Mahasiswa KKN Tematik DM UB Tingkatkan Ekonomi Desa Binusan Melalui Pelatihan Olahan Rumput Laut

Mahasiswa KKN Tematik DM UB Tingkatkan Ekonomi Desa Binusan Melalui Pelatihan Olahan Rumput Laut

Mahasiswa KKN Tematik DM Universitas Brawijaya meningkatkan perekonomian melalui pelatihan olahan rumput laut. 4 (empat) mahasiswa KKN dari Universitas Brawijaya, Malang tersebut mengadakan pelatihan rumput laut dan keripik ikan pada Rabu kemarin di Desa Binusan Kecamatan Nunukan. (1/8).

Di desa yang terkenal dengan potensi sumber daya kelautannya, beberapa program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dijalankan dalam upaya meningkatkan ketahanan ekonomi di wilayah perbatasan. Pelatihan ini dilaksanakan di Lumbung Desa dan diikuti oleh anggota PKK Desa Binusan, perangkat desa dan kecamatan, serta tokoh masyarakat yang menangani bidang perikanan dan kelautan.

“ Fokus untuk pelatihan rumput laut di Desa Binusan ini pastinya adalah untuk menambah penghasilan warga dengan cara memanfaatkan sumber daya di desa yang melimpah. Disini kami berupaya memberikan edukasi dan pelatihan bagi masyarakat agar dapat mengembangkan potensi daerah yang dimiliki”, ujar Ketua mahasiswa KKN, Attina Dewi Puspita.

Pelatihan diawali dengan presentasi mengenai pengolahan rumput laut menjadi cendol dan olahan keripik ikan yang diberikan oleh mahasiswa KKN, sekaligus salah satu owner fisheachips yang berpusat di Rembang, yakni Nabil Fawwaz.

“Sebenarnya di Desa Binusan ini memiliki kekayaaan laut yang melimpah salah satunya rumput laut dan hasil tangkapan ikan. Akan tetapi, mayoritas dari masyarakat Binusan belum memiliki keterampilan yang cukup untuk mengolah kekayaan tersebut. Tidak hanya itu, saya juga memotivasi mereka agar mampu mengembangkan berbagai olahan yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi”, ujarnya.

Setelah presentasi, kemudian dilanjutkan dengan proses praktek pengolahan rumput laut menjadi cendol dihadapan peserta pelatihan.

Pelatihan olahan rumput laut dan keripik ikan yang telah dijalankan oleh kelompok KKN DM UB mendapat apresiasi dari Ibu Nurdiana selaku PPL Perikanan desa Binusan.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, peserta dari ibu-ibu PKK pun juga sangat antusias. Ibaratnya banyak sekali ibu-ibu disini punya cetakan cendol tapi tidak pernah digunakan karena mereka taunya cendol dari tepung beras. Bahkan tadi ibu-ibu meminta rumput laut sisa pelatihan untuk digunakan praktik langsung dirumah usai dilaksanakan pelatihan pengolahan tadi agar langsung mampu praktik lagi di rumah”, ucapnya.

Selain pengembangan hasil laut di Desa Binusan, 4 mahasiswa yang terdiri dari Attina Dewi (FTP), Dian Nilam (FISIP), Nabil Fawwaz (FPIK), Stevano Yosua (FIB) juga menjalankan program unggulan lain yang dilaksanakan melalui Doktor Mengabdi LPPM UB. Kegiatannya seperti Penanaman Togas dan sayuran, pelatihan BUMDES, potensi agrowisata mangrove, serta pelatihan penyusunan proposal dan laporan kegiatan.

“Besar harapan kami agar semangat dari warga Binusan tidak berhenti sampai disini. Oleh karena itu, tadi kami juga selipkan pelatihan olahan keripik ikan dan memberi motivasi untuk berinovasi sesuai dengan visi dan misi UB sebagai World Entepreneur University”, tambah Attina.

Penulis : Stevano dari Mahasiswa KKN Universitas Brawijaya
Editor : RDJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *