IMIGRASI NUNUKAN GELAR RAPAT TIMPORA UNTUK PENGUATAN PERAN INTELIJEN

IMIGRASI NUNUKAN GELAR RAPAT TIMPORA UNTUK PENGUATAN PERAN INTELIJEN

Satuan Kerja di Wilayah Kerja Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan menggelar rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) untuk penguatan peran intelijen yang bertempat di Lt. II Ruang Rapat Kantor Imigrasi Nunukan pada Selasa (29/10). Rapat yang berlangsung dihadiri oleh unsur Vertikal, Pemerintah Daerah beserta jajarannya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPU Nunukan Hanton Hazali mengungkapkan “Kabupaten Nunukan adalah pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia sehingga perlintasan mudah dilalui oleh warga asing. Terkait dengan isu tentang perlintasan, kita ketahui bersama bahwa perlintasan yang dipantau hanya perlintasan yang resmi saja, bagaimana dengan jalur yang tidak resmi, jarang sekali terpantau”. tegasnya.

“Tim Pengawasan Orang Asing dalam aturan pemantauan tersebut, Pemerintah Daerah sudah melakukan pemantauan. Sejauh ini, belum ada yang melapor, tak terlepas dari itu kita sebagai warga indonesia harus bertanggung jawab atas bangsa kita dengan cara bekerjasama secara efektif”. terang Joko Santosa.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerja dan Transmigrasi Abdul Munir mengatakan “kegiatan timpora ini dilaksanakan di perusahaan saja. Karena, hingga sekarang ini hanya ada 8 (delapan) warga asing yang bekerja di perusahaan. Perusahaan juga tidak sembarang merekrut karyawan, mereka juga mengutamakan data calon karyawan yakni pendidikan (ijazah)”. ucapnya. Rapat diakhiri dengan foto bersama dan makan siang bersama.

BUPATI NUNUKAN RESMIKAN WISATA MANGROVE DI DESA SETABU SEBATIK BARAT

BUPATI NUNUKAN RESMIKAN WISATA MANGROVE DI DESA SETABU SEBATIK BARAT

Usai laksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid beserta rombongan bergeser ke Desa Setabu untuk meresmikan salah satu destinasi terbaru yaitu Wisata Mangrove pada Senin (28/10).

Kedatangan Bupati Nunukan disambut dengan hangat oleh masyarakat Desa Setabu. Bupati Nunukan mengawali sambutan dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan wisata mangrove. “beberapa sudah banyak memanfaatkan ekowisata hutan mangrove karena sangat berpotensi sebagai tempat berpariwisata di pinggir pantai”. ungkap Laura.

Kabupaten Nunukan memiliki banyak potensi sebagai destinasi wisata yang kedepannya dapat dikembangkan dengan baik sehingga menjadi destinasi wisata bagi masyarakat luar.

PERINGATI SUMPAH PEMUDA, BUPATI NUNUKAN SAKSIKAN LANGSUNG PEMBENTANGAN BENDERA MERAH PUTIH UKURAN 25 X 65 METER DI PATOK 15 PERBATASAN RI-MALAYSIA

PERINGATI SUMPAH PEMUDA, BUPATI NUNUKAN SAKSIKAN LANGSUNG PEMBENTANGAN BENDERA MERAH PUTIH UKURAN 25 X 65 METER DI PATOK 15 PERBATASAN RI-MALAYSIA

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Pembentangan Bendera Merah Putih yang berukuran 25 X 65 meter berlangsung khidmat walaupun peserta diguyur hujan. Pelaksanaan upacara berlangsung di Patok 15 Perbatasan RI-Malaysia Desa Bambangan, Sebatik Barat Kaltara pada Senin (28/10).

Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan bertindak sebagai Inspektur Upacara ditandai dengan pengibaran bendera raksasa yang berukuran 25 X 65 meter. Ini Pengibaran yang ketiga kalinya dan ini yang lebih besar dan lebih menantang.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan mengatakan “saya mewakili Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi dan bangga terhadap peserta upacara yang antusias mengikuti upacara yang berlangsung walaupun hujan menerpa, melewati medan yang sangat menantang menuju patok 15 ini. Terlihat jelas bahwa walaupun kita tinggal dan mengabdi diperbatasan, akan tetapi semangat kita tak terbatas”. tutur Laura.

Senada dengan itu, Dedi Sugianto juga mengatakan “pengibaran bendera merah putih itu untuk mengingatkan generasi muda agar terus menjaga keutuhan NKRI tanpa batas”.pungkasnya selaku Koordinator Pengibaran Bendera.

Menurut Dedi, ada tujuh personel yang terlibat dalam tim pengibar bendera diantaranya adalah Komandan Pos Pamtas RI-Malaysia dari Yonif 600/mdg, SAR Committe, Bhabinkamtibmas, Pramuka, Damkar dan Yonif V Marinir TNI AL Surabaya.

SEKRETARIS DAERAH SERAHKAN PIALA BERGILIR KEPADA PEMENANG KOMPETISI SENAM YAMETO KHAS NUNUKAN

SEKRETARIS DAERAH SERAHKAN PIALA BERGILIR KEPADA PEMENANG KOMPETISI SENAM YAMETO KHAS NUNUKAN

Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Nunukan yang ke-20 tahun, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Nunukan mengadakan Senam Kolosal, Senam Rakyat Perbatasan Khas Nunukan yaitu Senam Yameto sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan hadiah pemenang lomba yameto yang bertempat di Paras Perbatasan Jl. Lingkar Nunukan pada Minggu pagi (27/10).

Pelaksanaan Senam Kolosal Yamu Ame Tonge (Yameto) sebagai acara pembuka yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus bersama Istri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Amin, unsur Forkopimda serta siswa-siswi dan masyarakat nunukan yang sempat hadir.

Bupati Nunukan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan lomba senam yameto hingga selesai. “Sukses terus, semoga dengan terselenggaranya lomba ini dapat semakin mendorong masyarakat nunukan untuk berupaya selalu menjaga kesehatan dengan membudayakan pola hidup sehat”. Katanya. Dalam hal ini disampaikan oleh Serfianus.

“Hal yang terpenting adalah harus meningkatkan pola hidup sehat dengan melakukan aktivitas olahraga dan akan meningkatkan kualitas hidup kita. Karena ada pepatah mengatakan “mensana in korpore sano, didalam tubuh yang sehat, ada jiwa yang kuat.” tutup Serfianus dengan pantun.

Senam Yameto khas Nunukan yang baru saja launching pada 13 Oktober dan kemudian dilombakan pada 18-23 oktober 2019 dengan kategori SD, SMP dan Umum di Paras Perbatasan. Masyarakat Nunukan tidak asing lagi dengan senam yameto tersebut. Usai sambutan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba senam yameto dan foto bersama.

AGEN KLARIFIKASI TERKAIT KELANGKAAN DAN KENAIKAN HARGA PENJUALAN GAS ELPIJI 3 KG DI NUNUKAN

AGEN KLARIFIKASI TERKAIT KELANGKAAN DAN KENAIKAN HARGA PENJUALAN GAS ELPIJI 3 KG DI NUNUKAN

Atas beredarnya isu terkait kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji 3 kg, beberapa agen mengklarifikasi bahwa hal tersebut tidak benar adanya. Mengetahui isu tersebut, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang bersama beberapa pejabat turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan pada Kamis siang (24/10).

Isu tentang kelangkaan dan kenaikan gas elpiji 3 kg, dibantah oleh beberapa agen. ” Tidak ada kelangkaan dan juga kenaikan harga gas elpiji 3 kg. Kami menjual dengan harga sama seperti agen lainnya”. ucap salah satu agen.

Hasil dari pemantauan yang dilakukan hari ini ialah beberapa agen membantah atas penjualan gas elpiji 3 kg yang melonjak tinggi dari harga sebelumnya.

KUNJUNGAN KERJA WAASTER KASAD DI KABUPATEN NUNUKAN

KUNJUNGAN KERJA WAASTER KASAD DI KABUPATEN NUNUKAN

Ketibaan Waaster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S. I. P beserta Tim di Bandara Nunukan

Pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 2019 pukul 11.40 wita di Bandara Nunukan Jl. Arif Rahman Hakim Kec Nunukan Kab Nunukan Prov Kaltara telah tiba Waaster Kasad dan rombongan dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja diwilayah Kodim 0911/Nnk dengan agenda *Wasmonev Mengajar Satgas Pamtas RI-Malaysia di Wilayah Kodim 0911/Nnk*

Berikut nama-nama rombongan :
1. Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo (Waaster Kasad)
2. Letkol Czi Abdillah Arif
3. Mayor Inf Cening Sudiantaya
4. Letkol Inf Samujiyo (Waaster Kodam VI/Mlw)
5. Sertu Febri Herdiyanto (angt Ster kodam VI/Mlw)
6. Mayor Inf Sarjito (Wanter Korem 091/Asn)

Hadir dalam penyambutan diantaranya :
– Sekda Nnk Drs. Serfianus, S.IP., M.Si
– Dandim 0911/Nnk Letkol Czi Eko Pur Indriyanto
– Kapolres Nnk AKBP Teguh Triwantoro, S.I.K, MH
– Dansatgas Pamtas Yonif 600 R/MDG Mayor Inf Ronald Wahyudi, S.E.M.Tr (Han).
– Kasdim 0911/Nnk Mayor Inf Biringalo
– Palaksa Lanal Nnk Mayor Laut (E) Rony Yosafat
– Wadansatgas Pamtas Yonif 600 R/MDG Mayor Inf Ribut Yudho Aprianto
– Ka Kejaksaan Negeri Nnk F. Zulfahmi, SH
– Kepala Imigrasi Nnk Bpk. Hanton Hazali
– Kepala Pengadilan Nnk Candra Nurendra Adiyana, S.H, KN, M. Hum
– Kepala KPPBC TMP C Nnk Solafudin

Selanjutnya rombongan melaksanakan sholat di masjid Al Mujahidin, dan makan siang di waroeng makan Bamboe Kuning di jalan pelabuhan baru nunukan dan beristirahat di hotel New Fortuna.

BKKBN ADAKAN SOSIALISASI MATERI DAN MEDIA KIE PROGRAM PRIORITAS NASIONAL DI KABUPATEN NUNUKAN

BKKBN ADAKAN SOSIALISASI MATERI DAN MEDIA KIE PROGRAM PRIORITAS NASIONAL DI KABUPATEN NUNUKAN

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Timur mengadakan Sosialisasi Materi dan Media Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Program Prioritas Nasional di Kabupaten Nunukan dengan mengangkat tema “Cegah stunting melalui 1000 HPK dan Pengasuhan Anak Sedini Mungkin dimulai dari Keluarga dan Aktivitas dikelompok BKB”. Sosialisasi tersebut berlangsung di Hotel Marvel Nunukan pada Selasa pagi (22/10) dan dihadiri oleh Asisten Kesra, Koordinator Kependudukan KB dan Pembangunan Keluarga (KBPK) Provinsi Kaltara, Kepala DP3AP2KB serta Camat.

Koordinator Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KBPK) Provinsi Kaltara mengawali sambutan dengan yel-yel “Salam KB… 2 anak cukup bahagia sejahtera” dengan mengulang selama 3 kali. “Tahun 2045 anak-anak kita akan bersaing, oleh karena itu, kita harus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk menuju Indonesia emas. Namun, jika banyak anak gagal pada pertumbuhannya, maka perkembangannya sangat terbatas, baik dalam pemikiran dan pertumbuhan”. ungkap Rusman Effendy.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Nunukan dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Kesra Muhammad Amin sekaligus membuka acara sosialisasi mengatakan “saya bersama Pemerintah Daerah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang berkeadilan. Terima kasih dan apresiasi juga kepada BKKBN untuk melaksanakan acara cegah stunting. Semoga kedepannya, kita bisa bersinergi mencegah stunting”. pungkasnya.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan serah terima simbolis media KIE BKB KIT Stunting dalam rangka pembelajaran pola asuh balita dan Baduga cegah stunting melalui kelompok BKB Emas di Kampung KB dan diakhiri dengan foto bersama.

LOKAKARYA PROGRAM KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH) KABUPATEN NUNUKAN

LOKAKARYA PROGRAM KOTAKU (KOTA TANPA KUMUH) KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah salah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Arah kebijakan pembangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya adalah membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan memfasilitasi komunitas (berbasis komunitas). Program Kotaku akan menangani kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan turut berupaya mewujudkan program nasional tersebut dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Rasanya lokakarya ini dapat menjembatani dan mensinergikan komitmen dari berbagai pihak dalam mendorong dan menciptakan permukiman yang layak huni di Kabupaten Nunukan ini,” ungkap Bupati Nunukan yang membuka secara resmi lokakarya tersebut.

Seperti temanya “Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Kerja Pemda Mewujudkan Pemukiman Layak Huni”, Bupati Nunukan berharap dinas terkait bekerja sama dengan stake holder dapat bersinergi dalam penanganan kumuh.

“Adanya Program Kotaku ini akan sangat membantu di daerah. Dengan mewujudkan permukiman layak huni, peningkatan kualitas hidup masyarakat secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga dengan tujuan mulia ini dapat berjalan baik,” harapnya mengakhiri sambutan.

BERAGAM PRESTASI TERCAPAI JADI KADO TERINDAH DI USIA 20 TAHUN KABUPATEN NUNUKAN

BERAGAM PRESTASI TERCAPAI JADI KADO TERINDAH DI USIA 20 TAHUN KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Tepat genap 20 tahun, usia Kabupaten Nunukan hari ini (12/10). Wilayah di perbatasan NKRI yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini, terus berusaha maju dan berkembang demi kesejahteraan masyarakatnya.

Tampak keberagaman suku dan budaya tergambar pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Kabupaten Nunukan pagi tadi. Segenap unsur hadir dan turut berbahagia, mulai dari Forkopimda Nunukan, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kepala OPD, ASN, pelajar hingga tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Di usai ke-20 tahun ini, banyak penghargaan dan prestasi yang diraih yang tentunya membanggakan Kabupaten Nunukan. Soft Launching Paras Perbatasan yang juga diresmikan usai upacara berlangsung merupakan pencapaian sukses. Dengan bantuan dana CSR dari berbagai perusahaan di Kabupaten Nunukan tanpa menggunakan dana APBD, Paras Perbatasan berhasil dibangun dan diresmikan sebagai pusat kuliner dan kerajinan khas Nunukan dengan harapan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Bupati Nunukan juga meresmikan pemekaran 2 Kecamatan Baru yakni Kecamatan Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan pagi tadi, sehingga melengkapi Kabupaten Nunukan menjadi 21 Kecamatan. Selain itu, peresmian Rumah Sakit Pratama di Sebatik sebagai bentuk kepedulian akan kesehatan bagi masyarakat sehingga tidak perlu jauh untuk berobat. Dan kini sudah ada ambulance pesawat yang dikhususkan untuk masyarakat Krayan yang selama ini terkendala transportasi karena hanya bisa dijangkau melalui udara.

WORKSHOP EKSTRA KURIKULER SAINS DIGELAR DI TULIN ONSOI

WORKSHOP EKSTRA KURIKULER SAINS DIGELAR DI TULIN ONSOI

Kabar OPD – Beragam cara yang dilakukan oleh kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka meningkatkan prestasi sesiswa. Mulai dari aneka lomba berjenjang dari tingkat Kabupaten,Provinsi hingga Nasional juga beberapa kegiatan workshop untuk guru.

Saat ini workshop ekstrakurikuler Sains, digarap pada kecamatan Tulin Onsoi kabupaten Nunukan. Kegiatan ini merupakan
program DEREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN DASAR bekerja sama dengan disdikbud kab.nunukan. Adapun tujuan nya adalah mengarahkan kepala sekolah serta guru agar mampu merencanakan,melaksanakan dan mengevaluasi serta mengembangkan ekstrakulikuler sains di sekolah yang dikelolanya.

Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di SDN.003 Tulin onsoi mulai tgl. 9 s.d. 11 oktober 2019. Dengan peserta dari kepala sekolah SD kecamatan tulin onsoi dan sebuku, serta guru – guru pembina sains, IPA dan Matematika yang berjumlah 60 orang.

Sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Instruktur Nasional dan kabupaten. Instruktur dari kabupaten Nunukan adalah Abd.Wahid,S.Pd. juga kepala sekolah SD 005 Nunukan,dan didampingi oleh Kepala Sekolah SDN 003 Tulin onsoi Nikolaus ogel water, S.Pd.

Open Ceremoni pada Rabu (9/10) dibuka oleh kepala disdikbud kabupaten Nunukan yang diwakili oleh Hendri,S.Pd. Kasi.kelembagaan dan Manajemen Pendidikan disdikbud kab.nunukan.

“kita berupaya keras untuk terus meningkatkan prestasi siswa dimanapun berada. Tidak memandang wilayah dan tempat. Kesempatan berprestasi harus bisa diwujudkan oleh anak didik kita. Agar kelak mereka memiliki mental semangat kompetitif dan berdaya saing” ungkap Hendri pada pesan singkat nya.

Narasumber dari pusat yang hadir adalah Agus Firmanto, S. E (Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan),Dr. Lukita Ambarwati, S. Pd, M. Si (Fakultas MIPA, Universitas Negeri Jakarta) salah satu juri OSN SD 2019, serta Hamami Faisal, M. Pd (Guru Berprestasi perwakilan Propinsi Banten 2015) yang bertugas pada SDN 1 Sukadaya, kec. Cikulur, kab. Lebak, banten).

Acara yang direncanakan berjalan selama 3 hari ini tentunya akan mewujudkan para guru yang berkualitas untuk kemajuan ekstrakulikuler pada siswa nantinya. diharapkan juga para peserta dapat memberikan imbas dari hasil kegiatan ini pada rekan sejawat di sekolah masing – masing.

Dalam rangka HUT Kabupaten Nunukan ke – 20 DISPARPORA Kabupaten Nunukan mengadakanLomba Senam Rakyat Perbatasan Khas Nunukan

Dalam rangka HUT Kabupaten Nunukan ke – 20 DISPARPORA Kabupaten Nunukan mengadakanLomba Senam Rakyat Perbatasan Khas Nunukan

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT Ke-20 Kabupaten Nunukan Tahun 2019, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Nunukan mengadakan Lomba Senam Rakyat Perbatasan Khas Nunukan antar Sekolah, OPD, Komunitas dan seluruh masyarakat Nunukan.

Kompetisi senam khas Nunukan “Yameto” akan berlangsung pada 18 – 23 Oktober 2019 di Paras Perbatasan, Jl. Lingkar Nunukan. Setiap regu berjumlah 7 orang, 1 orang official dan 1 orang manajer tim. Biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000,- dengan mengisi formulir pendaftaran di Bidang Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Nunukan.

Launching Senam “Yameto” akan dilaksanakan pada 13 Oktober mendatang, sebagai pengenalan dan panduan calon peserta lomba Senam “Yameto”.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Ibu Rina (08115376313) / Pipit (081250468342).

TIM “PU UNITED FC” KEMBALI TAMPIL SEBAGAI JUARA

TIM “PU UNITED FC” KEMBALI TAMPIL SEBAGAI JUARA

News Update – Turnamen Sepak Bola Liga Nunukan TNI CUP III Tahun 2019 secara resmi ditutup oleh Komandan Lanal Nunukan yang berlangsung di Lapangan Stadion Sei. Bilal Nunukan pada Rabu sore (9/10). Acara penutupan turnamen sepak bola ini dihadiri oleh Bupati Nunukan, Komandan Kodim 0911 Nunukan, Komandan Lanal, Kapolres, Komandan Satgas Pamtas 600/MDG, unsur forkopimda, Ketua Askab PSSI, Ketua Koni serta masyarakat Kabupaten Nunukan yang datang menyaksikan langsung.

Dalam sambutannya, Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo, S.E,M.Tr.Hanla mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dan semoga dapat bergulir terus, bermain secara sportifitas. Komandan Lanal juga memberikan selamat kepada tim PSJ Kansas yang mendapatkan juara dan juga suport kepada tim yang belum mendapat juara.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan pelaksanaan pertandingan final oleh tim “Saliwu 88 FC” VS “PU UNITED FC”. Dua tim terbaik yang sampai pada partai final ini merupakan tim yang memiliki anggota tim yang terkenal sangat kuat. Setelah melaksanakan pertandingan yang menegangkan akhirnya tim PU United FC tampil sebagai juara dan mengalahkan tim Saliwu 88 FC. Lagi dan lagi tim ini merebut piala bergilir.

Acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada panitia pelaksana, penyerahan trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada The Best Player Liga Nunukan TNI CUP III tahun 2019, penyerahan trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada Top Score, Penyerahan medali, trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada tim PSJ Kansas sebagai juara III, tim Saliwu 88 FC sebagai juara II, tim PU United FC juara I, penyerahan piala bergilir Liga Nunukan TNI CUP III tahun 2019 dan foto bersama.