FOCUS GROUP DISCUSSION DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN  “Zonasi Petani Rumput Laut dan Penandaan Batas Akhir Zona Rumput Laut di Jalur Pelayaran Indonesia”

FOCUS GROUP DISCUSSION DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN “Zonasi Petani Rumput Laut dan Penandaan Batas Akhir Zona Rumput Laut di Jalur Pelayaran Indonesia”

News Update – Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Nunukan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema “Peran Stakeholder yang terkait dalam upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pembudidaya Rumput Laut” yang berlangsung di Lt. IV Ruang VIP Kantor Bupati Nunukan pada Senin (6/8). Rumput Laut yang saat ini menjadi Komoditi andalan masyarakat Nunukan menjadikan Nunukan tercatat sebagi penghasil rumput laut di Indonesia.
Asisten Administrasi merupakan perwakilan pemerintah menjadi moderator pada kesempatan tersebut mengatakan “Pertemuan kali ini membahas persoalan jalur pelayaran yang berada dikabupaten nunukan. Mengingat beberapa masukan yang kami terima serta kejadian beberapa hari yang lalu ada salah satu Kapal penumpang yang berlayar mengalami kecelakaan pada kipas yang terkena tali, entah pemukat atau tali bentangan rumput laut, jadi kita harapkan pertemuan kali ini mendapat solusi diakhirnya nanti agar kita bisa bekerja secepatnya.” Ungkap Hanafiah.

Pada kesempatan ini, Suhadi selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan juga menyampaikan bahwa “Focus Group Discussion yang dilaksanakan DPK Kabupaten Nunukan ini merupakan hal yang sangat penting dan mendesak agar seluruh instansi terkait dalam hal bidang kelautan mengambil berat persoalan ini. Mengingat alur pelayaran yang berada dikabupaten nunukan merupakan jalur yang sering dilalui oleh kapal-kapal barang, penumpang bahkan para nelayan, terlebih lagi kita tidak memiliki kewenangan dalam persoalan yang terjadi dilaut. Maka kita mengundang langsung Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan utara biar lebih jelas pokok persoalan yang terjadi diKabupaten Nunukan.” tegas Suhadi.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Utara H. Amir pada pertemuan FGD tersebut juga menyampaikan “dalam waktu dekat ini kita sudah akan menyelesaikan zona-zona bagi petani rumput laut dan untuk batas akhir zona petani rumput laut nantinya akan kita pasangkan tanda sesuai dengan mekanisme tanda kelautan agar tidak terjadi kecelakaan dilaut. Namun kami mohon bantuan kepada instansi-instasi terkait nantinya dapat membantu kami dengan menggunakan tanda pelayaran agar tidak membingungkan bagi kapal-kapal yang berlayar nantinya, tidak hanya itu kita juga akan melakukan Sosialiasi Peraturan Gubernur (PERGUB) tentang zonasi Pengelolaan rumput laut. Kemungkinan besar bulan sembilan nanti kita akan melakukan sosialisasi tersebut mengingat seringnya terjadi kecelakaan laut di wilayah kalimantan Utara ini.” tutup H. Amir.

Hanafiah Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan menarik kesimpulan dalam pertemuan tersebut “Pertemuan kali ini dapat kita simpulkan bahwa Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Utara dalam waktu dekat ini akan melakukan sosialisasi akan Peraturan Gubernur tentang pengelolaan Rumput Laut dan akan melakukan penandaan pada Lokasi terakhir bagi Rumput Laut yang berada di Zona terakhir nantinya dengan pengadaan tanda di sediakan oleh DPK Provinsi Kaltara”. (HBM/HM)

Tumbuhkan Nasionalisme, GBN Gelar Kemah Kebangsaan di Patok Perbatasan

Tumbuhkan Nasionalisme, GBN Gelar Kemah Kebangsaan di Patok Perbatasan

Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KKN UMY) yang tergabung dalam Komunitas Generasi Bakti Negeri (GBN) mengadakan Kemah Kebangsaan pada Sabtu-Mingu (4-5/8) bertempat di Patok 15 Perbatasan RI-Malaysia. Mengusung tema “Menunbuhkan Semangat Cinta Tanah Air di Teras Utara Negeri”, kemah ini diikuti oleh siswa/siswi SMK di Sebatik Barat.

Arfan, selaku ketua panitia kemah kebangsaan mengungkapkan bahwa kemah tersebut bertujuan meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta NKRI. “Kita harus terus berjuang, walaupun kita diperbatasan kita tidak boleh kalah dengan negara tetangga, ” ungkap Arfan.

Selain siswa/siswi SMK, kemah ini juga dihadiri oleh Pos Keamanan Marinir TNI AL dan juga Perwakilan Kwartir Ranting Kecamatan Sebatik Barat, Azroy. Dalam sambutannya Azroy mengajak agar peserta terus berkarya dan meningkatkan kualitas diri. “Walaupun kita tinggal di perbatasan, namun kita tidak akan menjadi manusia yang terbatas, ” tutur Azroy.

Mustofa selaku perwakilan Pos Keamanan Marinir Bambangan menghimbau peserta agar menjaga sopan santun dan keselamatan karena kegiatan berlangsung pada Patok Perbatasan RI-Malaysia. “Apa gunanya tujuan acara tercapai jika yang kurang selamat,” ujar Mustofa. Ia menambahkan walaupun kehidupan masyarakat Sebatik didominasi produk negara tetangga namun kita harus tetap cinta tanah air.

Mustofa berpesan kepada GBN dan Peserta agar kepedulian terhadap daerah pedalaman dan perbatasan terus berlanjut. “Jangan hanya berhenti sampai di upacara seperti ini, percuma. Tapi kita harus selalu tanamkan dalam diri anda bahwa masih ada daerah pedalaman dan perbatasan yang perlu dibangun, ” tutup Mustofa. (aulia)

LOMBA SENAM CERDIK DIGELAR PADA PERINGATAN HUT RI KE 73 KECAMATAN SEBATIK

LOMBA SENAM CERDIK DIGELAR PADA PERINGATAN HUT RI KE 73 KECAMATAN SEBATIK

News Update – Lagi, dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73 di Kecamatan Sebatik , salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah lomba senam cerdik tingkat SD/MI sederajat se Kecamatan Sebatik.

Lomba senam cedik yang digelar usai Lomba Karnaval pada siang kemarin (5/8) di lapangan Bola Voli Desa Balansiku diikuti oleh 7 tim peserta lomba yang merupakan utusan dari masing-masing SD/MI sederajat di Kecamatan Sebatik. Sebanyak 7 tim yang ikut dalam lomba tersebut menampilkan berbagai macam kreasi lomba senam cerdik , hal yang patut diapresiasi adalah meski senam yang baru saja diperkenalkan ditingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah tapi partisipasi Sekolah SD/MI se-Kecamatan Sebatik luar biasa, berbagai kreasi ditampilkan dari masing-masing peserta.

Senam Cerdik yang merupakan Senam Kreasi tersebut diprakarsai oleh Puskesmas Sungai Taiwan yang berada di Kecamatan Sebatik. Menurut Kordinator Lomba Senam Cerdik Kecamatan Sebatik dr. Arbaiyah , “Lomba Senam Cerdik ini kami usulkan untuk masuk di dalam agenda kegiatan HUT RI Kecamatan Sebatik pada tahun ini adalah selain tujuannya berkompetisi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang Gaya Hidup sehat yang sebenarnya tak susah, murah dan bisa dilakukan dimana saja , kemudian mengajak masyarakat untuk mengamalkan gaya hidup sehat dengan CERDIK” Ungkapnya.

Diketahui bahwa CERDIK merupakan singkatan dari Cek Kesehatan , Enyahkan Asap Rokok, Rajin Olah Raga, Dietlah yang seimbang, Istirahat Cukup, Kelolah stres dengan baik.

Dalam kesempatan itu juga, selain sebagai koordinator lomba senam cerdik, pihak Puskesmas Sungai Taiwan juga membuka stand kesehatan Gratis di lokasi perlombaan. Kerjasama antara Panitia dan Pihak Puskesmas Sungai Taiwan membuka stand kesehatan gratis tersebut diapresiasi pula dengan baik oleh warga dan pengunjung rangkaian kegiatan HUT RI ke 73 Kecamatan Sebatik kemarin.

Berharap Kecamatan, Desa, Sekolah dan PKK se-Kecamatan Sebatik tetap terus bersinergi bersama Pihak dari Kesehatan dalam Hal ini Puskesmas Sungai Taiwan yang merupakan wilayah kerja Kecamatan Sebatik untuk bekerjasama mengangkat derajat kesehatan Masyarakat Kabupaten Nunukan secara Umum dan khususnya Warga Kecamatan Sebatik. (Mardiana/Arbaya/awan79).

ANEKA BUDAYA DALAM BHINEKA TUNGGAL IKA TEMA KARNAVAL KEMERDEKAAN DI TAPAL BATAS SEBATIK

ANEKA BUDAYA DALAM BHINEKA TUNGGAL IKA TEMA KARNAVAL KEMERDEKAAN DI TAPAL BATAS SEBATIK

Dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 73 Kecamatan Sebatik melaksanakan berbagai agenda. Tahun ini struktur kepanitiaannya diketuai oleh Kepala Desa Balansiku H.Firman H. Latif Sekaligus Tuan Rumah dalam hajatan tahunan ini. Salah satu agenda yang unik dan berjalan sukses pada minggu (5/8) adalah Lomba Karnaval yang di buka oleh Camat Sebatik Muhlis, SE, M.Si didampingi oleh Unsur Muspika Kecamatan dan Kepala Desa Se – Kecamatan Sebatik.

Adapun peserta terdiri dari level umur yang berbeda, profesi yang berlainan dan segenap instansi yang ada di Kecamatan Sebatik. Selain itu semua komponen masyarakat diberi kesempatan untuk ikut karnaval ini.

Berbagai model dan busana yang mereka kenakan sesuai tema dan pesan yang ingin mereka sampaikan. Beberapa tema yang menarik di antaranya, adalah ajakan untuk makan sayur dan buah, pertunjukan seni bela diri, tema profesi, ajakan dan sosialisasi perlindungan anak dan lain lain.

Peserta juga banyak yang berasal dari kalangan anak-anak yang menggunakan busana sesuai cita-cita mereka, ada pula menggunakan busana unik hanya untuk sekedar menghibur masyarakat Sebatik.

Sementara peserta karnaval dari Kantor Camat Sebatik mengambil tema kebhinekaan dengan menggunakan busana tradisional masing -masing. Hal ini diinspirasi oleh beraneka ragamanya etnisi yang ada di Kantor Camat Sebatik,diantaranya Suku Tidung, Dayak, Jawa, Banjar, Bugis, Makassar, Bali, Batak. Pesan yang ingin disampaikan bahwa Kantor Camat Sebatik menjunjung tinggi Kebhinekaan dan mengedepankan persatuan dan harmonisasi demi terjaga keutuhan NKRI.

Dengan penuh semangat Sekcam Sebatik beserta rekan – rekan panitia yang lain mengatakan “Kami atas nama PANHUT RI Ke 73 mengucapkan DIRGAHAYU RI yang Ke 73.

Adapun rute pada karnaval kemerdekaan kali ini adalah dari Perbatasan setabu balansiku finish di depan Pos Marinir. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti dan menyaksikan acara ini,hingga meriah dan menonjolkan wajah Indonesia. (Mardiana Sekcam Sebatik/editor Awaluddin Darwis/Awan79).

WAKIL BUPATI NUNUKAN TERIMA SATUAN PENGAMANAN PERBATASAN (SATGAS PAMTAS) YONIF RAIDER 613/RAJA ALAM

WAKIL BUPATI NUNUKAN TERIMA SATUAN PENGAMANAN PERBATASAN (SATGAS PAMTAS) YONIF RAIDER 613/RAJA ALAM

News Update – Sekitar 100 personil Satgas Pamtas 613/Raja Alam tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Jum’at kemarin (3/8) dengan menggunakan KRI Teluk Manado. Ketibaan mereka disambut dengan upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-Malaysia pada Sabtu pagi ini. Personil Satgas Pamtas 613/Raja Alam akan bertugas di Kabupaten Nunukan menggantikan Satgas Pamtas 621/Manuntung yang telah bertugas sekitar 10 bulan di Bumi Penekindi Debaya ini.

Wakil Bupati Nunukan Faridil Murad hadir sekaligus menjadi inspektur Upacara penerimaan Satgas Pamtas 613/Raja Alam. (4/8)

Pelaksanaan Upacara Penerimaan Dansatgas Pamtas 613/Raja Alam berlangsung di Dermaga Pelabuhan Tunon Taka dan dihadiri oleh Dandim 0911/Nunukan, Danlanal Nunukan, Kapolres Nunukan, Kajari Nunukan, perwakilan instansi vertikal, serta disaksikan pula oleh masyarakat yang beraktifitas di pelabuhan tersebut.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Nunukan, Faridil mengatakan bahwa, “sebagai salah satu daerah yang berbataskan langsung dengan negara tetangga, Kabupaten Nunukan yang terdiri atas 19 Kecamatan, sebagian besar wilayahnya berbatasan langsung dengan Malaysia. Tapal Batas yang ada juga meliputi darat dan laut, serta kawasan perairan lainnya. Oleh karena itu, permasalahan tapal batas antara negara kita (Indonesia) dengan negara tetangga (Malaysia) senantiasa dihadapkan dengan berbagai permasalahan.”

“Tentunya membutuhkan perhatian yang serius, yang diwujudkan dengan peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana pengaman perbatasan, serta penguatan sumber daya manusia seperti personil prajurit pengamanan perbatasan”, tambahnya.

Diakhir sambutan, Faridil menyampaikan terima kasih kepada Dansatgas Pamtas Yonif 621/Manuntung yang telah menjaga perbatasan NKRI selama kurang lebih 10 bulan lalu. Beliau juga mengucapkan selamat datang dan selamat menjalankan tugas kepada Dansatgas Pamtas Yonif Raider 613/Raja Alam di Kabupaten Nunukan. (HBM/editor:RDJ)

PELEPASAN CALON JAMAAH HAJI KLOTER 11 KABUPATEN NUNUKAN

PELEPASAN CALON JAMAAH HAJI KLOTER 11 KABUPATEN NUNUKAN

News Update – pelepasan calon jamaah haji kabupaten Nunukan Tahun 1439H / 2018 M di laksanakan di mesjid Hidayaturahman Islamic center Nunukan Sabtu (4/8).

Pemerintah Kabupaten Nunukan akan memberangkatkan 113 calon Jamaah Haji dengan rincian kecamatan Nunukan sebanyak 50 orang, kecamatan Sebatik sebanyak 59 orang dan kecematan seimenggris serta kecamatan lumbis sebanyak 4 orang.

Laporan Ketua Panitia yang di sampaikan oleh Drs. H. Muh Tahir menjelaskan berdasarkan hasil rapat yang di laksanakan di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, tanggal 7 maret 2018 di tanjung selor bahwa calon jamaah haji Kabupaten Nunukan kloter 11 Embarkasi Balikpapan akan di terima secara resmi oleh PPIH Provinsi Kalimantan Timur tanggal 10 Agustus 2018 pukul 08.00 WITA dan akan diterbangkan ke Madinah pada tanggal 11 Agustus 2018 pukul 01.25 WITA dan direncanakan kembali ke tanah air pada tanggal 22 September 2018 pukul. 02.15 WITA.

Dalam sambutan Bupati kabupaten Nunukan yang di bacakan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat H. Hanafia, SE, M.Si menyampaikan kepada calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji kalau menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah dan Madinah Agar calon jamaah haji Kabupaten Nunukan selalu mematuhi segala aturan dan ketentuan yang telah diatur oleh pemerintah Indonesia atau petugas Haji maupun pemerintah Arab Saudi.

Kami juga mengharapkan agar selalu menumbuhkan sikap kebersamaan, persaudaraan dan kekompakan sesama jamaah karena selain saudara-saudari melaksanakan ibadah juga saudara-saudari disebut sebagai tamu Allah, Duta bangsa Indonesia serta lebih khusus duta daerah Kabupaten Nunukan. (ATY)

UNTUK MENGENANG HARI KEMERDEKAAN RI : PEMDA NUNUKAN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA

UNTUK MENGENANG HARI KEMERDEKAAN RI : PEMDA NUNUKAN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA

News Update : Untuk memperingati detik detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke 73 pemerintah daerah kabupaten Nunukan telah membentuk kepanitiaan yang terdiri dari Pemda Nunukan, TNI dan Polri, beserta Instansi yang terkait.

Kegiatan rapat persiapan pembentukan kepanitian ini di laksanakan di kantor bupati Nunukan lantai 4 tepatnya di ruang rapat Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan Muhammad Amin, SH yang sekaligus membuka jalannya rapat. Jumat 03/08

Upacara proklamasi kemerdekaan RI yang ke -73 rencananya akan di gelar di depan lapangan Kantor Bupati Nunukan, adapun peserta yang akan mengikuti jalannya upacara di antaranya instansi se kabupaten Nunukan meliputi BUMN, BUMD, sekolah yang ada di nunukan seperti SLTP, SLTA, Mahasiswa, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, veteran dan warga nunukan.

Rapat pemantapan persiapan hari Ulang tahun RI ke-73 akan di jadwalkan selanjutnya, sambil menunggu kesiapan data yang di siapkan oleh masing-masing panitia yg sudah di tunjuk untuk mempersiapkan kelancaran acara ini.

Sumber : #diskominfotik_nnk
Penulis : SNI

Mahasiswa KKN Tematik DM UB Tingkatkan Ekonomi Desa Binusan Melalui Pelatihan Olahan Rumput Laut

Mahasiswa KKN Tematik DM UB Tingkatkan Ekonomi Desa Binusan Melalui Pelatihan Olahan Rumput Laut

Mahasiswa KKN Tematik DM Universitas Brawijaya meningkatkan perekonomian melalui pelatihan olahan rumput laut. 4 (empat) mahasiswa KKN dari Universitas Brawijaya, Malang tersebut mengadakan pelatihan rumput laut dan keripik ikan pada Rabu kemarin di Desa Binusan Kecamatan Nunukan. (1/8).

Di desa yang terkenal dengan potensi sumber daya kelautannya, beberapa program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dijalankan dalam upaya meningkatkan ketahanan ekonomi di wilayah perbatasan. Pelatihan ini dilaksanakan di Lumbung Desa dan diikuti oleh anggota PKK Desa Binusan, perangkat desa dan kecamatan, serta tokoh masyarakat yang menangani bidang perikanan dan kelautan.

“ Fokus untuk pelatihan rumput laut di Desa Binusan ini pastinya adalah untuk menambah penghasilan warga dengan cara memanfaatkan sumber daya di desa yang melimpah. Disini kami berupaya memberikan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat agar dapat mengembangkan potensi daerah yang dimiliki”, ujar Ketua mahasiswa KKN, Attina Dewi Puspita.

Pelatihan diawali dengan presentasi mengenai pengolahan rumput laut menjadi cendol dan olahan keripik ikan yang diberikan oleh mahasiswa KKN, sekaligus salah satu owner fisheachips yang berpusat di Rembang, yakni Nabil Fawwaz.

“Sebenarnya di Desa Binusan ini memiliki kekayaaan laut yang melimpah salah satunya rumput laut dan hasil tangkapan ikan. Akan tetapi, mayoritas dari masyarakat Binusan belum memiliki keterampilan yang cukup untuk mengolah kekayaan tersebut. Tidak hanya itu, saya juga memotivasi mereka agar mampu mengembangkan berbagai olahan yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi”, ujarnya.

Setelah presentasi, kemudian dilanjutkan dengan proses praktek pengolahan rumput laut menjadi cendol dihadapan peserta pelatihan.

Pelatihan olahan rumput laut dan keripik ikan yang telah dijalankan oleh kelompok KKN DM UB mendapat apresiasi dari Ibu Nurdiana selaku PPL Perikanan desa Binusan.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, peserta dari ibu-ibu PKK pun juga sangat antusias. Ibaratnya banyak sekali ibu-ibu disini punya cetakan cendol tapi tidak pernah digunakan karena mereka taunya cendol dari tepung beras. Bahkan tadi ibu-ibu meminta rumput laut sisa pelatihan untuk digunakan praktik langsung dirumah usai dilaksanakan pelatihan pengolahan tadi agar langsung mampu praktik lagi di rumah”, ucapnya.

Selain pengembangan hasil laut di Desa Binusan, 4 mahasiswa yang terdiri dari Attina Dewi (FTP), Dian Nilam (FISIP), Nabil Fawwaz (FPIK), Stevano Yosua (FIB) juga menjalankan program unggulan lain yang dilaksanakan melalui Doktor Mengabdi LPPM UB. Kegiatannya seperti Penanaman Togas dan sayuran, pelatihan BUMDES, potensi agrowisata mangrove, serta pelatihan penyusunan proposal dan laporan kegiatan.

“Besar harapan kami agar semangat dari warga Binusan tidak berhenti sampai disini. Oleh karena itu, tadi kami juga selipkan pelatihan olahan keripik ikan dan memberi motivasi untuk berinovasi sesuai dengan visi dan misi UB sebagai World Entepreneur University”, tambah Attina.

Penulis : Stevano dari Mahasiswa KKN Universitas Brawijaya
Editor : RDJ

SINKRONISASI DATA KABUPATEN NUNUKAN DALAM ANGKA 2018 OLEH BPS NUNUKAN

SINKRONISASI DATA KABUPATEN NUNUKAN DALAM ANGKA 2018 OLEH BPS NUNUKAN

News Update – Sebagai tindak lanjut dari koordinasi dan pengumpulan data di pemerintah daerah dan instansi vertikal, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan membuat Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Sinkronisasi Data Kabupaten Nunukan Dalam Angka 2018”. Kegiatan FGD yang dilaksanakan di Ruang VIP lantai VI Kantor Bupati Nunukan, dibuka secara resmi oleh Serfianus selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan. (2/8)

Kepala BPS Nunukan Agung Nugroh dalam sambutannya menyampaikan, “pertemuan FGD yang kami lakukan merupakan yang ke-3 kalinya digelar selama saya menjabat menjadi Kepala BPS Nunukan dan ternyata imbasnya sangat postif untuk perbaikan data. Data yang kita sajikan tiap tahunnya ada perbaikan.” Perbaikan yang terjadi dapat dilihat dari informasi yang Up to date, baik dari segi kualitas dan kuantitasnya.

“Perlu adanya persamaan presepsi data, tentang konsep, dan definisi data tersebut sehingga kita bisa membandingkan data dari BPS dan data dari SKPD tersebut,” imbuh Agung.

Sementara, dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Serfianus mengatakan bahwa, “mengingat pentingnya data-data yang dirilis, maka perlunya sinkronisasi dari seluruh aspek. Forum diskusi seperti ini dibutuhkan agar konten dalam publikasi tersebut lengkap, failid, serta dapat dipertanggungjawabkan.” Bupati berharap FGD ini dapat menciptakan koordinasi dan sinkronisasi data di seluruh Kabupaten Nunukan.

Sebelum mengakhiri sambutan, Serfianus menambahkan pesannya secara pribadi. “Ketika data ini sudah keluar tidak ada lagi kita komplen. Jadi saya minta kepada seluruh SKPD dan vertikal mengecek data-data yang ada. Misalnya masalah perikanan, harus dicek betul-betul sesuai data BPS dan data dinas sendiri agar data yang akan dipublikasi sama nantinya. Jangan sampai setelah data dipublikasi malah ribut karena data tidak sesuai dengan data yang ada di dinas”, ingatnya. (HBM/editor : RDJ)

SOSIALISASI LAYANAN PUBLIK DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DARI BAKAMLA RI DI SEBATIK

SOSIALISASI LAYANAN PUBLIK DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DARI BAKAMLA RI DI SEBATIK

News Update – Kehadiran Badan Keamanan Laut Republik Indonesia ( Bakamla RI) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan hari ini (1/8) dalam rangka Sosialisasi Layanan Publik dan Pelestarian Lingkungan. Sebagai badan yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, Bakamla tentu peduli akan kelestarian lingkungan terutama di sekitar perairan dan pesisir pantai.

Mengusung tema “Bakamla RI bertekad tingkatkan layanan publik terhadap masyarakat pesisir serta lestarikan lingkungan hidup”, kegiatan sosialisasi tersebut akan disertai dengan penanaman bibit mangrove yang digelar di Desa Bukit Aru Indah.

Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel laut (KH) Toni Syaiful dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Nunukan, rekan-rekan TNI/Polri, para pelajar hingga masyarakat yang terlibat dan banyak membantu.

“Saya ingin mengajak masyarakat untuk memperhatikan lingkungan terutama terutama masyarakat yang hidup di dekat perairan laut. Kegiatan penanaman bibit mangrove ini saya anggap sebagai sejarah. Kita mungkin tidak bisa menikmati hutan mangrove yang kita tanam hari ini, tapi anak cucu kita yang nantinya akan merasakan hasilnya,” ujar Kolonel Laut (KH) Toni.

Dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Nununukan, Serfianus juga anggota DPRD Kabupaten Nunukan Burhanuddin, dan perwakilan FKPD, Camat Sebatik Timur, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Nunukan mengharapkan dengan kehadiran Bakamla RI, sesuai dengan misinya yakni mewujudkan keamanan maritim nasional dan internasional, mampu menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia.

“Terkait penanaman mangrove hari ini, saya mengajak kepada kita semua untuk bisa mengelola sumber daya alam secara bijak. Seperti mangrove yang memiliki banyak manfaat dan bisa mengurangi erosi pantai. Maka ekosistem mangrove harus dikelola secara berkelanjutan,” ucap Serfianus.

Kemudian dilanjutkan dengan paparan oleh Joned selaku Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan tentang menjaga kelestarian laut. Acara ditutup dengan penanaman bibit mangrove oleh tamu dan peserta yang hadir disertai foto bersama. (RDJ/Foto : SI)

KEMENTRIAN AGAMA NUNUKAN MENGGELAR MANASSIK HAJI MASSAL 2018 DALAM MEMPEROLEH HAJI YANG MABRUR

KEMENTRIAN AGAMA NUNUKAN MENGGELAR MANASSIK HAJI MASSAL 2018 DALAM MEMPEROLEH HAJI YANG MABRUR

News Update : Bertempat di Islamic Center Hidayaturrahman di adakan kegiatan manasik haji massal tingkat kabupaten nunukan tahun 2018, kegiatan ini di laksanakan dari tanggal 29 juli hingga 03 agustus 2018 yang bertempat di hotel aniar sebatik timur dan di masjid Hidayarurrahman islamic center Nunukan. Rabu 01/08/18

Maksud dan tujuan di adakannya manasik haji massal ini adalah untuk memberikan bimbingan dan pemahaman kepada calon jemaah haji tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang benar, sesuai dengan tuntunan syariat islam guna memperoleh haji yang mabrur. Selain itu kegiatan manasik haji ini untuk memberikan bekal pengetahuan manasik kepada calon jamaah haji kabupaten nunukan, agar mereka dapat mandiri dalam beribadah dan mematuhi segala aturan, baik yang berlaku di tanah air maupun di tanah suci Makkah dan Madinah.

Peserta Manasik Haji massal 2018 kabupaten Nunukan berjumlah 113 orang yang terdiri kecamatan Nunukan, kecamatan Nunukan selatan, sei menggaris dan kecamatan Lumbis sebanyak 54 oorang. Kecamatan Sebatik, Sebatik barat, Sebatik Timur, Utara dan tengah sebanyak 59 orang maka jumlah keseluruhannya 113 orang.

Dalam kesempatan ini Staf Ahli Bidang Hukum Dan Pemerintahan Drs. H. Taufiqurrahman, M. Si dalam sambutannya berpesan “saya sampaikan kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Nunukan tahun 2018 untuk selalu menjaga kondisi kesehatannya dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt, dengan cara memperbanyak ibadah kepada Allah Swt”.

Sumber : #diskominfotik_nnk
Penulis : SNI

MENCEGAH PERNIKAHAN DINI KEMENTRIAN AGAMA GELAR SOSIALISASI

MENCEGAH PERNIKAHAN DINI KEMENTRIAN AGAMA GELAR SOSIALISASI

NEWS UPDATE : Hari ini selasa 31/07 yang bertempat di Aula Mesjid Islamic Center Hidayahturrahman Kementrian Agama menggelar Sosialisasi Bimbingan perkawinan Pra Nikah remaja usia nikah di lingkungan kantor kementrian agama kabupaten nunukan dengan tema “MENIKAH DI USIA MUDA BANYAK PROBLEMA”

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa menikah di usia muda memiliki potensi yang lebih besar untuk gagal (cerai) karena ketidaksiapan mental dalam menghadapi dinamika rumah tangga dan tanggung jawab atas peran masing-masing, seperti mengurus, mengatur rumah tangga, mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga serta mengasuh dan mendidik anak.

Untuk itu perlu bimbingan pemerintah dalam hal mencegah, menghidupkan peran orang tua dan lingkungan untuk memberikan pengetahuan pra Nikah khususnya bagi adik-adik remaja yang masih berstatus sebagai pelajar mulai dari tingkat SLTP, SLTA hingga Mahasiswa.

Melalui bimbingan ini, nantinya kita berharap pemerintah daerah dan kementrian agama kabupaten nunukan sepakat bahwa di perlukan gerakan bersama dari semua pihak baik dari tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk lebih menguatkan tujuan bimbingan pra nikah sebagai gerbang utama dalam membangun keluarga. Karena memang menikah butuh banyak persiapan, tidak cukup hanya sekedar keinginan. Sambutan Staf Ahli bidang Ekonomi Dan Pembangunan Ir. Yophie Frederik Wowor

Sumber : #diskominfotik_nnk
Penulis : SNI

KAPOLDA KALIMANTAN UTARA TINDAK TEGAS PEREDARAN NARKOTIKA DI WILAYAH PERBATASAN

KAPOLDA KALIMANTAN UTARA TINDAK TEGAS PEREDARAN NARKOTIKA DI WILAYAH PERBATASAN

News Update – Konferensi Pers yg di gelar di Aula Polres Nunukan rabu (1/8) , Kapolda kalimantan utara Brigjen Pol Indrajit menghimbau kepada anggota polres Nunukan agar menindak tegas perderan narkotika di wilayah nunukan yg berbatasan langsung dengan tawau Malaysia.

Saya sudah berkomunikasi langsung dengan kapolres agar pelaku – pelaku Narkoba yang
melawan tindak tegas kalau perlu tembak mati.

Adapun hukuman yang diberikan kepada pelaku penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 9 kg ini agar di hukum seumur hidup atau hukuman mati sebab ini semua merusak bangsa ungkap Brigjen Pol Indrajit Kapolda kalimantan utara.

Dalam kesempatan itu juga KAKANWIL Bea dan Cukai Agus Sudarmadi menjelaskan bahwa semua yang berdatangan dari wilayah malaysia tidak boleh melalui jalur tikus tetapi harus melalui jalur resmi selain itu adapun alat bea dan cukai sudah canggih sehinggah bisa mendeteksi semua barang bawaan, mau di simpan dimanapun pasti akan
terungkap.

Kepala BNNP Brigjend Erry Nursatari juga menegaskan agar pengedaran gelap narkotika di wilayah perbatasan ini harus di tindak tegas. (ATY)

KESBANGPOL PROVINSI KALTARA GELAR SOSIALISASI PENYULUHAN PENGENDALIAN KEAMANAN DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN

KESBANGPOL PROVINSI KALTARA GELAR SOSIALISASI PENYULUHAN PENGENDALIAN KEAMANAN DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN

News Update – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Utara gelar kegiatan Sosialisasi Penyuluhan Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Iingkungan dengan tema “peran aktif masyarakat dalam upaya deteksi dini dan cegah dini potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan diKabupaten Nunukan yang berlangsung di Ballroom Hotel Laura pada rabu pagi (1/8).

Zainuddin juga mengharapkan “semoga kegiatan sosialisasi yang berlangsung tidak hanya sekedar bertemu tatap muka. Akan tetapi, bisa meningkatkan peran aktif masyarakat sesuai peran yang telah ditetapkan. Peserta juga tetap mengikuti acara ini hingga selesai.” tutup Zainuddin selaku ketua panitia.

Dalam sambutannya, Gubernur kalimantan utara mengatakan “permasalahan maupun kerawanan yang sering terjadi dilingkungan masyarakat saat ini adalah narkoba. Peredaran narkoba yang msuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil yang tak tampak oleh petugas.” ucapnya.
Untuk itu, sudah sewajarnya kita bersama-sama saling mengawasi lingkungan agar senantiasa aman dan kondusif. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh elemen-elemen dimasyarakat, kepada RT/RW untuk menjaga keamanan bagi masyarakat.” tutup Gubernur Kaltara dalam hal ini diwakili oleh Serfianus selaku Sekda Kabupaten Nunukan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi penyuluhan yang berlangsung.

Melalui slide power point, Kepala Kesbangpol Provinsi Kaltara pada kesempatan ini juga memaparkan materi yang berkaitan dengan permasalahan kewaspadaan dini di daerah sehingga perlu penguatan kewaspadaan melalui pedoman yang tegas dan jelas. “terkait tugas dan tanggung jawab kewaspadaan dini di daerah telah dilakukan melalui koordinasi dan sinergitas tim kewaspadaan dini pemda dengan pengemban fungsi intelejen negara.” tegas Basiran.

Brigjend Pol Drs. Ery Nursatari selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltara memaparkan mengenai peredaran Narkoba dikalimantan utara. Bahkan salah satu korban penyalahgunaan narkoba adalah anak-anak yang berusia 8 tahun. “Mengapa banyak terjadi penyalahgunaan narkoba? itu karena kurangnya peran dan keberanian masyarakat sekitar untuk melaporkan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.” ungkapnya. (HM)

SINERGI OPERASI DI BATAS NEGERI MENGGAGALKAN DUA PENYELUNDUPAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 9.226 GRAM SERTA 8 ORANG TERSANGKA

SINERGI OPERASI DI BATAS NEGERI MENGGAGALKAN DUA PENYELUNDUPAN BARANG BUKTI SABU SEBERAT 9.226 GRAM SERTA 8 ORANG TERSANGKA

News Update – Unsur Kepolisian serta bea dan cukai dan penegak hukum lainnya Melakukan konfrensi pers penyelendupan sabu seberat 9.226 gram, di Aula polres Nunukan Rabu (1/8).

Wilayah Nunukan merupakan daerah dengan kerawanan tinggi pemasukan ilegal narkotika jenis sabu salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan task Force.
atau gugus tugas terutama antara unsur Kepolisian serta bea dan cukai dan penegak hukum lainnya untuk memerangi peredaran gelap narkotika Sinergi tersebut kembali membuahkan hasil ketika operasi gabungan yang digelar sejak awal Juli 2018 berujung pada digagalkan nya dua penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan internasional pada hari Jumat dan sabtu (27-28/07/2018) pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Kapolda Kalimantan Utara, Brigjen Pol Indrajit menjelaskan bahwa pengungkapan dua penyelundupan sabu tersebut merupakan pengembangan kasus narkotika yang di lakukan oleh polres Nunukan serta bea dan cukai Nunukan ada awal juli 2018.
Pada hari jumat 27 juli 2018 sekitar pukul 15.00 Wita petugas mencurigai sebuah tas koper yg di bawah penumpang kapal Mid East dari tawau, Malaysia. Berdasarkan pemeriksaan petugas gabungan serta dibantu oleh unit K-9 Sabhara Polres Nunukan ditangkap seorang tersangka berinisial Jum, Laki-laki (21 Tahun) yang berasal dari daerah Sulawesi Barat dengan barang bukti berupa 100 gram sabu” ungkapnya.

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2018 sekitar pukul 11.00 Wita petugas joint Operation bea dan cukai dan kepolisian kembali berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dengan berat kurang lebih 9 kg yang dibawa oleh seorang penumpang kapal dari pelabuhan bambangan yang berinisial AR laki-laki 27 tahun yang merupakan pekerjaan buruh bangunan di tawau Malaysia.

Pengembangan kasus di wilayah Sulawesi tersebut berhasil mengamankan 5 orang anggota jaringan dan 1 orang pengendali jaringan yang berada di Lapas Tenggarong Kutai Kartanegara sehingga atas penyelundupan 9 kg sabu tersebut telah diamankan sejumlah tujuh orang dan dilakukan proses penyidikan oleh Polres Nunukan. (ATY)

50 Bayi dan Balita ikuti Lomba Bayi dan Balita Sehat se Kecamatan Nunukan Selatan

50 Bayi dan Balita ikuti Lomba Bayi dan Balita Sehat se Kecamatan Nunukan Selatan

50 orang peserta yang terdiri 25 Bayi dan 25 Balita, telah mengikuti Lomba Bayi Dan Balita Sehat Tingkat Kecamatan Nunukan Selatan. Acara Lomba berlangsung tadi pagi hari Selasa (31/7/2018) bertempat di Aula Gedung Gadis 1, Jalan Ujang Desa Sedadap Nunukan Selatan.

Acara yang berlangsung mulai jam 9.00 wita itu dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Nunukan Selatan, Nanang mewakili Camat. Hadir Dan juga memberikan sambutan Kepala Puskesmas Sedadap Kecamatan Nunukan Selatan dr. Rakhmawati.

Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas ini memberi pesan kepada para orang tua yang mengikuti lomba terse but.

“Masa tumbuh Balita adalah masa kritis dalam fase kehidupan manusia. Maka masa tumbuh Balita harus menjadi perhatian utama orang tua terutama Ibu. Orang tua terutama Ibu harus rajin ke Posyandu untuk mengontrol pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya, tidak boleh lengah sedikitpun”, pesan dokter yang baru dilantik ini sebulan yang lalu.

Dalam sambutannya Camat Nunukan Selatan sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan berpesan agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala dan rutin. Agar generasi bangsa sehat jasmani maupun rohaninya, selanjutnya mampu mengukir prestasi di masa yang akan datang.

Adapun yang menjadi unsur penilaian dalam Lomba Bayi Dan Balita Sehat ini antara lain adalah :
1. Status Ibu (meliputi pendidikan, pekerjaan dan umur saat kelahiran pertama),
2. Perilaku sehat (meliputi status imunisasi sesuai umur, penolong persalinan, tempat persalinan, pemberian MP ASI dan buku KIA/KMS)
3. Pemberian Giri (meliputi BB lahir, longest kepala, BB saat ini, pemberian lapsing vitamin A Dan pemberian ASI eksklusif),
4. Pemeriksaan Didik (meliputi Gigi dan mulut, rambut, jari tangan Dan kuku, kulit, pendengaran, penglihatan, pernafasan dan anggota gerak),
5. Perkembangan.

Dewan juri lomba ini diketuai oleh dr. Evi Maryani, dan berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan.

Dari hasil penilaian Dewan Juri, maka yang berhak menjadi juara adalah sebagai berikut :
Untuk Kategori Bayi :
Juara 1 : Askayla
Juara 2 : Gibran Maulana
Juara 3 : Faizan

Untuk Kategori Balita :
Juara 1 : Aisyah
Juara 2 : Dian Safira
Juara 3 : Hawa Anindya Izzati.

(DiskominfotikNNK:Deka|foto:Wahyu)