PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW KE 1441 OLEH PGRI NUNUKAN DI PARAS PERBATASAN

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW KE 1441 OLEH PGRI NUNUKAN DI PARAS PERBATASAN

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 juga di rayakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan, kegiatan yang di hadiri seluruh Guru Pulau Nunukan cukup berjalan dengan Hikmat. Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan PGRI Kabupaten Nunukan turut di Hadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Bapak Muhammad Amin, mewakil Buapti Nunukan. Kegiatan tersebut di fokuskan pada PARAS PERBATASAN NUNUKAN hari ini Rabu (13/11).

Panitia Pelaksana Peringatan Milad Milad PGRI Ke 74 Tahun Bapak Untung Sugianto mengatakan “Perayaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1441 ini salah satu rangkaian kegiatan yang telah di persiapkan dan di rencanakan oleh Panitia dan ada beberapa kegiatan lainya yang sudah berjalan sejak di awal November yang lalu, dan puncaknya nanti pada Upacara Hari PGRI ke 74. Kami berharap dengan beberapa agenda kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia merupakan ajang silatuhrahmi dengan guru-guru yang ada di Kabupaten Nunukan ini”.

Tercatat dalam sejarah kehidupan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya. Oleh karena itu, sesungguhnya maulid Nabi Muhammad SAW ini harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transpormasi diri atas kesalehan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercapta masyarakat madani (Civil Societ) yang merupakan bagian dari demokrasi, seperti Toleransi, transparansi, anti kekerasan, cinta lingkungan, pluralisme, keadilan sosial dan Humanisme.

Pada kesempatan yang baik Bupati Nunukan menyampaikan dalam sambutanya yang di bacakan Asisten 1 Sekretariat Daerah Nunukan bapak Muhammad Amin mengatakan “sudah saatnya bagi untuk mulai memahami dan memperingati maulid secara lebih mendalam dan fundamental, sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas sebagai hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir yang sarat dengan serangan ritual-ritual sakralistik simbol keselamatan semata, namun menjadikanya sebagai kelahiran sosok pemimpin”.

“Kepada Guru, agar kedepan dengan modal semangat keagamaan, semangat kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan dapat terus membangun Kabupaten Nunukan ini melalui peningkatan sumber daya manusia, sehingga daerah yang kita cintai ini dapat terus tumbuh maju dan berkembang”, Tambah Bupati Nunukan dalam sambutanya yang dibacakan Asisten 1 Muhammad Amin sekretariat daerah Nunukan.

BUPATI NUNUKAN PIMPIN APEL HARI KESEHATAN NASIONAL KE – 55 TAHUN 2019

BUPATI NUNUKAN PIMPIN APEL HARI KESEHATAN NASIONAL KE – 55 TAHUN 2019

Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan melaksanakan Apel Hari Kesehatan Nasional ke – 55 dengan mengusung tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul” berlangsung di Paras Perbatasan dan dipimpin oleh Bupati Nunukan pada Selasa (12/11). Kegiatan Apel Peringatan HKN ke – 55 dengan peserta seluruh Ikatan yang bergerak di bidang kesehatan mulai dari Tingkat Pelajar Hingga Ikatan Dokter Indonesia turut menjadi peserta.

Hj. Asmin Laura Hafid memimpin langsung Apel HKN ke – 55 menyampaikan Amanat Menteri Kesehatan yang mengatakan “Tema Hari Kesehatan Nasional kali ini menegaskan Arahan Presiden Indonesia, bahwa ada 2 (dua) isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas yaitu Stunting dan Jaminan Kesehatana Nasional. Sementara ada 2 isu kesehatan yang lainnya yang juga harus diatasi, yaitu tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri. Hal tersebut menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan”. ucapnya.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan untuk pembangunan SDM telah diraih dari kinerja Kabinet Lalu yang ditandai dengan adanya peningkatan indeks pembangunan manusia setiap tahun, dimana salah satu parameter yang di ukur adalah Usia Harapan Hidup. Namun, kita juga tidak dapat menutup mata terhadap berbagai permasalahan yang masih ada dalam proses pembangunan kesehatan di tanah air. Kita masih dihadapkan pada kompleks masalah stunting, jkn, serta penyediaan pelayanan kesehatan dasar”. tambah Hj. Asmin Laura Hafid.

Hj. Laura sapaan sehari-harinya juga menyampaikan harapan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto “melalui momentum Hari Kesehatan Nasional ini, marilah kita konsentrasikan segenap potensi kekuatan dan kebersamaan kita untuk menitik beratkan pembangunan generasi sehat yang dilandasi tekat untuk memajukan bangsa. Untuk itu saya berharap kita dapat bekerjasama dengan baik dalam melakukan upaya-upaya inovasi untuk percepatan pembangunan kesehatan tanpa menyalahi aturan yang berlaku sesuai amanat presiden, khususnya membenahi tata kelola BPJS Kesehatan serta penyediaan obat dan alat kesehatan”.

Setelah kegiatan Apel HKN ke – 55 Tahun 2019, rombongan Forkopimda, OPD dan Tamu undangan melanjutkan kegiatan pemotongan Tumpeng yang telah di siapkan Panitia Penyelenggara di Aula Pertemuan PARAS Perbatasan Nunukan.

150 GURU TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SEKLATARA IKUTI SEMINAR PENDIDIKAN NASIONAL

150 GURU TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL SEKLATARA IKUTI SEMINAR PENDIDIKAN NASIONAL

      

Dalam rangka Milad 1 Abad TK Aisyah Bustanul Athfal, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Utara Majelis Dikasmen menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Peran TK Aisyiyah Bustanul Athfal dalam meningkatkan Anak Usia Dini yang berkualiatas. Kegiatan Seminar Nasional tersebut di fokuskan pada di PARAS PERBATASAN Nunukan, dimana kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan mewakil Bupati Nunukan, Perwakilan KODIM 0911 Nunukan, LANAL Nunukan, Polres Nunukan, Bunda Faud Iriana Faridil, Pimpinan Pusat Aisyiyah, Pimpinan Wilayah Aisyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Nunukan, Pimpinan Daerah Aisyah Sekaltara, dan Guru-Guru TK/Faud Sekalimantan Utara, pada hari ini Sabtu (2/11/19).

Kegiatan Seminar Nasional di hadiri peserta kuranh lebih 150 Orang yang terdiri dari Guru TK ABA sekalimantan Utara, dimana Narasumber yang di hadirkan lansung Pimpinan Pusat Aisyiyah Bidang Majelis Dikdasmen Bunda Dr. Herwina Bahar, M.Ag.

Dalam acara Seminar Nasionala Pimpinan Wilayah Aisyiyah Dra. Mardiah dalam sambutanya menyampaikan “Pelaksanaan Seminar Nasional ini dirangkaikan dengan Konsulidasi Koordinasi PD Aisyiyah Nunukan dan juga dirangkaikan dengan Musyawarah Wilayah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal Kalimantan Utara, serta Konsulidasi Dikdasmen Aisyiyah dari Wilayah hingga ke Ranting. Kami informasikan juga bahwa kegiatan ini hanya di persiapkan beberapa hari di usulkan Pimpinan Wilayah dan PD Aisyiyah Nunukan langsung jemput bola dengan alasan ada pasar baru yang unik dan sangat Asri. Saya juga mengharapkan kepada Bunda-Bunda yang hadir khusunya yang jauh agarnya di perhatikan dengan baik supaya bisa di implementasikan dalam sehari-hari kita nantinya”.

Dalam agenda yang sama Bupati Nunukan yang di wakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nunukan H. Junaidi mengatakan “tentang para orang tua dan khususnya para guru yaitu kemajuan teknologi informasi dakn komunikasi, selain memberikan dampak positif, ternyata menjadi tantangan berat bagi orang tua untuk menumbuhkan daya kreativitas anak. Karena mereka lebih dominan dekat dengan permainan game di handphone, perlahan tapi pasti kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dapat merampas kreativitas Anak-anak”.

“Manfaatkan kegiatan ini untuk saling tukar-menukar informasi tentang ilmu pengetahuan dan pengalaman dari tempat tugas masing-masing yang intinya dapat diaplikasikan di tempat tugas sekembalinya dari kegiatan seminar ini. Saya juga tidak berpesan, ikutilah seminar ini dengan sungguh-sungguh dan ikut sampai selesai. Saya berharap semoga semua peserta mendapatkan banyak ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk diaplikasikan di tempat tugas masing-masing”, harapan bupati Nunukan dalam sambutan yang di bacakan H. Junaidi Kepala Dikbud Nunukan.

Penyelenggaraan seminar Nasional ini menjadi ajang silatuhrahmi bagi seluruh Guru-Guru Aisyiyah Bustanul Athfal sekalimantan Utara.

PERINGATI MAULID NABI BUPATI HADIR BERSAMA JAMAAH MASJID ASHOBIRIN SEBATIK.

PERINGATI MAULID NABI BUPATI HADIR BERSAMA JAMAAH MASJID ASHOBIRIN SEBATIK.

Sebatik – Sudah menjadi tradisi masyakarat Nusantara setiap tahun hijriah pada bulan rabiul Awal, melaksanakan peringatan Maulid nabi Muhammad. peringatan ini merupakan media dakwah kultural yang sudah berjalan sejak lama. sebagai wilayah perbatasan yang masih memegang teguh budaya Nusantara dan perkuat budaya Islam masyarakat sebatik selalu rutin setiap tahunya melakukan acara maulid Nabi yang dikemas dengan penuh hikmat yang berisi dakwah Islamiah. sehingga sangat dirasakan oleh masyarakat setempat suasana bulan rabiul Awal dengan beragam hiasan telur dengan aneka warna.

Tepatnya Sabtu (2/11/2019) Pukul 13.30 wita, bertempat di Masjid Ashobirin Desa Sei. Pancang Kec. Sebatik Utara. Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid hadir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1441 H.

Adapun Tema yang diangkat dalam acara maulid tersebut adalah ” Melalui Maulid Nabi Muhammad jadikan Sebagai Momentum Merenungkan Keteladanan Dan Kepemimpinan Akhlakul Karimah Rasulullah Di Dalam Kehidupan Sehari- hari”.

“Mari terus menjaga kebersamaan antar umat beragama serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sehingga kita dapat membangun sebatik yang berada di wilayah perbatasan ini agar dapat terus maju dan berkembang”. kata Bupati Nunukan dalam sambutannya. Kemudian Bupati Nunukan juga mengingatkan kepada masyarakat Sebatik, “mari bersama – bersama kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, karena masyarakat sebatik dikenal sangat taat beragama. Apalagi baru – baru ini Pulau Sebatik ditetapkan sebagai Pulau Santri”. ungkap “Asmin Laura di hadapan seluruh jamaah yang hadir.

Tampak terlihat hadir dalam acara maulid kali ini adalah, Camat Sebatik Utara H. Zulkifli, Camat Sebatik Timur Baharuddin, Wakapolsek Sebatik Timur Iptu Eko, Babinsa Sei. Pancang, Bhabinkamtibmas Sei. Pancang Aiptu Benny, Kepala KUA Sebatik Utara Ahmad Nur, S.Hi, Kepala Desa Sei. Pancang Kaharuddin, Pengurus Masjid Ashobirin, Toko Masyarakat, Toko Agama, Alim Ulama, Toko Pemuda dan Masyarakat sebatik. Adapun jumlah masyarakat yang hadir kurang lebih 150 orang.

Jamaah penuh hikmat dalam mendengarkan Tausiah oleh Ustad. Ahmad Nur, S.Hi hingga akhir acara pada pukul 15.00 wita.