RAPAT PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA DI TAPAL BATAS SEBATIK BARAT

RAPAT PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA DI TAPAL BATAS SEBATIK BARAT

News Update – Rapat persiapan Kemah Bela Negara berlangsung pada Sabtu sore di Lt. I Kantor Bupati Nunukan (14/4). Rapat yang digelar ini mengagendakan Koordinasi kesiapan panitia untuk menghadapi hajatan Nasional. Mengingat Kemah Bela Negara yang akan di gelar bulan Mei 2018 di Sebatik Barat nanti merupakan momentum Nasional di wilayah tapal batas Indonesia.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan “persiapan ini harus matang dengan menggunakan anggaran yang minim. Namun, bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Sekalipun ada dukungan dari beragam pihak kita harus tetap optimal bekerja sebagai panitia. Ini mengenai martabat daerah untuk kita kenalkan pada tingkat nasional.” ungkap Bupati berhijab yang mengenakan batik. Perlu ada rasionalisasi anggaran dalam kegiatan ini jangan terlalu berlebih apalagi tidak tepat sasaran pengeluaranya. Agar bisa bermanfaat dananya nanti kepada hal – hal yang lebih urgen. tutup Hj. Asmin Laura Hafid Selaku Bupati Nunukan

Dalam rapat yang berlangsung, tampak hadir juga Kwarda Kalimantan Utara Heriawan. Senada yang dikatakan Bupati Nunukan Heriawan mengutarakan bahwa “kesiapan kwarda yang hadir saat ini sudah 20 yang tercatat. Ini merupakan tugas kita semua untuk menciptakan pelayanan yang baik untuk tamu kita.” ungkap Heriawan

Acara yang dikemas dengan Kemah ini merupakan cara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Kabupaten Nunukan untuk memperkenalkan wilayah perbatasan lebih dekat kepada masyarakat Indonesia serta pemerintah pusat. Dengan acara ini tentunya dapat menyedot perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan akses wilayah perbatasan agar tidak tertinggal dan terasingkan. Sesuai dengan Nawacita Presiden yang ke 3. (Awan79/Editor:Mimi)

MASJID AL-MUJAHIDIN MENJADI TEMPAT TERLAKSANANYA PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1439H / 2018 M TAHUN 2018

MASJID AL-MUJAHIDIN MENJADI TEMPAT TERLAKSANANYA PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1439H / 2018 M TAHUN 2018

News Update – Pemerintah Kabupaten Nunukan yang bekerja sama dengan Majlis zikir Al-Inabah melaksanakan Kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1439 H/2018 M yang berlangsung di Masjid Al-Mujahidin Nunukan pada Sabtu pagi (14/4). Penceramah yang di datangkan langsung dari Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur yaitu KH. Syaikhuddin Rohman.

Sedikit mengulas tentang Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad S.A.W yang setiap tahunnya di laksanakan oleh umat islam. Dalam ceramahnya, KH. Syaikhuddin Rohman menyampaikan bahwa “Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Nabi pada malam hari dari Masjid Al- Haram ke Masjid Al-Aqsha kemudian dilanjutkan ke Sidrat Al-Muntaha guna menghadap kepada Allah S.W.T,” ungkap KH. Syaikhuddin Rohman. Tujuan dilaksanakannya acara ini adalah untuk menyemarakkan syiar islam dan mempererat tali silaturahmi baik antara pejabat dengan bawahan, pemerintah dengan masyarakat Kabupaten Nunukan demi mewujudkan Kabupaten Nunukan yang kondusif. Seperti tema yang di angkat “Kita Pererat Persatuan dan Kesatuan Menuju Masyarakat Madani Kabupaten Nunukan”. tutup KH. Syaikhuddin Rohman dalam ceramahnya.

Dalam sambutannya Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan “kepada seluruh undangan, PNS (ASN) dan seluruh masyarakat Nunukan yang hadir, melalui kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak, mari kita bersama-sama melakukan evaluasi diri, bagaimana kualitas shalat kita selama ini. Saya berkeyakinan bahwa, sesungguhnya ada hubungan yang erat sejauh mana kualitas ibadah kita dengan Allah S.W.T dalam melaksanakan dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari,” harap Laura.

“Untuk itu, melalui kesempatan yang baik ini saya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan shalat dengan sebaik-baiknya. Kualitas shalat perlu kita tingkatkan sehingga setiap muslim dan muslimat merasakan shalat itu sebagai kebutuhan yang harus di penuhi, bukan sebagai kewajiban yang harus di tunaikan,” tutup Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan di Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. (SI/Editor:Mimi/Foto:MRP)

MALAM PISAH SAMBUT KOMANDAN LANAL NUNUKAN ARI ARYONO DAN SELAMAT DATANG M. MACHRI MOKOAGOW M. Tr. Hanla

MALAM PISAH SAMBUT KOMANDAN LANAL NUNUKAN ARI ARYONO DAN SELAMAT DATANG M. MACHRI MOKOAGOW M. Tr. Hanla

News Update – Malam pisah sambut Komandan Lanal yang berlangsung di Gedung Akbar Ali Nunukan pada jumat malam (13/4) tampak meriah. Pada acara Pisah Sambut Komandan Lanal Nunukan di hadiri langsung oleh Bupati termuda Hj. Asmin Laura hafid selaku Bupati Nunukan.

Dimana ada pertemuan, disitu ada perpisahan, pepatah yang tak asing lagi ditelinga kita. Kesedihan juga tampak di wajah Letkol Laut Ari Aryono beserta istri yang mengabdi selama 1 tahun 4 bulan harus meninggalkan kabupaten nunukan dengan jabatan baru di Jakarta. Selamat datang pula Komandan Lanal M. Machri Mokoagow M. Tr. Hanla.

Ari Aryono didampingi istri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Nunukan dan unsur pemerintah selama 1 tahun 4 bulan sama-sama bersinergi dalam melakukan kerja sma. “saya beserta keluarga memohon doa restu kepada kalangan masyarakat. Kesan yang saya dapat yaitu bangga…bangga.. Luar biasa.” ungkap Ari Aryono Kami beserta keluarga berdoa semoga kabupaten nunukan aman dan masyarakat hidup sejahtera. tutup Ari Aryono selaku Komandan Lanal Nunukan yang lama.

Sementara M. Machri Mokoagow Juga didampingi istri dan kedua anaknya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya telah menyelenggarakan acara malam ini.
“Mohon doa semoga kami bisa melaksanakan tugas dengan baik, bisa menjalin komunikasi serta bekerja sama dengan kalangan masyarakat.” harap M. Machri Mokoagow selaku Komandan Lanal Nunukan yang baru.

Dalam sambutannya, Hj. Asmin Laura Hafid mengucapkan “selamat jalan kepada Ari Aryono dan selamat datang dan selamat bertugas kepada M. Machri Mokoagow. semoga dapat menjalin komunikasi yang baik.” Seperti kita ketahui secara khusus bahwa kabupaten nunukan berpapasan langsung dengan perbatasan. Kabupaten Nunukan memiliki 19 kecamatan yang sebagian wilayah berbatasan langsung dengan jiran malaysia sehingga menjadi pintu masuknya barang haram seperti narkotika. tutup Laura Selaku Bupati Nunukan

Diakhir acara, penyerahan cendera mata kepada Komandan Lanal Nunukan Ari Aryono secara bergantian dan dilanjut dengan foto bersama Bupati Nunukan. (Mimi)

SELAMAT DATANG, SELAMAT BERTUGAS KOMANDAN LANAL M. MACHRI MOKOAGOW DI KABUPATEN NUNUKAN

SELAMAT DATANG, SELAMAT BERTUGAS KOMANDAN LANAL M. MACHRI MOKOAGOW DI KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Kedatangan Komandan Lanal Nunukan di sambut dengan yel-yel yang di nyanyikan oleh satuan Lantamal XIII serta tarian tepung tabur yang berlangsung dipelabuhan PLBL Liem Hie Djung pada jumat pagi (13/4). Dalam penyambutan Komandan Lanal yang baru tidak tampak Bupati Nunukan akan tetapi di wakili oleh Serfianus selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan.

Usai penyambutan, Komandan Lanal beserta rombongan menikmati hidangan yang disuguhkan di PLBL Liem Hie Djung sambil menunggu hujan reda. Setelah itu, foto bersama Komandan Lanal Baru istri beserta rombongan dengan Sekda Kabupaten Nunukan.

Dari hasil wawancara oleh M. Machri Mokoagow mengatakan “suatu kebanggaan tersendiri dalam penyambutan yang di lakukan kepada saya dan istri saya, setibanya di nunukan ada prinsip yang menjadi kebijakan dari lanal lama yang releven tetap saya teruskan dan tentunya ada beberapa hal yang akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terkini.” ungkap M. Machri Mokoagow selaku Komandan Lanal Kabupaten Nunukan yang baru.
Berbicara mengenai perbatasan, kabupaten Nunukan terletak dekat dengan jiran Malaysia. Banyak informasi-informasi yang di dapat tentang kerawanan di bagian laut itu akan menjadi perhatian untuk kedepannya. Secara spesifik tentunya pesan satuan dari atas adalah banyaknya istilah dari pelabuhan-pelabuhan tikus yang harus di waspadai kedepannya. tutup M. Machri Mokoagow. (Mimi/ Foto:ATY)

BUPATI NUNUKAN RAPAT BERSAMA KEPALA OPD TERKAIT USULAN DAK 2019 DAN CAPAIAN PROGRAM DAK 2018

BUPATI NUNUKAN RAPAT BERSAMA KEPALA OPD TERKAIT USULAN DAK 2019 DAN CAPAIAN PROGRAM DAK 2018

News Update – Minggu lalu, telah diadakan Asistensi Konsolidasi Data Dasar Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Dana Perimbangan yang dihadiri oleh perwakilan Kemendagri dan Kemenkeu, serta Bupati Nunukan dengan beberapa Kepala OPD terkait di Hotel Rivoli Jakarta (3/4). Dari kegiatan ini, dapat dikatakan formulasi fisikal Kabupaten Nunukan Tahun 2019 akan lebih baik jika memperhatikan beberapa hal seperti Akurasi Data, Konsistensi tepat waktu sesuai regulasi, Akuntabilitas/WTP, dan Tata kelola pemerintahan berbasis IT (e-Gov).

Dari asistensi tersebut, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengadakan rapat bersama dinas terkait pada hari ini (12/4) sebagai tindak lanjut di daerah. Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Pertemuan VIP Lantai IV Kabupaten Nunukan, dipaparkan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2019, pembahasan dan verifikasi usulan DAK TA 2019 dan penyampaian capaian program DAK TA 2018 oleh dinas terkait.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan, didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan dan Kepala Bappeda Nunukan. “Kemarin saya ikut rapat dengan Kemendagri terkait DAK. Kita harus merevisi data,” terang Laura diawal rapat. Sebelum Kepala dinas atau yang mewakili memulai pemaparannya, Laura berpesan agar masing-masing dinas dapat mengintegrasikan dengan programnya di tahun depan sehingga bisa berjalan bersamaan dan selesai tahun depan.

Selanjutnya, kepala dinas terkait atau yang mewakili memaparkan usulan DAK TA 2019 dan capaian DAK tahun 2018 ini di depan Bupati Nunukan dan peserta rapat lainnya.

Dimulai dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang menyampikan bahwa tahun ini dinas mereka tidak ada DAK. Namun, untuk tahun 2019 mendatang DLH mengusulkan beberapa hal dalam DAK yaitu revitalisasi armada persampahan, peningkatan kapasitas pengelolahan sampah, mengusahakan percepatan akreditas laboratorium lingkungan yang akan menjadi laboratorium lingkungan pertama di Kaltara. “Tahun ini kami fokus mengembangkan Bank Sampah. Sampai hari ini ada 22 Bank Sampah di Kabupaten Nunukan untuk membantu daur ulang. Namun kendala kami adalah pemilahan sampah,” ungkap Joned selaku Kabid Persampahan.

Kemudian dari Dinas Perdagangan mengusulkan revitalisasi beberapa pasar, pengecekan timbangan perdagangan di pasar-pasar setiap 6 bulan, serta pembangunan gedung UPT. Kepala Dinas Perdagangan juga meminta data-data update dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Perikanan agar bisa berkoordinasi dengan perdagangan. “Produksi dari UMKM agar dilaporkan ke perdagangan agar dibantu dicarikan pasarnya. SKPD yang punya produksi juga bisa disampaikan ke perdagangan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Jabbar.

Sedangkan dalam paparan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Syafaruddin menjelaskan laporan DAK fisik 2017 dan 2018, serta usulan DAK 2019 yang masih akan menambah pembangunan di kawasan Binusan sebagai tempat wisata Kabupaten Nunukan. “Karena ini berbicara masalah wisata, harus menarik. Desain-desainnya, tunjukkan karakter daerah kita. Harus ditonjolkan supaya kita terbiasa dengan budaya kita,” kata Laura menanggapi paparan Syafaruddin.

Selanjutnya Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, DPKP, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perhubungan, Dinas P3AP2KB, Dinas PUPRPKP, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memaparkan usulan DAK 2019 dinasnya masing-masing.

Usai pemaparan, Bupati Nunukan berpesan agar yang telah disampaikan hari ini dapat segera ditindaklanjuti. “Seluruh SKPD harus terbuka. Buka saja komunikasi dan saling berkoordinasi. Laporan dan administrasi saya minta tepat waktu. Tahun ini jika ada dinas yang ada keterlambatan, kita beri teguran. Karena di pusat menuntut disiplin waktu apalagi sekarang sudah melalui sistem,” tegas Laura. “Pak Asisten dan Kepala Bappeda, tolong ditindaklanjuti. Semoga bermanfaat untuk pembangunan di Kabupaten Nunukan,” tutupnya. (RDJ/foto:ATY)

DINAS KOMINFO DAN STATISTIK BEKERJASAMA DENGAN PERKUMPULAN LINTAS HIJAU ADAKAN PELATIHAN PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

DINAS KOMINFO DAN STATISTIK BEKERJASAMA DENGAN PERKUMPULAN LINTAS HIJAU ADAKAN PELATIHAN PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

News Update – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik kerjasama dengan Perkumpulan Lintas Hijau (PLH) Kalimantan Utara mengadakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Pelatihan tersebut berlangsung di kantor Bupati Nunukan Lantai V pada Rabu pagi (11/4).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik H. Dian Kusumanto mengawali sambutan dengan yel-yel “selamat pagi luar biasa” salah satu kebiasaan yang selalu diterapkan setiap apel pagi. “Terima kasih kepada pihak PLH yang telah banyak membantu dalam memberikan fasilitas dalam kegiatan yang berlangsung,” ungkap H. Dian Kusumanto.

Undang-undang No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah salah satu produk hukum Indonesia yang dikeluarkan dalam tahun 2008 dan diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan. Undang-undang yang terdiri dari 64 pasal ini pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik untuk mendapatkan informasi publik, kecuali beberapa informasi tertentu.

Pada tahun 1998 telah muncul tuntutan informasi sehingga dengan adanya Kominfo, diharapkan PPID lebih aktif lagi karena perkembangan informasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 10 tahun sejak reformasi baru bisa disusun keterbukaan informasi publik. “Semoga peserta yang hadir benar-benar mengikuti kegiatan yang berlangsung sampai selesai. Karena, materi yang disampaikan sangat penting dalam hal mengelola informasi publik untuk kepentingan masyarakat,” tutup H. Dian Kusumanto selaku Kepala Dinas Kominfo dan Statistik

Sementara itu, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan “membantu masyarakat perbatasan dalam hal informasi publik untuk lebih maju. Kita ketahui bersama bahwa informasi bersifat terbuka, sehingga informasi sangat penting,” ungkap Laura dalam hal ini di wakili oleh Petrus Kanisius selaku Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia.

Merupakan tindaklanjut peraturan bupati layanan informasi, jika mengacu pada Undang-Undang keterbukaan publik, PPID wajib di bentuk di Badan Publik. Informasi publik adalah informasi yang di hasilkan, disimpan, dikelola, dikirim atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggara negara dan penyelenggara Badan Publik lainnya yang sesuai dengan undang-Undang.

“Dalam mengelola informasi, ada tiga hal yang harus kita miliki yaitu pengetahuan, komitmen dan implementasi. Informasi bersifat terbatas artinya jangka waktu informasi yang dikecualikan tidak bersifat permanen. Setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna.
Organisasi masyarakat bisa di katakan badan publik,” papar Fathul Ulum selaku pemateri dari Komisi Informasi Pusat. (Mimi/Foto:MRP, ATY)

BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN ANJAB DAN ABK PERANGKAT DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN ANJAB DAN ABK PERANGKAT DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan PT. Geomedia Sinergi melaksanakan Bimtek (bimbingan teknis/workshop) dengan tema “Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Jabatan (g-Sinjab) dan Evaluasi Jabatan (g-Evjab)”, dalam rangka penyusunan analisa jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) perangkat daerah Kabupaten Nunukan pada hari ini di lantai V Kantor Bupati Nunukan. (9/4)

Menurut Laporan Kabag Organisasi Kaharuddin menjelaskan bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, maka Pegawai Negeri Sipil (PNS) dituntut untuk bekerja secara profesional. Akan tetapi pada kenyataannya, profesionalisme yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud. Hal tersebut disebabkan karena adanya ketidaksesuaian antara kompetensi pegawai dengan jabatan yang didudukinya. Ketidaksesuaian tersebut, disebabkan oleh komposisi keahlian atau keterampilan pegawai yang belum profesional.

Demikian pula pada penempatan pegawai saat ini masih belum mengacu pada kebutuhan organisasi yang sebenarnya, dalam arti belum didasarkan pada beban kerja yang ada.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian ke arah yang lebih baik, terarah, mempunyai pola yang jelas, serta berkesinambungan, terutama dalam perencanaan formasi pegawai harus didasarkan pada hasil perhitungan beban kerja organisasi,” terang Kahar.

Sementara dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan Muhammad Amin, SH yang sekaligus membuka secara resmi bimtek tersebut mengatakan bahwa, “perlu saya tegaskan bahwa analisa dan evaluasi jabatan bukanlah merupakan analisa pribadi atau individu personal dalam jabatan, tetapi merupakan analisa teknis berkenaan dengan karakteristik jabatan tersebut. Oleh karena itu, analisa jabatan seharusnya memuat informasi yang akurat tentang nama dan karakteristik jabatan, uraian tugas dan kegiatan, wewenang dan tanggung jawab, kedudukan dan pola hubungan kerja, perangkat pendukung yang diperlukan, dimensi dan resiko jabatan.”

“Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, gali sebanyak mungkin informasi yang bisa diperoleh dari para narasumber agar sekembalinya saudara ditempat tugas, saudara dapat mengimplementasikan apa yang saudara peroleh dalam menjalankan tugas kedinasan saudara,” pesan Laura.

Tim konsultan dari PT. Geomedia Sinergi (Fikri) menjadi narasumber pada kegiatan Bimtek Penyusunan Anjab dan ABK Perangkat Daerah tersebut. (SI/editor:RDJ)

ADAT TAHUNAN BUGIS ENREKANG “TUDANG SIPULUNG” DI GELAR OLEH HIKMA SEBATIK

ADAT TAHUNAN BUGIS ENREKANG “TUDANG SIPULUNG” DI GELAR OLEH HIKMA SEBATIK

News Update – Himpunan Keluarga Besar Masenrempulu (Hikma) Sebatik kembali menggelar acara adat tahunan yaitu Tudang Sipulung. Acara tersebut berlangsung pada Minggu pagi di Rumah Adat Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan (8/4). Acara Tudang Sipulung yang artinya Duduk Bersama Tampan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara dan Bupati Nunukan.

Indonesia memiliki beragam macam suku dan budaya sehingga bahasa yang diaplikasikan tiap-tiap daerah sangat berbeda. Begitu pula adat bugis enrekang yang bernaung di Himpunan Keluarga Besar Masenrempulu. Acara adat tahunan di Desa Maspul merupakan salah satu prosesi dalam mengangkat dan mengembangkan, serta melestarikan budaya daerah.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, “saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan acara Himpunan Keluarga Masenrempulu. Semoga acara ini berjalan dengan sukses dan terciptanya suasana bahagia, harmonis dan damai diantara kita semua.”

“Semoga Sebatik bisa menjadi motivator bagi adat dan budaya masyarakat Sebatik dalam mengaktualisasi, berkreasi melalui berbagai jenis adat dan budaya yang melekat pada diri pribadi setiap suku bangsa dan bahasa, khususnya masyarakat bugis yang ada di pulau Sebatik ini,” lanjut Bupati termuda di Kalimantan Utara ini.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara H. Irianto Lambrie menyampaikan dalam sambutannya, “begitu banyak peluang yang di buka oleh Provinsi sehingga anak masa kini terbuka peluang untuk siswa yang akan melanjutkan pendidikan tingkat atas akan direkomendasikan oleh Gubernur Kalimantan Utara.”

“Untuk kesehatan, semoga warga enrekang sudah membuat BPJS agar pada saat dalam darurat, pelayanan yang diberikan juga memuaskan dan disediakan sarana dan prasarana,” imbuhnya.

Usai sambutan, H. Irianto Lambrie didampingi oleh Hj. Asmin Laura Hafid menuju Rumah Adat Maspul untuk melakukan penekanan Tombol Serine. Acara puncak Tudang Sipulung ditutup dengan makan siang bersama.(Mimi/editor:RDJ)

GUBERNUR KALTARA DAN BUPATI NUNUKAN PANEN UDANG PERDANA DITAMBAK KELOMPOK BUDIDAYA IKAN MAJU BERSAMA

GUBERNUR KALTARA DAN BUPATI NUNUKAN PANEN UDANG PERDANA DITAMBAK KELOMPOK BUDIDAYA IKAN MAJU BERSAMA

News Update – Panen Perdana Tambak Udang Semangkadu secara simbolis berlangsung pada Sabtu pagi tadi (7/4) ditambak Kelompok Budidaya Ikan Maju Bersama Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan. Pada panen udang ini, dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara dan Bupati Nunukan. Lahan yang dikelola oleh Kelompok Budidaya Ikan Maju Bersama tersebut mendapat hasil panen yang jumlahnya cukup banyak.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan, “saya meminta bantuan kepada Gubernur setelah kita melihat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Maka dari itu, saya meminta kepada Gubernur agar segera ditindaklanjuti.” Pembangunan di sektor Kelautan dan Perikanan merupakan salah satu program prioritas pembangunan pemerintah Kabupaten Nunukan. “Hal ini tidak terlepas dari potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Nunukan, baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya rumput yang cukup besar,” lanjut Laura dalam sambutannya.

“Silahkan membuat proposal dan akan saya proses,” tanggap Gubernur Kalimantan Utara. “Kita akan membangun Semangkadu layaknya pembangunan yang sedang dalam proses di lokasi berbeda,” imbuhnya.

H. Irianto Lambrie menjelaskan bahwa alokasi dana untuk Kalimantan Utara jumlahnya sangat besar, sehingga pembangunan yang ada di perbatasan sementara dalam proses. Biro humas juga sudah membuat buku kinerja yang akan dicapai.

Diakhir sambutan, Gubernur Kalimantan utara dan Bupati Nunukan dipersilahkan untuk melakukan panen perdana udang secara langsung ditambak, serta berfoto bersama Kelompok Budidaya Ikan Maju Bersama. Dilanjutkan dengan makan siang bersama warga Semangkadu. (Mimi/editor:RDJ)