SOSIALISASI PENDIDIKAN KELUARGA UNTUK CEGAH STUNTING DI NUNUKAN

SOSIALISASI PENDIDIKAN KELUARGA UNTUK CEGAH STUNTING DI NUNUKAN

Presiden RI telah mengamanatkan dalam pelantikan kabinet Indonesia Maju 2020-2024 bahwa perhatian pemerintah dalam kurun waktu 5 tahun mendatang memprioritaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Beberapa isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas, salah satunya adalah “Stunting”. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis karena kurang asupan gizi dalam kurun waktu yang cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai kebutuhan.

Berdasarkan riset kesehatan dasar tahun 2013, 37,2% anak di Indonesia mengalami stunting. Dari data sumber Pemantauan Status Gizi (PSG) Balita Provinsi Kaltara tahun 2017 prevalensi stunting di Kabupaten Nunukan sebesar 33,2%.

Hal ini akan menjadi fokus perhatian bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Nunukan mengadakan Sosialisasi Pendidikan Keluarga pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Nunukan tahun 2019.

Sosialisasi yang dibuka langsung oleh Bupati Nunukan, dihadiri juga Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan beserta tamu undangan lainnya. Acara yang berlangsung di Paras Perbatasan pagi ini (19/11) diikuti oleh anggota PKK yang ada di Nunukan.

“Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah stunting. Pemerintah telah senantiasa responsif dalam memecah masalah tersebut selarah dengan tuntunan masyarakat, namun belum maksimal. Hal ini perlu kerja sama semua pihak,” jelas Bupati Nunukan dalam sambutannya.

Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan sangat berharap kepada peserta sosialisasi yang hadir agar ilmu yang didapat nantinya harus disosialisasikan kepada keluarga, tetangga, sahabat agar bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas.

“Saya optimis kita dapat mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju, seperti yang diharapkan oleh bapak Presiden,” imbuh Laura. (RDJ/foto:HM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *