MoU Perpustakaan Digital i-Nunukan ditandatangani, Dapat Berkah Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling dan 5.000 Buku

MoU Perpustakaan Digital i-Nunukan ditandatangani, Dapat Berkah Bantuan Mobil Perpustakaan Keliling dan 5.000 Buku

Bupati Nunukan Haji Asmin Laura Hafid, selaku Wakil pemerintah daerah Kabupaten Nunukan, menandatangani Memory of understanding (MoU) pembentukan perpustakaan digital i-Nunukan, dengan Direktur Utama PT Woolu Aksara Maya, Panya M Siregar. MoU dilaksanakan di ruang rapat Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada hari Jumat tanggal 27 juli 2018 sekitar pukul 16.00 wib.

Penandatanganan Memory of Understanding (MoU) ini disaksikan oleh Kepala Perpustakaan National Republik Indonesia Muhammad Safri Bando dan jajarannya, jajaran PT Wolu Aksara Maya, Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. H. Muhammad Arsyad, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Nunukan, Ir.H. Dian Kusumanto MSi., Ir. Helmi Kepala Bidang Perpustakaan dan Abdullah Tansi Tokoh Pemuda Kabupaten Nunukan.

MoU ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama (PKS) antara Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan PT Wolu Aksara Maya. Diharapkan Perpustakaan Digital i-Nunukan ini akan launching pada tanggal 12 Oktober 2018, pada saat hari ulang tahun Kabupaten Nunukan ke 19.

“Dengan perpustakaan digital ini akan lebih memudahkan masyarakat maupun pelajar dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi,” demikian menurut Bupati Asmin Laura Hafid dalam sambutannya.
“Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi maka akan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia masyarakat perbatasan. Sehingga sumber daya alam serta potensi yang ada di alam Kabupaten Nunukan bisa dikelola lebih bermanfaat lagi untuk kesejahteraan masyarakat di perbatasan,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando menyambut positif MoU ini.
“Kita harus meningkatkan budaya baca masyarakat Indonesia yang sedang lapar buku. Maka kehadiran perpustakaan maupun perpustakaan digital akan menggairahkan budaya literasi di masyarakat,” kata Syarif Bando dalam sambutannya.

“Maka pengembangan budaya literasi, pertama akan mengarahkan kemampuan mengumpulkan bahan bacaan, kedua kemampuan memahami yang tersirat, ketiga berkemampuan menyampaikan ide baru, inovasi-inovasi baru, dan yang keempat adalah kemudian berkemampuan mengimplementasikan menjadi wujud di dalam peningkatan ekonomi masyarakat bangsa dan negara”, demikian pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Kepala Perpustakaan Nasional sangat mengapresiasi kegigihan meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Nunukan. Bentuk apresiasinya dengan langsung memberikan bantuan berupa satu unit mobil perpustakaan keliling dan buku bacaan untuk perpustakaan sebanyak 5.000 eksemplar. Ini merupakan berkah kejutan hasil dari kunjungan kerja Bupati ke Perpustakaan Nasional ini.

Penyerahan secara simbolis bantuan mobil perpustakaan keliling diserahkan langsung oleh Muhammad Syarif Bandi, Kepala Perpustakaan Nasional RI yang berasal dari Sulsel ini kepada Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, SE. MM.
(deka)

Bupati Nunukan Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan

Bupati Nunukan Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan

News Update – Hari ini Rabu (25/07). Lantai VI Ruang VIP Kantor Bupati Nunukan menjadi saksi atas Pelantikan Pengurus Komite Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan, dimana Pengurus KONI Nunukan yang terpilih melalui Musyawarah Kabupaten Bulan Juli 2017 yang lalu. Dalam pelaksanaan pelantikan tersebut banyak kendala sejak di canangkan dari tahun lalui mulai jadwal pengurus KONI Provinsi hingga terjadinya musibah di dalam kepengurusan KONI Provinsi Kalimantan Utara. Hampir 60% Pengurus KONI Nunukan masa Periode 2017-2021 merupakan wajah baru yang merupakan keterwakilan dari Cabang Olahraga yang di kabupaten Nunukan. Acara Pengurus KONI Nunukan Periode 2017-2021 di lantik secara langsung oleh Pjs Ketua KONI Provinsi Kalimantan Utara Drs. Syarifuddin, tidak hanya itu turut hadir Unsur FKPD Nunukan, Sekretaris Daerah Nunukan, Asisten 1 Nunukan, SKPD Nunukan dan Ketua-ketua Cabang Olahraga Kabupaten Nunukan dan tidak ingin ketinggalan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dan Anggota DPRD Provinsi Andi Muhammad Akbar juga turut hadir menyaksikan Pelantikan Pengurus KONI Nunukan Periode 2017-2021.

Pengurus KONI Kabupaten Nunukan yang di Komandoi Oleh Muhammad Toyib sejak 2013 yang lalu dan bulan Juli 2017 yang lalu kembali di percayai kedua kalinya untuk melakukan pembinaan olahraga melalui KONI Nunukan “ ini yang kedua kalinya saya menjabat Ketua KONI Nunukan dan saya berterima kasih kepada cabor-cabor yang telah memberikan kepercayaan kepada saya lagi. Semoga dalam kepengursan KONI Nunukan semakin maju dan lebih baik lagi, saya juga mohon kerjasamanya dari seluruh pengurus KONI yang baru saja dilantik. Mengingat kepengurusan kali ini terlihat wajah-wajah anak muda yang cinta akan olahraga dan pasti memiliki semangat yang besar dalam mengembangkan olahraga di kabupaten Nunukan. Sebelum saya mengakhir sambutan ini, saya ingin sampaikan kepada ibu bupati bahwa sahnya saat ini ada satu putra daerah nunukan yang akan berjuang di Asean Games membawa nama indonesia khususnya Nunukan, atlit terbaik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Nunukan dan saat ini menjalani Pelatihan Khusus di Yogjakarta bersama atlit Indonesia lain ”.

Plt. Ketua Koni Provinsi Kalimantan Utara Drs. Syarifuddin yang hadir dan melantik secara langsung Pengurus KONI Kabupaten Nunukan juga menyampaikan “ sebelumnya ada dua hal yang perlu kami sampaikan bahwa KONI Provinsi Kalimantan Utara masih berduka cita karena pada tangal 2 juli 2018 yang lalu Ketua Umum KONI Kaltara Bapak Agunawan telah berpulang kerahmatullah. Pelantikan atau Pengukuhan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan hari ini dapat kami dapat katakan mempunyai nilai strategis selain sebagai perwujudan pelaksanaan amanah AD/ART KONI, juga merupakan momentum persiapan bagi KONI Kalimantan Utara menuju Pra dan PON ke 20 tahun 2020 di Papua dan Papua Barat”.

“seperti kita ketahui bersama bahwa KONI Kabupaten Nunukan merupakan salah satu KONI Kabupaten yang memberikan kontribusi positif terhadap raihan prestasi pada PON Ke 19 tahun 2016 yang kita laksanakan di jawa barat kemarin. Kalau tidak salah adinda kita Khairul berhasil meraih medali emas sehingga kumpulan poin emas itu menempatkan Kalimantan Utara di urutan ke 20, padahal kita merupakan provinsi yang baru lahir dan alhamdulillah suatu apresiasi yang membanggakan dari Gubernur telah kita berikan dan juga kita telah memberikan bonus kepada atlit-atlit yang berprestasi”, Tambah Syarifuddi Plt. Ketua KONI Kalimantan Utara.

Pada kesempatan yang sama bupati cantik yang turut hadir menyaksikan Pelatikan Pengurus KONI Kabupaten Nunukan menyampaikan “ Olahraga Prestasi hanya akan maju, bila pondasinya kokoh dan keseluruhan komponen yang bisa besinergi, oleh karena itu, tantangan yang kita hadapi sekarang adalah bagaimana melakukan pembinaan olahraga yang efektif/selektif sehingga akan membawa hasil yang positif bagi peningkatan prestasi keolahragaan did daerah kita. Pada kesempatan ini juga saya berharap agar Pengurus KONI Kabupaten Nunukan dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Pengurus KONI harus dapat menyusun program-program kerja yang benar-benar berorentasi pada kemajuan dan perkembangan olahraga di Nunukan”.

“Sebelum saya mengakhir ini, perlu saya sampaikan bahwa Kabupaten Nunukan semenjak menjadi Otonomi Daerah Sudah banyak Putra-Putri kita yangberhasil membawa harum nama-nama daerah dibidang olahraga mulai dari tingkat provinsi, nasional dan internasional. Bahkan saya menerima laporan dari pengurus KONI Nunukan bahwa salah satu atlit terbaik Nunukan, saudara Sabri dari FPTI kini berada di Yogyakarta mengikuti Pelatihan untuk event Asean Games Tahun 2018 nantinya, tidak hanya itu salah satu Atlit Muda Perbakin Saudari Igustin Arinda Putri juga telah lolos menuju PON di Papua dan Papua Barat tahun 2020 nantinya. Mari kita semua memberikan support dan doa kepada atlit-atlit terbaik kita dan khususnya buat saudara Sabri yang akan berlaga di Asean Games 2018 mendatang, semoga meraih medali Emas kembali untuk indonesia terkhusus Kalimantan Utara dan Kabupaten Nunukan”, Tambah Asmin Laurah Bupati Nunukan. (HBM)

Bupati Nunukan Apresiasi Kekompakan Pakuwaja Nunukan

Bupati Nunukan Apresiasi Kekompakan Pakuwaja Nunukan

Giat Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Paguyuban Keluarga Warga Jawa (Pakuwaja) Kabupaten Nunukan pada Sabtu (21/7) malam mendapatkan apresiasi dari Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid. Bagaimana tidak, dalam kurun waktu belum setahun, Pakuwaja telah menyelenggarakan dua kegiatan besar. Yaitu pelantikan pengurus Pakuwaja dan Halal bi Halal yang bertempat di gedung Ali Akbar, Nunukan.

“Saya terharu melihat kekompakan Paguyuban Keluarga Jawa yang ada di Nunukan ini. Walaupun saya sendiri punya persatuan keluarga dari suku lain, namun belum pernah terselenggara acara seperti ini, ” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Nunukan ini.

Lebih lanjut Bupati mengatakan agar persatuan keluarga Jawa ini membawa dampak yang positif terhadap pembangunan Kabupaten Nunukan yang lebih baik. Beliau menginginkan semua suku yang ada dikabupaten Nunukan tetap rukun, damai dan kompak ditengah gempuran berbagai isu sara seperti yang tengah marak di media sosial saat ini.

Namun, Bupati juga menyoroti pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai jadwal. Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, unsur TNI/Polri, tokoh agama dan masyarakat ini memang molor dari waktu yang ditentukan. Beliau berpesan agar pelaksanaan kegiatan yang akan datang memperhatikan waktu kegiatan dengan seksama.

“Pepatah yang mengatakan waktu lebih berharga daripada uang itu betul. Saya sendiri pernah mengalami diundang presiden tapi kena macet dan terlambat. Akhirnya tidak boleh memasuki ruang acara. Biarpun saya bupati, paspampres tidak perduli.” ujar bupati.

Belajar dari pengalaman itulah bupati sangat menghargai waktu yang ada. Dirinya mengatakan agar seluruh masyarakat yang ia pimpin harus menghargai juga waktu yang ada dan terus belajar serta berbenah menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu juga harus memiliki mental yang tangguh agar siap bersaing dengan masyarakat dari daerah lain.

“Sekarang saatnya revolusi mental. Semua lapisan masyarakat harus siap. Kalau tidak kita akan ketinggalan,” tutup bupati. (cha)

BUPATI NUNUKAN HADIRI SYUKURAN RAMPUNGNYA PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL LIEM HIE DJUNG

BUPATI NUNUKAN HADIRI SYUKURAN RAMPUNGNYA PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL LIEM HIE DJUNG

News Update – Pekembangan sebuah daerah, maju atau tidaknya tergantung perputaran ekonomi yang berjalan. Seiring berjalannya Kabupaten Nunukan dibawah kepemimpinan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, serta sebagai visi dan misi orang nomor satu di Kabupaten Nunukan ini yang fokus bergerak dibidang agrobisnis. Melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian syukuran atas selesainya pembangunan Pasar Tradisional Liem Hie Djung dilaksanakan dan dihadiri secara langsung oleh Bupati Nunukan serta turut hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Wakil Ketua DPRD Nunukan, para pengusaha yang akan menempati pasar tersebut dan Mantan Bupati Pertama H. Hafid Achmad. Acara Sykuran tersebut dilaksanakan di Pasar Liem Hie Djung Kelurahan Nunukan Barat pagi tadi Jumat (20/7).

Sejak peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tradisional ini menggunakan anggaran APBN tahun 2017 yang lalu. Proses pembangunan tidak terlalu lama memakan waktu sehingga pembangunan Pasar Tradisional yang diidamkan masyarakat Nunukan telah rampung 100%. Pembangunan Pasar Tradisional Liem Hie Djung ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, dengan menggelontorkan dana sebesar 5,6 Miliar Rupiah yang bersumbaer dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Tahun 2017. Dengan program Revitalisasi Pasar Rakyat ini, merupakan bentuk komitmen Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing, meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat serta mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Jabbar mengatakan “Pasar 55 Petak berupa Kios, 198 Petak berupa Los, sarana pendukung antara lain mushola, cold storage, tempat pembuangan sampah, ruangan khusus menyusui, toilet dan ruangan untuk pengelola. Sedangkan untuk pembagian kios melalui pengundian juga telah dilaksankan pada tanggal 9 juli 2018 bertempat di lantai V kantor bupati Nunukan.”

Pada kesempatan yang sama Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan “setelah sekian lama penantian akhirnya pasar yang diidamkan selama ini telah selesai dibangun, pasar yang semegah ini jika tidak difungsikan dan dirawat dengan baik percuma dan akan sia-sia saja, saya ingatkan kepada pengurus pasar agar nantinya dapat dikelola dengan sebaik mungkin.”

Bupati cantik ini juga berharap “dengan adanya Pasar Tradisional ini semoga perdagangan di Kabupaten Nunukan dapat menjadikan Nunukan sebagai pusat perekonomian diwilayah perbatasan Kalimantan Utara. Dan saya juga berharap dalam pengelolaan Pasar Tradisional ini agar ditata dengan rapi karena pasar ini berada diwilayah pesisir dimana jalur perhubungan dari wilayah sebuku langsung terlihat jelas, jadi tolong pasar ini di jaga kebersihanya.” (HBM/Foto:MRP)

DARI KUNYIT SEBUKU INDRA JADI JUARA KALTARA

DARI KUNYIT SEBUKU INDRA JADI JUARA KALTARA

NewsUpdate – Ajang bergengsi merangkul pelajar berprestasi dalam bidang seni dikenal dengan Festival Lomba Seni Siswa Nasional disingkat FLS2N. Gawean Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini berjenjang dari tingkat kabupaten hingga Nasional.

Adapun yang diperlombakan pada FLS2N tingkat provinsi ini adalah tari tradisional, menyanyi solo, gitar solo dan desain poster. Indra Justify Sasue putra dari Janis Sasue salah satu peserta dari SMP N 2 Sebuku Kabupaten Nunukan behasil menjadi juara satu Provinsi Kaltara dan mengantongi tiket menuju tingkat Nasional yang bakal di laksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Bangka Belitung pada Bulan Agustus 2018 mendatang.

Bakat alami Indra sapaan akrabnya ini berhasil mengharumkan nama daerah pada level provinsi sebagai pemenang juara satu pada cabang lomba gitar solo. Dengan penuh bangga Indra mengatakan, “semoga dengan prestasi ini saya akan dapat mengangkat nama daerah juga sekaligus membuktikan kepada seluruh pelajar Kabupaten Nunukan bahwa letak geografis kita di pedalaman dan perbatasan ini juga punya peluang yang sama,” tutupnya.

Sementara perwakilan Kabupaten Nunukan lainya, Dwi dari SMP N 1 Nunukan yang mengikuti cabang lomba menyanyi solo dengan suara emasnya harus bersabar dengan posisi juara 3. Fitri Naya dari SMP N 1 Sebuku juga harus puas dengan posisi juara 2 pada cabang lomba desain poster. Sementara dari lomba tari perwakilan SMP N 2 Nunukan berada pada juara 3.

Mengetahui prestasi ini Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura melalui pesan singkat mengucapkan selamat atas juara yang didapatkan oleh seluruh delegasi Nunukan baik FLS2N maupun O2SN.
“Terus berprestasi dan dan berkreasi untuk kemajuan daerah”, pesannya kepada siswa siswi delegasi Nunukan.

Festival Lomba Seni Siswa Nasional dan juga Olimpiade Olahraga Siswa Nasional kali ini Nunukan mendapatkan tempat ke dua Juara Umum tahun 2018. Acara yang resmi dibuka pada 17 juli 2018 dan resmi ditutup pada (20/7) di gedung serba guna SMA N 1 Tarakan, Merupakan program sinergis antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi serta kabupaten/kota(Awan79).

PEMUSNAHAN NARKOTIKA JENIS SABU OLEH POLRES NUNUKAN

PEMUSNAHAN NARKOTIKA JENIS SABU OLEH POLRES NUNUKAN

News Update : Hari ini Kamis 19/07 yang bertempat di halaman Polres Nunukan, AKBP. Jefri Yuniardi S.I.K di dampingi Kepala BNNK Nunukan, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan dan Komandan Satgas Pamtas melaksanakan giat pemusnahan barang Bukti Narkotika jenis Sabu seberat 2.870,74 Gram yang di amankan oleh Resnarkoba Polres Nunukan.

Menurut keterangan Dari Kasat Resnarkoba AKP. Muhammad Hasan, “bahwa barang haram jenis sabu tersebut kami dapatkan dari beberapa TKI yang bekerja di Malaysia yang sekembalinya dari sana mereka di titipi barang tersebut. Mungkin karena faktor ekonomi yang tidak memadai makanya mereka nekat membawa Narkotika Jenis sabu itu ke indonesia.

Terkait masalah pengembangan kami tidak pernah berhenti untuk terus melakukan pengembangan, contohnya sekarang kami ada LP sampai 1 kg itu kami sampai pengembangan hingga ke samarinda dan itu termasuk Kurir, pengatur Kurir, pemilik Dana, hingga pemilik barangnya. Yang belum tersentuh itu adalah Hulunya karena di negara lain, tapi bagian Hilirnya ketika kita bisa melakungan pengembangan pasti kita akan melakukan penangkapan sampai ke ujung-ujungnya. (SNI)

BUPATI NUNUKAN PAPARKAN TEROBOSAN LAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN NUNUKAN DALAM TAHAP AKHIR PENJURIAN IAI 2018

BUPATI NUNUKAN PAPARKAN TEROBOSAN LAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN NUNUKAN DALAM TAHAP AKHIR PENJURIAN IAI 2018

News Update – Masuk dalam Top 2 “Potensial” untuk kategori Kabupaten Potensial Pelayanan Publik pada Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) 2018 menambah semangat bagi Kabupaten Nunukan. Penghargaan ini diiadakan oleh Tempo Media Group bersama Frontier Consulting Group. Sebagai tahap akhir dalam penjurian IAI , Bupati Nunukan telah menyampaikan presentasi di depan Dewan Juri hari ini. (18/7)

Dalam presentasi tersebut, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Nunukan Robby Nahak Serang bersama Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Nunukan Suaedi. Paparan dilakukan di Gedung Tempo Lantai 8 Palmerah, Jakarta selama hampir satu jam dengan bermacam pertanyaan dari Dewan Juri.

Mengawali presentasi, Laura menjelaskan profil Kabupaten Nunukan secara umum baik dari segi geografis hingga potensi daerahnya. Selanjutnya, ada 3 pelayanan publik di Kabupaten Nunukan yang diangkat dalam presentasi tersebut yakni terkait layanan dokumen kependudukan, Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) dokumen TKI, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Perizinan.

“Kami di daerah melakukan terobosan jemput bola melalui kecamatan-kecamatan agar masyarakat dapat terlayani dengan maksimal. Terobosan juga dilakukan melalui media sosial mengikuti perkembangan teknologi masa kini,” jelas Laura meyakinkan.

Laura juga mengatakan bahwa di Nunukan pun terobosan yang ada ini dijalankan secara bertahap dimulai dari kota. Untuk kecamatan-kecamatan, terkhusus daerah terdalam dan terpencil akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu. “Semua bisa berjalan normal selama jaringan juga stabil,” imbuh bupati cantik ini.

Penghargaan IAI ini juga sangat diapresiasi dan disambut positif oleh Buupati Nunukan. “Semoga ini semakin memotivasi kita di daerah untuk terus meningkatkan pelayanan publik,” seru Laura usai presentasi. (RDJ)

NAYA DARI SEBUKU MENUJU TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA

NAYA DARI SEBUKU MENUJU TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN UTARA

TARAKAN – FLS2N adalah singkatan dari Festival Lomba Seni Siswa Nasional yang digagas kementerian pendidikan dan kebudayaan. Program ini berjenjang dari tingkat kabupaten hingga Nasional. Adapun beberapa lomba yang dilaksanakan diantaranya lomba gitar solo, menyanyi solo, tari tradisonal dan desain poster.

Fitri Naya siswa SMP N 1 Sebuku Kabupaten Nunukan, hadir dalam acara bergengsi tingkat provinsi ini, mengikuti lomba desain poster melawan 4 peserta lainnya dari kabupaten kota sewilayah Kalimantan Utara.

Gadis yang berwajah manis ini mengungkapkan perasaanya, “saya merasa bangga mendapatkan kesempatan mewakili daerah untuk berlaga di Kaltara, juga saya mengharapkan mendapatkan juara, agar dapat membanggakan orang tua saya”, katanya.

Anak dari pasangan Satong dan Asni ini bercita-cita menjadi tentara. Sosok anak gadis yang hobby volly ini juga adalah juara kelas dengan predikat rangking satu. Sehingga keseimbangan prestasi akademik dan non akademiknya sangat stabil. Semoga semua pelajar yang mengikuti beragam jenis lomba ini bisa juara dan dapat mengharumkan nama baik daerah. (Awan79)

SATRIA MERAH MERAIH JUARA UMUM PADA O2SN 2018 PROVINSI KALTARA

SATRIA MERAH MERAIH JUARA UMUM PADA O2SN 2018 PROVINSI KALTARA

TARAKAN- Tapak Suci 212 Putera Muhammadiyah pada acara Olimpiade Olahraga siswa Nasional (O2SN) mampu merebut juara pada cabang olah raga pencak silat. Dalam laga yang dilaksanakan pada (18/7) di padepokan pencak silat kota Tarakan. Sebagai anak daerah yang berjuang mengharumkan nama baik daerah ini merupakan pembentukan mental sang juara pada pendekar-pendekar Muda siswa siswi binaan Kaharuddin Tokkong ini.

Pendamping yang gigih dan terus memebrikan dukungannya kepada anak binaanya Nelly perempuan berparas cantik ini mengatakan “Alhamdulillah perolehan hasil seleksi O2SN tingkat provinsi cabor Pencak silat dari Nunukan mendapatkan 5 Emas 2 Perak dan 2 Perunggu. Adapun juara yang berhasil di peroleh adalah tingkat SD putra Juara 2, SD putri Juara 3. Sementara SMP putri mendapatkan juara 3 dan SMA putra seni berhasil menembus juara 1 ubtuk SMA putri seni mendapatkan juara 2. Pada level SMA khusus putra tanding berhasil menjadi juara 1
Begitu juga SMA Putri tanding mendapatkan juara 1, SMK putra Juara 1 begitu juga SMK putri juara 1. Tentunya bukan hanya tapak suci aja juga ada dari perguruan pencak silat yang lain turut serta berjuang untuk daerah.

Pencak silat Tapak Suci yang merupakan salah satu Perguruan Pencak Silat berada di bawa naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) juga eksis di kabupaten Nunukan. Dengan motto Dengan Iman dan ahlaq saya menjadi kuat, tanpa iman dan ahlaq saya menjadi lemah. Ini adalah hasil yang manis untuk seluruh perguruan silat yang di bina oleh IPSI kabupaten Nunukan. (Awan79/HBM)

KABUPATEN NUNUKAN MASUK TOP 2 “POTENSIAL” DALAM INDONESIA’S ATTRACTIVENESS INDEX 2018

KABUPATEN NUNUKAN MASUK TOP 2 “POTENSIAL” DALAM INDONESIA’S ATTRACTIVENESS INDEX 2018

News Update – Tempo Media Group bersama Frontier Consulting Group untuk ke-empat kalinya mengadakan Indonesia’s Attractiveness Index 2018. Indonesia Attractiveness Index merupakan suatu penghargaan yang diberikan kepda daerah yang memiliki daya tarik di sektor Investasi, Infrastruktur, Layanan Publik dan Pariwisata.

Setelah melewati tahap pemeriksaan dan penyaringan data-data perekonomian di seluruh Provinsi sampai Kabupaten/Kota di Indonesia, serta melakukan survei, pengolahan dan verifikasi data, Kabupaten Nunukan masuk dalam nominasi Top 2 “Potensial” yakni pada Kategori Kabupaten Potensial Pelayanan Publik.

Tepat di Gedung Tempo Lantai 8 Jakarta siang ini (18/7), Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid akan mengikuti tahap akhir penjurian dengan menyampaikan presentasi di depan Dewan Juri. Bupati Nunukan didamping Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang bersama Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Nunukan Suaedi akan melakukan pemaparan terkait pelayanan publik di Kabupaten Nunukan.

Presentasi tersebut bertujuan untuk meyakinkan Dewan Juri bahwa Kabupaten/Kota/Provinsi tersebut layak mendapat predikat “Terbaik” atau “Potensial”, sekaligus menentukan pemenang dari 2 nominator yang telah menjadi Top 2 “Terbaik” maupun “Potensial”. (RDJ/DNH)