KESBANGPOL PROVINSI KALTARA GELAR SOSIALISASI PENYULUHAN PENGENDALIAN KEAMANAN DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN

KESBANGPOL PROVINSI KALTARA GELAR SOSIALISASI PENYULUHAN PENGENDALIAN KEAMANAN DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN

News Update – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Utara gelar kegiatan Sosialisasi Penyuluhan Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Iingkungan dengan tema “peran aktif masyarakat dalam upaya deteksi dini dan cegah dini potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan diKabupaten Nunukan yang berlangsung di Ballroom Hotel Laura pada rabu pagi (1/8).

Zainuddin juga mengharapkan “semoga kegiatan sosialisasi yang berlangsung tidak hanya sekedar bertemu tatap muka. Akan tetapi, bisa meningkatkan peran aktif masyarakat sesuai peran yang telah ditetapkan. Peserta juga tetap mengikuti acara ini hingga selesai.” tutup Zainuddin selaku ketua panitia.

Dalam sambutannya, Gubernur kalimantan utara mengatakan “permasalahan maupun kerawanan yang sering terjadi dilingkungan masyarakat saat ini adalah narkoba. Peredaran narkoba yang msuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil yang tak tampak oleh petugas.” ucapnya.
Untuk itu, sudah sewajarnya kita bersama-sama saling mengawasi lingkungan agar senantiasa aman dan kondusif. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh elemen-elemen dimasyarakat, kepada RT/RW untuk menjaga keamanan bagi masyarakat.” tutup Gubernur Kaltara dalam hal ini diwakili oleh Serfianus selaku Sekda Kabupaten Nunukan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi penyuluhan yang berlangsung.

Melalui slide power point, Kepala Kesbangpol Provinsi Kaltara pada kesempatan ini juga memaparkan materi yang berkaitan dengan permasalahan kewaspadaan dini di daerah sehingga perlu penguatan kewaspadaan melalui pedoman yang tegas dan jelas. “terkait tugas dan tanggung jawab kewaspadaan dini di daerah telah dilakukan melalui koordinasi dan sinergitas tim kewaspadaan dini pemda dengan pengemban fungsi intelejen negara.” tegas Basiran.

Brigjend Pol Drs. Ery Nursatari selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltara memaparkan mengenai peredaran Narkoba dikalimantan utara. Bahkan salah satu korban penyalahgunaan narkoba adalah anak-anak yang berusia 8 tahun. “Mengapa banyak terjadi penyalahgunaan narkoba? itu karena kurangnya peran dan keberanian masyarakat sekitar untuk melaporkan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.” ungkapnya. (HM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *