambutannya.
“Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi maka akan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia masyarakat perbatasan. Sehingga sumber daya alam serta potensi yang ada di alam Kabupaten Nunukan bisa dikelola lebih bermanfaat lagi untuk kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando menyambut positif MoU ini.
“Kita harus meningkatkan budaya baca masyarakat Indonesia yang sedang lapar buku. Maka kehadiran perpustakaan maupun perpustakaan digital akan menggairahkan budaya literasi di masyarakat,” kata Syarif Bando dalam sambutannya.

“Maka pengembangan budaya literasi, pertama akan mengarahkan kemampuan mengumpulkan bahan bacaan, kedua kemampuan memahami yang tersirat, ketiga berkemampuan menyampaikan ide baru, inovasi-inovasi baru, dan yang keempat adalah kemudian berkemampuan mengimplementasikan menjadi wujud di dalam peningkatan ekonomi masyarakat bangsa dan negara”, demikian pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Kepala Perpustakaan Nasional sangat mengapresiasi kegigihan meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Nunukan. Bentuk apresiasinya dengan langsung memberikan bantuan berupa satu unit mobil perpustakaan keliling dan buku bacaan untuk perpustakaan sebanyak 5.000 eksemplar. Ini merupakan berkah kejutan hasil dari kunjungan kerja Bupati ke Perpustakaan Nasional ini.

Penyerahan secara simbolis bantuan mobil perpustakaan keliling diserahkan langsung oleh Muhammad Syarif Bandi, Kepala Perpustakaan Nasional RI yang berasal dari Sulsel ini kepada Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, SE. MM.
(deka)

Bupati Nunukan Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan

Bupati Nunukan Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan

News Update – Hari ini Rabu (25/07). Lantai VI Ruang VIP Kantor Bupati Nunukan menjadi saksi atas Pelantikan Pengurus Komite Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan, dimana Pengurus KONI Nunukan yang terpilih melalui Musyawarah Kabupaten Bulan Juli 2017 yang lalu. Dalam pelaksanaan pelantikan tersebut banyak kendala sejak di canangkan dari tahun lalui mulai jadwal pengurus KONI Provinsi hingga terjadinya musibah di dalam kepengurusan KONI Provinsi Kalimantan Utara. Hampir 60% Pengurus KONI Nunukan masa Periode 2017-2021 merupakan wajah baru yang merupakan keterwakilan dari Cabang Olahraga yang di kabupaten Nunukan. Acara Pengurus KONI Nunukan Periode 2017-2021 di lantik secara langsung oleh Pjs Ketua KONI Provinsi Kalimantan Utara Drs. Syarifuddin, tidak hanya itu turut hadir Unsur FKPD Nunukan, Sekretaris Daerah Nunukan, Asisten 1 Nunukan, SKPD Nunukan dan Ketua-ketua Cabang Olahraga Kabupaten Nunukan dan tidak ingin ketinggalan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan Anggota DPRD Provinsi Andi Muhammad Akbar juga turut hadir menyaksikan Pelantikan Pengurus KONI Nunukan Periode 2017-2021.

Pengurus KONI Kabupaten Nunukan yang di Komandoi Oleh Muhammad Toyib sejak 2013 yang lalu dan bulan Juli 2017 yang lalu kembali di percayai kedua kalinya untuk melakukan pembinaan olahraga melalui KONI Nunukan “ ini yang kedua kalinya saya menjabat Ketua KONI Nunukan dan saya berterima kasih kepada cabor-cabor yang telah memberikan kepercayaan kepada saya lagi. Semoga dalam kepengursan KONI Nunukan semakin maju dan lebih baik lagi, saya juga mohon kerjasamanya dari seluruh pengurus KONI yang baru saja dilantik. Mengingat kepengurusan kali ini terlihat wajah-wajah anak muda yang cinta akan olahraga dan pasti memiliki semangat yang besar dalam mengembangkan olahraga di kabupaten Nunukan. Sebelum saya mengakhir sambutan ini, saya ingin sampaikan kepada ibu bupati bahwa sahnya saat ini ada satu putra daerah nunukan yang akan berjuang di Asean Games membawa nama indonesia khususnya Nunukan, atlit terbaik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Nunukan dan saat ini menjalani Pelatihan Khusus di Yogjakarta bersama atlit Indonesia lain ”.

Plt. Ketua Koni Provinsi Kalimantan Utara Drs. Syarifuddin yang hadir dan melantik secara langsung Pengurus KONI Kabupaten Nunukan juga menyampaikan “ sebelumnya ada dua hal yang perlu kami sampaikan bahwa KONI Provinsi Kalimantan Utara masih berduka cita karena pada tangal 2 juli 2018 yang lalu Ketua Umum KONI Kaltara Bapak Agunawan telah berpulang kerahmatullah. Pelantikan atau Pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan hari ini dapat kami dapat katakan mempunyai nilai strategis selain sebagai perwujudan pelaksanaan amanah AD/ART KONI, juga merupakan momentum persiapan bagi KONI Kalimantan Utara menuju Pra dan PON ke 20 tahun 2020 di Papua dan Papua Barat”.

“seperti kita ketahui bersama bahwa KONI Kabupaten Nunukan merupakan salah satu KONI Kabupaten yang memberikan kontribusi positif terhadap raihan prestasi pada PON Ke 19 tahun 2016 yang kita laksanakan di jawa barat kemarin. Kalau tidak salah adinda kita Khairul berhasil meraih medali emas sehingga kumpulan poin emas itu menempatkan Kalimantan Utara di urutan ke 20, padahal kita merupakan provinsi yang baru lahir dan alhamdulillah suatu apresiasi yang membanggakan dari Gubernur telah kita berikan dan juga kita telah memberikan bonus kepada atlit-atlit yang berprestasi”, Tambah Syarifuddi Plt. Ketua KONI Kalimantan Utara.

Pada kesempatan yang sama bupati cantik yang turut hadir menyaksikan Pelatikan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan menyampaikan “ Olahraga Prestasi hanya akan maju, bila pondasinya kokoh dan keseluruhan komponen yang bisa besinergi, oleh karena itu, tantangan yang kita hadapi sekarang adalah bagaimana melakukan pembinaan olahraga yang efektif/selektif sehingga akan membawa hasil yang positif bagi peningkatan prestasi keolahragaan did daerah kita. Pada kesempatan ini juga saya berharap agar Pengurus KONI Kabupaten Nunukan dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Pengurus KONI harus dapat menyusun program-program kerja yang benar-benar berorentasi pada kemajuan dan perkembangan olahraga di Nunukan”.

“Sebelum saya mengakhir ini, perlu saya sampaikan bahwa Kabupaten Nunukan semenjak menjadi Otonomi Daerah Sudah banyak Putra-Putri kita yangberhasil membawa harum nama-nama daerah dibidang olahraga mulai dari tingkat provinsi, nasional dan internasional. Bahkan saya menerima laporan dari pengurus KONI Nunukan bahwa salah satu atlit terbaik Nunukan, saudara Sabri dari FPTI kini berada di Yogyakarta mengikuti Pelatihan untuk event Asean Games Tahun 2018 nantinya, tidak hanya itu salah satu Atlit Muda Perbakin Saudari Igustin Arinda Putri juga telah lolos menuju PON di Papua dan Papua Barat tahun 2020 nantinya. Mari kita semua memberikan support dan doa kepada atlit-atlit terbaik kita dan khususnya buat saudara Sabri yang akan berlaga di Asean Games 2018 mendatang, semoga meraih medali Emas kembali untuk indonesia terkhusus Kalimantan Utara dan Kabupaten Nunukan”, Tambah Asmin Laurah Bupati Nunukan. (HBM)

Bupati Nunukan Apresiasi Kekompakan Pakuwaja Nunukan

Bupati Nunukan Apresiasi Kekompakan Pakuwaja Nunukan

Giat Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Paguyuban Keluarga Warga Jawa (Pakuwaja) Kabupaten Nunukan pada Sabtu (21/7) malam mendapatkan apresiasi dari Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid. Bagaimana tidak, dalam kurun waktu belum setahun, Pakuwaja telah menyelenggarakan dua kegiatan besar. Yaitu pelantikan pengurus Pakuwaja dan Halal bi Halal yang bertempat di gedung Ali Akbar, Nunukan.

“Saya terharu melihat kekompakan Paguyuban Keluarga Jawa yang ada di Nunukan ini. Walaupun saya sendiri punya persatuan keluarga dari suku lain, namun belum pernah terselenggara acara seperti ini, ” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Nunukan ini.

Lebih lanjut Bupati mengatakan agar persatuan keluarga Jawa ini membawa dampak yang positif terhadap pembangunan Kabupaten Nunukan yang lebih baik. Beliau menginginkan semua suku yang ada dikabupaten Nunukan tetap rukun, damai dan kompak ditengah gempuran berbagai isu sara seperti yang tengah marak di media sosial saat ini.

Namun, Bupati juga menyoroti pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai jadwal. Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, unsur TNI/Polri, tokoh agama dan masyarakat ini memang molor dari waktu yang ditentukan. Beliau berpesan agar pelaksanaan kegiatan yang akan datang memperhatikan waktu kegiatan dengan seksama.

“Pepatah yang mengatakan waktu lebih berharga daripada uang itu betul. Saya sendiri pernah mengalami diundang presiden tapi kena macet dan terlambat. Akhirnya tidak boleh memasuki ruang acara. Biarpun saya bupati, paspampres tidak perduli.” ujar bupati.

Belajar dari pengalaman itulah bupati sangat menghargai waktu yang ada. Dirinya mengatakan agar seluruh masyarakat yang ia pimpin harus menghargai juga waktu yang ada dan terus belajar serta berbenah menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu juga harus memiliki mental yang tangguh agar siap bersaing dengan masyarakat dari daerah lain.

“Sekarang saatnya revolusi mental. Semua lapisan masyarakat harus siap. Kalau tidak kita akan ketinggalan,” tutup bupati. (cha)

BUPATI NUNUKAN HADIRI SYUKURAN RAMPUNGNYA PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL LIEM HIE DJUNG

BUPATI NUNUKAN HADIRI SYUKURAN RAMPUNGNYA PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL LIEM HIE DJUNG

News Update – Pekembangan sebuah daerah, maju atau tidaknya tergantung perputaran ekonomi yang berjalan. Seiring berjalannya Kabupaten Nunukan dibawah kepemimpinan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, serta sebagai visi dan misi orang nomor satu di Kabupaten Nunukan ini yang fokus bergerak dibidang agrobisnis. Melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian syukuran atas selesainya pembangunan Pasar Tradisional Liem Hie Djung dilaksanakan dan dihadiri secara langsung oleh Bupati Nunukan serta turut hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Wakil Ketua DPRD Nunukan, para pengusaha yang akan menempati pasar tersebut dan Mantan Bupati Pertama H. Hafid Achmad. Acara Sykuran tersebut dilaksanakan di Pasar Liem Hie Djung Kelurahan Nunukan Barat pagi tadi Jumat (20/7).

Sejak peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tradisional ini menggunakan anggaran APBN tahun 2017 yang lalu. Proses pembangunan tidak terlalu lama memakan waktu sehingga pembangunan Pasar Tradisional yang diidamkan masyarakat Nunukan telah rampung 100%. Pembangunan Pasar Tradisional Liem Hie Djung ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, dengan menggelontorkan dana sebesar 5,6 Miliar Rupiah yang bersumbaer dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Tahun 2017. Dengan program Revitalisasi Pasar Rakyat ini, merupakan bentuk komitmen Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing, meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat serta mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Jabbar mengatakan “Pasar 55 Petak berupa Kios, 198 Petak berupa Los, sarana pendukung antara lain mushola, cold storage, tempat pembuangan sampah, ruangan khusus menyusui, toilet dan ruangan untuk pengelola. Sedangkan untuk pembagian kios melalui pengundian juga telah dilaksankan pada tanggal 9 juli 2018 bertempat di lantai V kantor bupati Nunukan.”

Pada kesempatan yang sama Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan “setelah sekian lama penantian akhirnya pasar yang diidamkan selama ini telah selesai dibangun, pasar yang semegah ini jika tidak difungsikan dan dirawat dengan baik percuma dan akan sia-sia saja, saya ingatkan kepada pengurus pasar agar nantinya dapat dikelola dengan sebaik mungkin.”

Bupati cantik ini juga berharap “dengan adanya Pasar Tradisional ini semoga perdagangan di Kabupaten Nunukan dapat menjadikan Nunukan sebagai pusat perekonomian diwilayah perbatasan Kalimantan Utara. Dan saya juga berharap dalam pengelolaan Pasar Tradisional ini agar ditata dengan rapi karena pasar ini berada diwilayah pesisir dimana jalur perhubungan dari wilayah sebuku langsung terlihat jelas, jadi tolong pasar ini di jaga kebersihanya.” (HBM/Foto:MRP)

DARI KUNYIT SEBUKU INDRA JADI JUARA KALTARA

DARI KUNYIT SEBUKU INDRA JADI JUARA KALTARA

NewsUpdate – Ajang bergengsi merangkul pelajar berprestasi dalam bidang seni dikenal dengan Festival Lomba Seni Siswa Nasional disingkat FLS2N. Gawean Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini berjenjang dari tingkat kabupaten hingga Nasional.

Adapun yang diperlombakan pada FLS2N tingkat provinsi ini adalah tari tradisional, menyanyi solo, gitar solo dan desain poster. Indra Justify Sasue putra dari Janis Sasue salah satu peserta dari SMP N 2 Sebuku Kabupaten Nunukan behasil menjadi juara satu Provinsi Kaltara dan mengantongi tiket menuju tingkat Nasional yang bakal di laksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Bangka Belitung pada Bulan Agustus 2018 mendatang.

Bakat alami Indra sapaan akrabnya ini berhasil mengharumkan nama daerah pada level provinsi sebagai pemenang juara satu pada cabang lomba gitar solo. Dengan penuh bangga Indra mengatakan, “semoga dengan prestasi ini saya akan dapat mengangkat nama daerah juga sekaligus membuktikan kepada seluruh pelajar Kabupaten Nunukan bahwa letak geografis kita di pedalaman dan perbatasan ini juga punya peluang yang sama,” tutupnya.

Sementara perwakilan Kabupaten Nunukan lainya, Dwi dari SMP N 1 Nunukan yang mengikuti cabang lomba menyanyi solo dengan suara emasnya harus bersabar dengan posisi juara 3. Fitri Naya dari SMP N 1 Sebuku juga harus puas dengan posisi juara 2 pada cabang lomba desain poster. Sementara dari lomba tari perwakilan SMP N 2 Nunukan berada pada juara 3.

Mengetahui prestasi ini Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura melalui pesan singkat mengucapkan selamat atas juara yang didapatkan oleh seluruh delegasi Nunukan baik FLS2N maupun O2SN.
“Terus berprestasi dan dan berkreasi untuk kemajuan daerah”, pesannya kepada siswa siswi delegasi Nunukan.

Festival Lomba Seni Siswa Nasional dan juga Olimpiade Olahraga Siswa Nasional kali ini Nunukan mendapatkan tempat ke dua Juara Umum tahun 2018. Acara yang resmi dibuka pada 17 juli 2018 dan resmi ditutup pada (20/7) di gedung serba guna SMA N 1 Tarakan, Merupakan program sinergis antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi serta kabupaten/kota(Awan79).

PEMUSNAHAN NARKOTIKA JENIS SABU OLEH POLRES NUNUKAN

PEMUSNAHAN NARKOTIKA JENIS SABU OLEH POLRES NUNUKAN

News Update : Hari ini Kamis 19/07 yang bertempat di halaman Polres Nunukan, AKBP. Jefri Yuniardi S.I.K di dampingi Kepala BNNK Nunukan, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan dan Komandan Satgas Pamtas melaksanakan giat pemusnahan barang Bukti Narkotika jenis Sabu seberat 2.870,74 Gram yang di amankan oleh Resnarkoba Polres Nunukan.

Menurut keterangan Dari Kasat Resnarkoba AKP. Muhammad Hasan, “bahwa barang haram jenis sabu tersebut kami dapatkan dari beberapa TKI yang bekerja di Malaysia yang sekembalinya dari sana mereka di titipi barang tersebut. Mungkin karena faktor ekonomi yang tidak memadai makanya mereka nekat membawa Narkotika Jenis sabu itu ke indonesia.

Terkait masalah pengembangan kami tidak pernah berhenti untuk terus melakukan pengembangan, contohnya sekarang kami ada LP sampai 1 kg itu kami sampai pengembangan hingga ke samarinda dan itu termasuk Kurir, pengatur Kurir, pemilik Dana, hingga pemilik barangnya. Yang belum tersentuh itu adalah Hulunya karena di negara lain, tapi bagian Hilirnya ketika kita bisa melakungan pengembangan pasti kita akan melakukan penangkapan sampai ke ujung-ujungnya. (SNI)

BUPATI NUNUKAN PAPARKAN TEROBOSAN LAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN NUNUKAN DALAM TAHAP AKHIR PENJURIAN IAI 2018

BUPATI NUNUKAN PAPARKAN TEROBOSAN LAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN NUNUKAN DALAM TAHAP AKHIR PENJURIAN IAI 2018

News Update – Masuk dalam Top 2 “Potensial” untuk kategori Kabupaten Potensial Pelayanan Publik pada Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) 2018 menambah semangat bagi Kabupaten Nunukan. Penghargaan ini diiadakan oleh Tempo Media Group bersama Frontier Consulting Group. Sebagai tahap akhir dalam penjurian IAI , Bupati Nunukan telah menyampaikan presentasi di depan Dewan Juri hari ini. (18/7)

Dalam presentasi tersebut, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Nunukan Robby Nahak Serang bersama Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Nunukan Suaedi. Paparan dilakukan di Gedung Tempo Lantai 8 Palmerah, Jakarta selama hampir satu jam dengan bermacam pertanyaan dari Dewan Juri.

Mengawali presentasi, Laura menjelaskan profil Kabupaten Nunukan secara umum baik dari segi geografis hingga potensi daerahnya. Selanjutnya, ada 3 pelayanan publik di Kabupaten Nunukan yang diangkat dalam presentasi tersebut yakni terkait layanan dokumen kependudukan, Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) dokumen TKI, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Perizinan.

“Kami di daerah melakukan terobosan jemput bola melalui kecamatan-kecamatan agar masyarakat dapat terlayani dengan maksimal. Terobosan juga dilakukan melalui media sosial mengikuti perkembangan teknologi masa kini,” jelas Laura meyakinkan.

Laura juga mengatakan bahwa di Nunukan pun terobosan yang ada ini dijalankan secara bertahap dimulai dari kota. Untuk kecamatan-kecamatan, terkhusus daerah terdalam dan terpencil akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu. “Semua bisa berjalan normal selama jaringan juga stabil,” imbuh bupati cantik ini.

Penghargaan IAI ini juga sangat diapresiasi dan disambut positif oleh Buupati Nunukan. “Semoga ini semakin memotivasi kita di daerah untuk terus meningkatkan pelayanan publik,” seru Laura usai presentasi. (RDJ)

NAYA DARI SEBUKU MENUJU TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA

NAYA DARI SEBUKU MENUJU TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA

TARAKAN – FLS2N adalah singkatan dari Festival Lomba Seni Siswa Nasional yang digagas kementerian pendidikan dan kebudayaan. Program ini berjenjang dari tingkat kabupaten hingga Nasional. Adapun beberapa lomba yang dilaksanakan diantaranya lomba gitar solo, menyanyi solo, tari tradisonal dan desain poster.

Fitri Naya siswa SMP N 1 Sebuku Kabupaten Nunukan, hadir dalam acara bergengsi tingkat provinsi ini, mengikuti lomba desain poster melawan 4 peserta lainnya dari kabupaten kota sewilayah Kalimantan Utara.

Gadis yang berwajah manis ini mengungkapkan perasaanya, “saya merasa bangga mendapatkan kesempatan mewakili daerah untuk berlaga di Kaltara, juga saya mengharapkan mendapatkan juara, agar dapat membanggakan orang tua saya”, katanya.

Anak dari pasangan Satong dan Asni ini bercita-cita menjadi tentara. Sosok anak gadis yang hobby volly ini juga adalah juara kelas dengan predikat rangking satu. Sehingga keseimbangan prestasi akademik dan non akademiknya sangat stabil. Semoga semua pelajar yang mengikuti beragam jenis lomba ini bisa juara dan dapat mengharumkan nama baik daerah. (Awan79)

SATRIA MERAH MERAIH JUARA UMUM PADA O2SN 2018 PROVINSI KALTARA

SATRIA MERAH MERAIH JUARA UMUM PADA O2SN 2018 PROVINSI KALTARA

TARAKAN- Tapak Suci 212 Putera Muhammadiyah pada acara Olimpiade Olahraga siswa Nasional (O2SN) mampu merebut juara pada cabang olah raga pencak silat. Dalam laga yang dilaksanakan pada (18/7) di padepokan pencak silat kota Tarakan. Sebagai anak daerah yang berjuang mengharumkan nama baik daerah ini merupakan pembentukan mental sang juara pada pendekar-pendekar Muda siswa siswi binaan Kaharuddin Tokkong ini.

Pendamping yang gigih dan terus memebrikan dukungannya kepada anak binaanya Nelly perempuan berparas cantik ini mengatakan “Alhamdulillah perolehan hasil seleksi O2SN tingkat provinsi cabor Pencak silat dari Nunukan mendapatkan 5 Emas 2 Perak dan 2 Perunggu. Adapun juara yang berhasil di peroleh adalah tingkat SD putra Juara 2, SD putri Juara 3. Sementara SMP putri mendapatkan juara 3 dan SMA putra seni berhasil menembus juara 1 ubtuk SMA putri seni mendapatkan juara 2. Pada level SMA khusus putra tanding berhasil menjadi juara 1
Begitu juga SMA Putri tanding mendapatkan juara 1, SMK putra Juara 1 begitu juga SMK putri juara 1. Tentunya bukan hanya tapak suci aja juga ada dari perguruan pencak silat yang lain turut serta berjuang untuk daerah.

Pencak silat Tapak Suci yang merupakan salah satu Perguruan Pencak Silat berada di bawa naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) juga eksis di kabupaten Nunukan. Dengan motto Dengan Iman dan ahlaq saya menjadi kuat, tanpa iman dan ahlaq saya menjadi lemah. Ini adalah hasil yang manis untuk seluruh perguruan silat yang di bina oleh IPSI kabupaten Nunukan. (Awan79/HBM)

KABUPATEN NUNUKAN MASUK TOP 2 “POTENSIAL” DALAM INDONESIA’S ATTRACTIVENESS INDEX 2018

KABUPATEN NUNUKAN MASUK TOP 2 “POTENSIAL” DALAM INDONESIA’S ATTRACTIVENESS INDEX 2018

News Update – Tempo Media Group bersama Frontier Consulting Group untuk ke-empat kalinya mengadakan Indonesia’s Attractiveness Index 2018. Indonesia Attractiveness Index merupakan suatu penghargaan yang diberikan kepda daerah yang memiliki daya tarik di sektor Investasi, Infrastruktur, Layanan Publik dan Pariwisata.

Setelah melewati tahap pemeriksaan dan penyaringan data-data perekonomian di seluruh Provinsi sampai Kabupaten/Kota di Indonesia, serta melakukan survei, pengolahan dan verifikasi data, Kabupaten Nunukan masuk dalam nominasi Top 2 “Potensial” yakni pada Kategori Kabupaten Potensial Pelayanan Publik.

Tepat di Gedung Tempo Lantai 8 Jakarta siang ini (18/7), Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid akan mengikuti tahap akhir penjurian dengan menyampaikan presentasi di depan Dewan Juri. Bupati Nunukan didamping Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang bersama Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Nunukan Suaedi akan melakukan pemaparan terkait pelayanan publik di Kabupaten Nunukan.

Presentasi tersebut bertujuan untuk meyakinkan Dewan Juri bahwa Kabupaten/Kota/Provinsi tersebut layak mendapat predikat “Terbaik” atau “Potensial”, sekaligus menentukan pemenang dari 2 nominator yang telah menjadi Top 2 “Terbaik” maupun “Potensial”. (RDJ/DNH)

DWI ASAL SMP N 1 NUNUKAN TAMPIL MEMUKAU DI FLS2N KALIMANTAN UTARA

DWI ASAL SMP N 1 NUNUKAN TAMPIL MEMUKAU DI FLS2N KALIMANTAN UTARA

NEWSUPDATE – Lomba menyanyi solo telah selesai dilaksanakan pada selasa (17/7) pukul 15.00. Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) diawali dengan tampilan siswa siswi SD yang teridiri dari 4 peserta. Sementara dari SMP diikuti 5 peserta masing-masing kabupaten Kota se wilayah Kalimantan Utara.

Putri Nunukan yang cantik Dwijuliani Margaret Ramelan mewakili Kabupaten Nunukan pada ajang bergengsi ini. Wanita kelahiran 1 Juli 2004 ini berhasil merebut juara satu tingkat kabupaten di Nunukan telah digelar pada April yang lalu.

Siswa SMP N 1 Nunukan yang berzodiak Cancer ini berharap “agar perwakilan Nunukan menjadi juara dan menuju jenjang selanjutnya di tingkat nasional”, ungkap putri Bapak Budiana dan Ibu Anastasia Alus ini. Gadis manis yang bercita cita polisi ini juga dalam prestasi akademiknya tidak bisa diremehkan. Si bungsu dari 2 bersaudara ini mendapatkan rangking dua di kelas VII B.

Dalam tampilannya pada tingkat Provinsi Kalimantan Utara ini mampu memukau para penonton dan juga pendamping dari daerah lain dengan suaranya yang berciri khas dan unik dari yang lain. Acara ini diakhiri dengan tampilan siswa siswi SMA dan SMK pada pukul 17.00. (Awan79)

PASCA HANI 2018 BNNK NUNUKAN KAMPANYE ANTI NARKOBA

PASCA HANI 2018 BNNK NUNUKAN KAMPANYE ANTI NARKOBA

News Update – Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan Kampanye Stop Narkoba dalam rangka peringatan HANI 2018 di taman Alun – alun Kabupaten Nunukan, Selasa (17/18) pagi.

Tema dari hari Anti Narkoba ini adalah menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan bangsa dalam perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyrakat indonesia yang sehat tanpa narkoba.

Kegiatan ini di laksanakan karena masih berkaitan dengan hari anti narkotika internasional 2018, kegiatan ini merupakan kampanye anti narkoba, kegiatan ini bermaksud agar masyrakat kabupaten nunukan yang terdiri dari tokoh masyrakat, tokoh agama, beserta komunitas – komunitas tertentu dan termasuk ketua RT yang kita undang supaya bisa mengkapanyekan kepada orang terdekat agar menolak narkoba.

Strategi yang di lakukan BNNK Nunukan adalah terus menerus mengkapanyekan anti narkoba salah satunya yang terus bersinergi tokoh – tokoh masyrakat , tokoh agama termasuk para lurah dan camat yang ada di nunukan, mengingat tingkat pemahaman masyrakat kabupaten nunukan terkait dengan narkoba bisa di katakan masih kurang ungkap Kepala BNNK Nunukan Kompol La Muati, SH, MH.

Setelah Kepala BNNK Nunukan memberikan sambutannya di lanjutkan dengan sesi dialog , diskusi dan pemaparan oleh kepala seksi P2M BNNK Nunukan serta di lanjutkan dengan ikrar anti narkoba dan foto bersama. (ATY) foto (SI – MRP)

PELAJAR NUNUKAN IKUT SERTA O2SN DAN FL2SN PADA TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA

PELAJAR NUNUKAN IKUT SERTA O2SN DAN FL2SN PADA TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA

NEWSUPDATE – Tepatnya Kota Tarakan menjadi tuan rumah dalam acara bergengsi tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Provinsi termuda ini sudah melaksanakan agenda tahunan 5 kali sejak terbentuknya.

Adapun pesertanya adalah seluruh kabupaten kota seprovinsi Kalimantan Utara. Pelaksanaan yang resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimanatan Utara Dr. Sigit Mulyono. Acara ini diresmikan tepatnya di gedung Indoor Tenis Lapangan Kota Tarakan pada (17/07).

Adapun peserta dari Nunukan terdiri dari Tingkat SMA dengan 19 atlit untuk semua cabang lomba yang diperlombakan yaitu atletik, bulu tangkis, pencak silat, karate dan renang. Sementara untuk SMK sebanyak 26 atlit yang juga turut serta dalam cabang olahraga yang dilombakan untuk tingkat SMA sederajatnya.

Selain Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diikuti oleh SMA dan SMK Nunukan, juga mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional. Selain SMA, SMK, SLB juga turut serta menurunkan 10 atlit untuk menonjolkan eksistensinya.

Lebih lanjut peserta juga datang dari tingkat SMP, FLS2N ada 8 peserta dengan 4 cabang lomba yang diikuti yakni, desain poster, menari, gitar solo dan penyanyi solo. Selain itu untuk tingkat SD 10 peserta dan SMP 8 peserta untuk semua cabang olah raga yang di perlombakan.

Adapun yang dilombakan tingkat SD adalah atletik, bulutangkis, pencak sila, karate, renang. Sementara untuk SMP mengikuti cabang olahraga atletik, bulutangkis, pencak silat karate.

Dengan ajang berjenjang hingga tingkat nasional ini tentunya akan menjadi media prestasi siswa yang membanggakan bangsa Indonesia.(Awan79)

DARI TAPAL BATAS MENEMBUS BATAS

DARI TAPAL BATAS MENEMBUS BATAS

Sebatik merupakan pulau yang berada di garis depan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pulau yang terbagi menjadi dua negara yaitu Malaysia dan Indonesia ini memiliki daya tarik tersendiri untuk mendatangkan wisatawan dalam dan luar negeri. Beragam potensi nya terbentang hampir di setiap jengkal tanah yang ada. Selain alam yang menyediakan kesuburan dan juga hamparan lautan yang berisi ikan,juga potensi kaum mudanya yang memiliki segudang prestasi.

Harcuncung adalah salah satu dari potensi anak muda yang memiliki begitu banyak prestasi. Beranjak dari pulau sebatik pulau terluar di Indonesia yang berada di utara Pulau kalimantan tepatnya di Provinsi Kalimantan Utara, berikhtiar dan berusaha menjadi yang terbaik menuju ke Pontianak Kalimantan Barat. Kehadirannya mengikuti ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh kementerian Pendidikan dan Kebudayan Republik Indonesia, Lomba Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas dan berdedikasi ke 12 Tingkat Nasional membuahkan hasil yang memuaskan.

Dengan tekat memperjuangkan nama daerah ke tingkat nasional tidak mudah tentunya harus bersaing denga 33 propinsi lainya se Indonesia dengan mengorbankan waktu, tenaga, pikiran serta materi.
“Kami tetap semangat, kerja keras serta doa sehingga kami bisa meraih prestasi yang luar biasa dengan menang juara 1 kategori Lomba Instruktur Kursus Tata Rias Pengantin Tradisional dari pulau sebatik Kab. Nunukan serta juara 3 kategori lomba Kepala Sanggar Kegiata Belajar (SKB) Nunukan atas nama ibu Isna Farida dari Kab. Nunukan Provinsi Kalimantan Utara”, ngkap Harcuncung dengan penuh semangat.
Tambahnya lagi, “dengan keberhasilan kami ini tentu ada orang hebat di belakang kami ini, yaitu orang tua dan seluruh masyarakat dan juga pemerintah daerah yang telah memberikan kami dukunga moral dan doa”, tutupnya.

Dengan prestasi yang diraih oleh Harcuncung dan Isna Faridah kepala SKB Nunukan ini menambah deretan prestasi provinsi Kalimantan Utara kabupaten Nunukan pada level Nasional. Acara yang digagas kementarian pendidikan dan kebudayaan ini dilaksanakan pada 8 s/d 14 Juli 2018 di kota Pontianak Kalimantan Barat. Semoga terus dapat di pertahankan dan di tingkatkan. (Awan79)

INI PERSEMBAHAN PERWAKILAN NUNUKAN KALTARA PADA APRESIASI GTK PAUD DIKMAS BERPRESTASI DAN BERDIDIKASI TINGKAT NASIONAL DI PONTIANAK KALBAR

INI PERSEMBAHAN PERWAKILAN NUNUKAN KALTARA PADA APRESIASI GTK PAUD DIKMAS BERPRESTASI DAN BERDIDIKASI TINGKAT NASIONAL DI PONTIANAK KALBAR

KALBAR – Di ikuti oleh 34 provinsi se indonesia dimulai sejak (8 s.d 14/ 7) di pontianak. Gelar Apresiasi GTK PAUD DIKMAS berprestasi dan berdedikasi ini merupakan agenda tahunan kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Terbilang bergengsi hajatan ini melibatkan Guru Paud dan Dikmas yang berpresatasi mewakili masing – masing provinsi asal peserta.

“harapan saya semoga pemerintah provinsi kaltara khususnya pemerintah kabupaten Nunukan memperhatikan peserta yang berprestasi di tingkat daerah maupun di tingkat nasional.Kegiatan apresiasi GTK Paud dan Dikmas ini,butuh perhatian, karena ini adalah ajang tahunan yang berkelanjutan,serta dilaksanakan pemerintah pusat.Anggarnya juga tersedia dari kementerian pendidikan dan kebudayaan”.Harap Harcuncung juara Instruktur tata rias pengantin dengan mendapatkan medali emas. Tambahnya lagi
“Seperti halnya saat ini kami berangkat untuk mewakili provinsi Kalimantan Utara dan kabupaten dengan modal semangat kami meraih juara. Sekalipun dengan dana yang minimal namun kami dapat mempersembahkan hasil yang maksimal. Walaupun semuanya penuh dengan keterbatasan. Namun karena inisiatip sendiri dan kawan – kawan, akhirnya kami tampil dengan penuh percaya diri,secara mandiri.

Kalimantan utara kususnya kabupaten Nunukan mengukir prestasi tingkat nasional,adapun prestasi tersebut adalah 1 emas dan 1 perunggu. Dalam kategori lomba instuktur tata rias pengantin juara 1 atas nama harcungcung dari pulau sebatik kabupaten Nunukan dan juga kategori lomba kepala SKB juara 3 atas nama ibu isna farida.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengatakan”saya sangat bangga dengan persembahan juara ini. Walaupun dengan keterbatasan namun mereka masih berupaya keras untuk menjadi yang terbaik dalam ajang bergengsi ini. Saya ucapkan selamat dan sukses atas kerja kerasnya delegasi dari Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Kata bupati berparas ayu ini. (Awan79)

UPACARA PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI JABATAN PEJABAT ADMINISTRATOR PENGAWAS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN

UPACARA PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI JABATAN PEJABAT ADMINISTRATOR PENGAWAS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Sesuai Keputusan Bupati Nunukan dengan Nomor : 188.45/730/VII/2018 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Administrator atau Jabatan Eselon III dan Jabatan Pengawas atau Jabatan Eselon IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat berlangsung di Lt. IV Kantor Bupati Nunukan pada Senin pagi (9/7).

Sekian kali kita melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan tentu mempunyai makna yang luas dan mendalam. “perlu saya tekankan pada pelantikan kali ini kepada seluruh pejabat yang baru saja saya lantik, jangan pernah menganggap pelantikan ini adalah salah satu hukuman.” tegas Hj. Asmin Laura Hafid.

Mutasi itu biasa saja, jangan berfikir ini adalah hukuman yang harus di evaluasi adalah para pegawai harus mengikuti apa yang telah ditentukan. Melihat daerah kita sangat luas “saya meminta kepada para pegawai tetap kompak dan bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang kondisi sekarang ini. Bekerjalah dengan hati yang tulus dan ikhlas.” ungkap Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Administrator dan Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan berjumlah 110 pejabat.
Pelantikan diakhiri dengan ucapan selamat oleh Hj. Asmin Laura Hafid Bupati Nunukan. (HM/foto:SNI)

DAFTAR ULANG DAN PERTEMUAN ORANG TUA WALI BAGI CALON SISWA BARU SMP NEGERI 1 NUNUKAN BARAT

DAFTAR ULANG DAN PERTEMUAN ORANG TUA WALI BAGI CALON SISWA BARU SMP NEGERI 1 NUNUKAN BARAT

News Uodate – Setelah sebulan berllibur calon siswa baru di sibukkan kembali dengan daftar ulang untuk memasuki jenjang pendidikan tingkat atas. Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan tingkatan pertama setelah menduduki bangku Sekolah Dasar (SD). Pendaftaran ulang di SMP Negeri 1 Nunukan dibuka pada Kamis Pagi yang beralamat Jln. Iskandar Muda RT. 30 Nunukan Barat, Kec. Nunukan, Kab. Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (5/7).

SMPN 1 Nunukan Barat merupakan skolah yang banyak diminati oleh calon peserta didik ditambah lagi dengan diakui sekolah tersebut Akreditasi A. Pada saat pertemuan orang tua wali siswa baru, Mardiono menyampaikan beberapa peraturan yang diterapkan oleh Sekolah SMP Negeri 1 Nunukan Barat. “siswa akan masuk sekolah pada tanggal 9 juli dilakukan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dan untuk kedisiplinan sekolah kami mulai dari jam belajar. Untuk seragam, kami dari sekolah menyediakan dengan anggaran yang ditetapkan.” ungkap Mardiono selaku Waka Kesiswaan.

Sementara, Rustiningsih juga mengatakan “untuk tahun ini kami menerima siswa sebanyak 192 orang. 90 untuk siswa yang masuk memenuhi nilai yang ditetapkan oleh sekolah. 2 orang merupakan siswa yang berprestasi dari bidang olahraga. Jumlah Siswa 192 akan kami bagi menjadi 6 (enam) kelas, dalam satu kelas berjumlah 32 orang.” tutup Rustiningsih selaku Waka Humas. (HM)

KIAT RUTIN LESTARIKAN BUDAYA LELUHUR DAYAK TAHOL LEWAT MUBES DAN ILAU

KIAT RUTIN LESTARIKAN BUDAYA LELUHUR DAYAK TAHOL LEWAT MUBES DAN ILAU

News Update – Dayak Tahol adalah salah satu dari sekian banyak etnik Dayak yang ada di Kalimantan khususnya di daerah Kalimantan Utara (Kaltara). Sejak tahun 2004 kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) dan Ilau ini pertama kali dilaksanakan di Desa Putat yang dipelopori oleh bapak Lewi Undan yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Suku Dayak Tahol. Hari ini Selasa (3/7) kegiatan Mubes dan Ilau IV Dayak Tahol dilaksanakan dan dimulai sejak tanggal 3 – 7 Juli 2018 di Desa Libang Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan.

Pernak-pernik khas Dayak terlihat menghiasi lokasi Mubes. Yang menjadi pusat perhatian sejak tiba di lokasi Mubes adalah Ulung Buayo dan Bintuor yang bersanding di depan Balai Adat Dayak Tahol. “Ulung Buayo sendiri pada awalnya adalah dewa bagi Suku Dayak Tahol karena sangat ganas dan berkuasa serta tidak ada yang dapat menjinakkannya sedangkan Bintuor dahulu adalah tempat meletakkan kepala pada zaman dulu,” jelas Kalvianus Ukung selaku Ketua Lembaga Adat Dayak Tahol Kabupaten Nunukan.

“Diawal pembukaan tadi ditampilkan kesenian-kesenian Dayak Tahol dan ini menggugah kita semua bagaimana melestarikan dan membudayakan adat Dayak sehingga bisa kita wariskan kepada anak cucu kita,” tutur Udin Hianggio Wakil Gubernur Kaltara. “Hal ini juga menggugah kami selaku pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten untuk memberikan support terhadap kelestarian adat budaya di Kaltara khususnya,” sambungnya. Beliau juga mengutip kata-kata bijak “dengan seni budaya hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah dan dengan agama hidup menjadi terarah.”

Dari Laporan Ketua Panitia Mubes dan Ilau IV Dayak Tahol Jhonaiedy, jumlah peserta yang ikut hadir di Mubes dan Ilau Dayak Tahol sebanyak 1.230 orang. Hal ini telah mencakup peserta yang hadir dari Negeri Sabah Malaysia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Kesra dan SDM Petrus Kanisius HB yang mewakili Bupati Nunukan, Bupati Malinau Yansen TP dan Wakilnya Topan Amrullah serta Jajaran pimpinan OPD juga FKPD di lingkup pemerintah Kabupaten Malinau, Wakil Bupati Tana Tidung Markus dan juga masyarakat dari Kabupaten Nunukan dan Malinau khususnya masyarakat Dayak Tahol. (MRP)

FORUM PKBM KABUPATEN NUNUKAN ADIENSI BERSAMA BUPATI

FORUM PKBM KABUPATEN NUNUKAN ADIENSI BERSAMA BUPATI

NUNUKAN – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan lembaga yang dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan. Upaya ini guna menigkatkan kesadaran pendidikan dan mengasah kemampuan masyarakat.

Ketua PKBM Kabupaten Nunukan Rahayu suryani bersama dengan harcuncung ketua Lembaga kursus dan pelatihan LKP Nunukan serta perwakilan dinas Pendidikan dan kebudayaan melakukan audiensi bersama Bupati Nunukan.Beberapa agenda juga di bahas, salah satunya adalah tentang kesiapan pelaksanaan kegiatan gebyar pendidikan non formal. Selain itu Rusnani Sabran Kasi GTK Paud dan Dikmas meminta kepada Bupati Nunukan,untuk tanda tangan sertifikat pemenang lomba apresiasi GTK Paud dan Dikmas serta Guru Berprestasi.
“Saya sendri menyampaikan kegiatan uji kompetensi tata rias pengantin dan meminta doa serta dukungan untuk lomba apresiasi tingkat nasional di Pontianak Kalimantan Barat, kepada Bupati Ayu dan cantik kami ibu Laura ungkap ketua LKP Roby Perbatasan Nunukan ini”.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura mengatakan,
“Pada perinsipnya saya sangat mendukung aktivitas dan kreativitas komponen masyarakat. Apalagi saya mendengar PKBM dan LKP Roby Perbatasan ini sudah memiliki prestasi yang luar biasa. Terutama Ketua LKP Roby Perbatasan (Harcungcung) yang akan mewaliki provinsi Kalimantan Utara di ajang Lomba Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Paud dan Dikmas tingkat nasional di Pontianak Kalimantan Barat pada tanggal 8 s.d 14 juli 2018 ini salah salah satu dari 3 perwakilan dari Kabupaten Nunukan yang di ikuti oleh 15 kategori. Saya juga berdoa semoga nantinya acara yang akan dilaksankan akan sukses dan juga memberikan konstribusi positif untuk daerah”. Ungkap Bupati termuda se kalimantan ini.

Audiensi ini berjalan selama satu jam di tutup dengan foto bersama dan canda hangat Ketua PKBM serta Bupati Nunukan. (Awan79)

WORKSHOP IMUNISASI DALAM RANGKA PENGENALAN ANTIGEN BARU KABUPATEN NUNUKAN

WORKSHOP IMUNISASI DALAM RANGKA PENGENALAN ANTIGEN BARU KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Dalam Rangka Pengenalan Antigen Baru di Kabupaten Nunukan diadakan Workshop Imunisasi pada Senin Pagi yang bertempat di Hotel Fortune Nunukan (2/7). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kampanye Measles Rubella (MR) yang diselenggarakan secara nasional dan kegiatan Workshop Imunisasi dihadiri oleh perwakilan Puskesmas.

Sekretaris Dinas Kesehatan mengatakan “Imunisasi Measles Rubella sangat penting terutama anak usia 9 (sembilan) bulan sampai dengan 15 (lima belas tahun) tahun karena terkait dengan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini adalah agar semua anak terbebas dari campak dan kecacatan. Saya harapkan semua teman-teman di Puskesmas yang hadir dapat menerapkan dengan baik di lapangan agar tujuan kita tercapai.” terang Hj. Miskia sekaligus membuka kegiatan Workshop Imunisasi.

Kampanye imunisasi MR juga mendapatkan dukungan dari Bupati Nunukan dengan menandatangani surat dukungan Imunisasi MR. Bupati Nunukan menghimbau kepada semua masyarakat kabupaten Nunukan yg mempunyai anak usia 9 (sembilan) bulan – 15 (lima belas) tahun agar membawa putra putrinya ke Puskesmas, posyandu, sekolah-sekolah atau pos pelayanan yg di tentukan untuk mendapatkan imunisasi MR pada bulan Agustus- September 2018. “imunisasi ini sangat penting memberikan kekebalan kepada anak terhadap Campak, Rubella yang dapat membahayakan bahkan menimbulkan kecatatan. Jangan Ragu dan jangan cepat terpengaruh dengan isu negatif yang tidak bertanggung jawab tentang imunisasi. Mari sukseskan Kampanye Imunisasi Campak Rubella untuk generasi Nunukan yang sehat menuju Nunukan yang unggul dan terdepan”. ungkap Hj. Asmin Laura Hafid.

Measles Rubella adalah suatu kegiatan Imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus Campak dan Rubella pada anak usia 9 (sembilan) bulan sampai dengan 15 (lima belas tahun) tahun tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya dan imunisasi MR tidak dipungut biaya atau gratis. Imunisasi Dasar merupakan hak setiap anak Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan no.36 tahun 2009. (AS/Editor : HM)