RAPAT PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA DI TAPAL BATAS SEBATIK BARAT

RAPAT PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA DI TAPAL BATAS SEBATIK BARAT

News Update – Rapat persiapan Kemah Bela Negara berlangsung pada Sabtu sore di Lt. I Kantor Bupati Nunukan (14/4). Rapat yang digelar ini mengagendakan Koordinasi kesiapan panitia untuk menghadapi hajatan Nasional. Mengingat Kemah Bela Negara yang akan di gelar bulan Mei 2018 di Sebatik Barat nanti merupakan momentum Nasional di wilayah tapal batas Indonesia.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan “persiapan ini harus matang dengan menggunakan anggaran yang minim. Namun, bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Sekalipun ada dukungan dari beragam pihak kita harus tetap optimal bekerja sebagai panitia. Ini mengenai martabat daerah untuk kita kenalkan pada tingkat nasional.” ungkap Bupati berhijab yang mengenakan batik. Perlu ada rasionalisasi anggaran dalam kegiatan ini jangan terlalu berlebih apalagi tidak tepat sasaran pengeluaranya. Agar bisa bermanfaat dananya nanti kepada hal – hal yang lebih urgen. tutup Hj. Asmin Laura Hafid Selaku Bupati Nunukan

Dalam rapat yang berlangsung, tampak hadir juga Kwarda Kalimantan Utara Heriawan. Senada yang dikatakan Bupati Nunukan Heriawan mengutarakan bahwa “kesiapan kwarda yang hadir saat ini sudah 20 yang tercatat. Ini merupakan tugas kita semua untuk menciptakan pelayanan yang baik untuk tamu kita.” ungkap Heriawan

Acara yang dikemas dengan Kemah ini merupakan cara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Kabupaten Nunukan untuk memperkenalkan wilayah perbatasan lebih dekat kepada masyarakat Indonesia serta pemerintah pusat. Dengan acara ini tentunya dapat menyedot perhatian pemerintah pusat untuk meningkatkan akses wilayah perbatasan agar tidak tertinggal dan terasingkan. Sesuai dengan Nawacita Presiden yang ke 3. (Awan79/Editor:Mimi)

MASJID AL-MUJAHIDIN MENJADI TEMPAT TERLAKSANANYA PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1439H / 2018 M TAHUN 2018

MASJID AL-MUJAHIDIN MENJADI TEMPAT TERLAKSANANYA PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI BESAR MUHAMMAD SAW 1439H / 2018 M TAHUN 2018

News Update – Pemerintah Kabupaten Nunukan yang bekerja sama dengan Majlis zikir Al-Inabah melaksanakan Kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1439 H/2018 M yang berlangsung di Masjid Al-Mujahidin Nunukan pada Sabtu pagi (14/4). Penceramah yang di datangkan langsung dari Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur yaitu KH. Syaikhuddin Rohman.

Sedikit mengulas tentang Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad S.A.W yang setiap tahunnya di laksanakan oleh umat islam. Dalam ceramahnya, KH. Syaikhuddin Rohman menyampaikan bahwa “Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Nabi pada malam hari dari Masjid Al- Haram ke Masjid Al-Aqsha kemudian dilanjutkan ke Sidrat Al-Muntaha guna menghadap kepada Allah S.W.T,” ungkap KH. Syaikhuddin Rohman. Tujuan dilaksanakannya acara ini adalah untuk menyemarakkan syiar islam dan mempererat tali silaturahmi baik antara pejabat dengan bawahan, pemerintah dengan masyarakat Kabupaten Nunukan demi mewujudkan Kabupaten Nunukan yang kondusif. Seperti tema yang di angkat “Kita Pererat Persatuan dan Kesatuan Menuju Masyarakat Madani Kabupaten Nunukan”. tutup KH. Syaikhuddin Rohman dalam ceramahnya.

Dalam sambutannya Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan “kepada seluruh undangan, PNS (ASN) dan seluruh masyarakat Nunukan yang hadir, melalui kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak, mari kita bersama-sama melakukan evaluasi diri, bagaimana kualitas shalat kita selama ini. Saya berkeyakinan bahwa, sesungguhnya ada hubungan yang erat sejauh mana kualitas ibadah kita dengan Allah S.W.T dalam melaksanakan dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari,” harap Laura.

“Untuk itu, melalui kesempatan yang baik ini saya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memantapkan pelaksanaan shalat dengan sebaik-baiknya. Kualitas shalat perlu kita tingkatkan sehingga setiap muslim dan muslimat merasakan shalat itu sebagai kebutuhan yang harus di penuhi, bukan sebagai kewajiban yang harus di tunaikan,” tutup Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan di Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. (SI/Editor:Mimi/Foto:MRP)

MALAM PISAH SAMBUT KOMANDAN LANAL NUNUKAN ARI ARYONO DAN SELAMAT DATANG M. MACHRI MOKOAGOW M. Tr. Hanla

MALAM PISAH SAMBUT KOMANDAN LANAL NUNUKAN ARI ARYONO DAN SELAMAT DATANG M. MACHRI MOKOAGOW M. Tr. Hanla

News Update – Malam pisah sambut Komandan Lanal yang berlangsung di Gedung Akbar Ali Nunukan pada jumat malam (13/4) tampak meriah. Pada acara Pisah Sambut Komandan Lanal Nunukan di hadiri langsung oleh Bupati termuda Hj. Asmin Laura hafid selaku Bupati Nunukan.

Dimana ada pertemuan, disitu ada perpisahan, pepatah yang tak asing lagi ditelinga kita. Kesedihan juga tampak di wajah Letkol Laut Ari Aryono beserta istri yang mengabdi selama 1 tahun 4 bulan harus meninggalkan kabupaten nunukan dengan jabatan baru di Jakarta. Selamat datang pula Komandan Lanal M. Machri Mokoagow M. Tr. Hanla.

Ari Aryono didampingi istri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Nunukan dan unsur pemerintah selama 1 tahun 4 bulan sama-sama bersinergi dalam melakukan kerja sma. “saya beserta keluarga memohon doa restu kepada kalangan masyarakat. Kesan yang saya dapat yaitu bangga…bangga.. Luar biasa.” ungkap Ari Aryono Kami beserta keluarga berdoa semoga kabupaten nunukan aman dan masyarakat hidup sejahtera. tutup Ari Aryono selaku Komandan Lanal Nunukan yang lama.

Sementara M. Machri Mokoagow Juga didampingi istri dan kedua anaknya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya telah menyelenggarakan acara malam ini.
“Mohon doa semoga kami bisa melaksanakan tugas dengan baik, bisa menjalin komunikasi serta bekerja sama dengan kalangan masyarakat.” harap M. Machri Mokoagow selaku Komandan Lanal Nunukan yang baru.

Dalam sambutannya, Hj. Asmin Laura Hafid mengucapkan “selamat jalan kepada Ari Aryono dan selamat datang dan selamat bertugas kepada M. Machri Mokoagow. semoga dapat menjalin komunikasi yang baik.” Seperti kita ketahui secara khusus bahwa kabupaten nunukan berpapasan langsung dengan perbatasan. Kabupaten Nunukan memiliki 19 kecamatan yang sebagian wilayah berbatasan langsung dengan jiran malaysia sehingga menjadi pintu masuknya barang haram seperti narkotika. tutup Laura Selaku Bupati Nunukan

Diakhir acara, penyerahan cendera mata kepada Komandan Lanal Nunukan Ari Aryono secara bergantian dan dilanjut dengan foto bersama Bupati Nunukan. (Mimi)

SELAMAT DATANG, SELAMAT BERTUGAS KOMANDAN LANAL M. MACHRI MOKOAGOW DI KABUPATEN NUNUKAN

SELAMAT DATANG, SELAMAT BERTUGAS KOMANDAN LANAL M. MACHRI MOKOAGOW DI KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Kedatangan Komandan Lanal Nunukan di sambut dengan yel-yel yang di nyanyikan oleh satuan Lantamal XIII serta tarian tepung tabur yang berlangsung dipelabuhan PLBL Liem Hie Djung pada jumat pagi (13/4). Dalam penyambutan Komandan Lanal yang baru tidak tampak Bupati Nunukan akan tetapi di wakili oleh Serfianus selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan.

Usai penyambutan, Komandan Lanal beserta rombongan menikmati hidangan yang disuguhkan di PLBL Liem Hie Djung sambil menunggu hujan reda. Setelah itu, foto bersama Komandan Lanal Baru istri beserta rombongan dengan Sekda Kabupaten Nunukan.

Dari hasil wawancara oleh M. Machri Mokoagow mengatakan “suatu kebanggaan tersendiri dalam penyambutan yang di lakukan kepada saya dan istri saya, setibanya di nunukan ada prinsip yang menjadi kebijakan dari lanal lama yang releven tetap saya teruskan dan tentunya ada beberapa hal yang akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terkini.” ungkap M. Machri Mokoagow selaku Komandan Lanal Kabupaten Nunukan yang baru.
Berbicara mengenai perbatasan, kabupaten Nunukan terletak dekat dengan jiran Malaysia. Banyak informasi-informasi yang di dapat tentang kerawanan di bagian laut itu akan menjadi perhatian untuk kedepannya. Secara spesifik tentunya pesan satuan dari atas adalah banyaknya istilah dari pelabuhan-pelabuhan tikus yang harus di waspadai kedepannya. tutup M. Machri Mokoagow. (Mimi/ Foto:ATY)

BUPATI NUNUKAN RAPAT BERSAMA KEPALA OPD TERKAIT USULAN DAK 2019 DAN CAPAIAN PROGRAM DAK 2018

BUPATI NUNUKAN RAPAT BERSAMA KEPALA OPD TERKAIT USULAN DAK 2019 DAN CAPAIAN PROGRAM DAK 2018

News Update – Minggu lalu, telah diadakan Asistensi Konsolidasi Data Dasar Dalam Rangka Optimalisasi Pendapatan Daerah Melalui Dana Perimbangan yang dihadiri oleh perwakilan Kemendagri dan Kemenkeu, serta Bupati Nunukan dengan beberapa Kepala OPD terkait di Hotel Rivoli Jakarta (3/4). Dari kegiatan ini, dapat dikatakan formulasi fisikal Kabupaten Nunukan Tahun 2019 akan lebih baik jika memperhatikan beberapa hal seperti Akurasi Data, Konsistensi tepat waktu sesuai regulasi, Akuntabilitas/WTP, dan Tata kelola pemerintahan berbasis IT (e-Gov).

Dari asistensi tersebut, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengadakan rapat bersama dinas terkait pada hari ini (12/4) sebagai tindak lanjut di daerah. Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Pertemuan VIP Lantai IV Kabupaten Nunukan, dipaparkan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2019, pembahasan dan verifikasi usulan DAK TA 2019 dan penyampaian capaian program DAK TA 2018 oleh dinas terkait.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan, didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan dan Kepala Bappeda Nunukan. “Kemarin saya ikut rapat dengan Kemendagri terkait DAK. Kita harus merevisi data,” terang Laura diawal rapat. Sebelum Kepala dinas atau yang mewakili memulai pemaparannya, Laura berpesan agar masing-masing dinas dapat mengintegrasikan dengan programnya di tahun depan sehingga bisa berjalan bersamaan dan selesai tahun depan.

Selanjutnya, kepala dinas terkait atau yang mewakili memaparkan usulan DAK TA 2019 dan capaian DAK tahun 2018 ini di depan Bupati Nunukan dan peserta rapat lainnya.

Dimulai dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang menyampikan bahwa tahun ini dinas mereka tidak ada DAK. Namun, untuk tahun 2019 mendatang DLH mengusulkan beberapa hal dalam DAK yaitu revitalisasi armada persampahan, peningkatan kapasitas pengelolahan sampah, mengusahakan percepatan akreditas laboratorium lingkungan yang akan menjadi laboratorium lingkungan pertama di Kaltara. “Tahun ini kami fokus mengembangkan Bank Sampah. Sampai hari ini ada 22 Bank Sampah di Kabupaten Nunukan untuk membantu daur ulang. Namun kendala kami adalah pemilahan sampah,” ungkap Joned selaku Kabid Persampahan.

Kemudian dari Dinas Perdagangan mengusulkan revitalisasi beberapa pasar, pengecekan timbangan perdagangan di pasar-pasar setiap 6 bulan, serta pembangunan gedung UPT. Kepala Dinas Perdagangan juga meminta data-data update dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Perikanan agar bisa berkoordinasi dengan perdagangan. “Produksi dari UMKM agar dilaporkan ke perdagangan agar dibantu dicarikan pasarnya. SKPD yang punya produksi juga bisa disampaikan ke perdagangan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Jabbar.

Sedangkan dalam paparan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Syafaruddin menjelaskan laporan DAK fisik 2017 dan 2018, serta usulan DAK 2019 yang masih akan menambah pembangunan di kawasan Binusan sebagai tempat wisata Kabupaten Nunukan. “Karena ini berbicara masalah wisata, harus menarik. Desain-desainnya, tunjukkan karakter daerah kita. Harus ditonjolkan supaya kita terbiasa dengan budaya kita,” kata Laura menanggapi paparan Syafaruddin.

Selanjutnya Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, DPKP, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perhubungan, Dinas P3AP2KB, Dinas PUPRPKP, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memaparkan usulan DAK 2019 dinasnya masing-masing.

Usai pemaparan, Bupati Nunukan berpesan agar yang telah disampaikan hari ini dapat segera ditindaklanjuti. “Seluruh SKPD harus terbuka. Buka saja komunikasi dan saling berkoordinasi. Laporan dan administrasi saya minta tepat waktu. Tahun ini jika ada dinas yang ada keterlambatan, kita beri teguran. Karena di pusat menuntut disiplin waktu apalagi sekarang sudah melalui sistem,” tegas Laura. “Pak Asisten dan Kepala Bappeda, tolong ditindaklanjuti. Semoga bermanfaat untuk pembangunan di Kabupaten Nunukan,” tutupnya. (RDJ/foto:ATY)

DINAS KOMINFO DAN STATISTIK BEKERJASAMA DENGAN PERKUMPULAN LINTAS HIJAU ADAKAN PELATIHAN PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

DINAS KOMINFO DAN STATISTIK BEKERJASAMA DENGAN PERKUMPULAN LINTAS HIJAU ADAKAN PELATIHAN PENGELOLAAN DAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

News Update – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik kerjasama dengan Perkumpulan Lintas Hijau (PLH) Kalimantan Utara mengadakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Pelatihan tersebut berlangsung di kantor Bupati Nunukan Lantai V pada Rabu pagi (11/4).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik H. Dian Kusumanto mengawali sambutan dengan yel-yel “selamat pagi luar biasa” salah satu kebiasaan yang selalu diterapkan setiap apel pagi. “Terima kasih kepada pihak PLH yang telah banyak membantu dalam memberikan fasilitas dalam kegiatan yang berlangsung,” ungkap H. Dian Kusumanto.

Undang-undang No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah salah satu produk hukum Indonesia yang dikeluarkan dalam tahun 2008 dan diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan. Undang-undang yang terdiri dari 64 pasal ini pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik untuk mendapatkan informasi publik, kecuali beberapa informasi tertentu.

Pada tahun 1998 telah muncul tuntutan informasi sehingga dengan adanya Kominfo, diharapkan PPID lebih aktif lagi karena perkembangan informasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 10 tahun sejak reformasi baru bisa disusun keterbukaan informasi publik. “Semoga peserta yang hadir benar-benar mengikuti kegiatan yang berlangsung sampai selesai. Karena, materi yang disampaikan sangat penting dalam hal mengelola informasi publik untuk kepentingan masyarakat,” tutup H. Dian Kusumanto selaku Kepala Dinas Kominfo dan Statistik

Sementara itu, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan “membantu masyarakat perbatasan dalam hal informasi publik untuk lebih maju. Kita ketahui bersama bahwa informasi bersifat terbuka, sehingga informasi sangat penting,” ungkap Laura dalam hal ini di wakili oleh Petrus Kanisius selaku Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia.

Merupakan tindaklanjut peraturan bupati layanan informasi, jika mengacu pada Undang-Undang keterbukaan publik, PPID wajib di bentuk di Badan Publik. Informasi publik adalah informasi yang di hasilkan, disimpan, dikelola, dikirim atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggara negara dan penyelenggara Badan Publik lainnya yang sesuai dengan undang-Undang.

“Dalam mengelola informasi, ada tiga hal yang harus kita miliki yaitu pengetahuan, komitmen dan implementasi. Informasi bersifat terbatas artinya jangka waktu informasi yang dikecualikan tidak bersifat permanen. Setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna.
Organisasi masyarakat bisa di katakan badan publik,” papar Fathul Ulum selaku pemateri dari Komisi Informasi Pusat. (Mimi/Foto:MRP, ATY)

BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN ANJAB DAN ABK PERANGKAT DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN ANJAB DAN ABK PERANGKAT DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan PT. Geomedia Sinergi melaksanakan Bimtek (bimbingan teknis/workshop) dengan tema “Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Jabatan (g-Sinjab) dan Evaluasi Jabatan (g-Evjab)”, dalam rangka penyusunan analisa jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) perangkat daerah Kabupaten Nunukan pada hari ini di lantai V Kantor Bupati Nunukan. (9/4)

Menurut Laporan Kabag Organisasi Kaharuddin menjelaskan bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, maka Pegawai Negeri Sipil (PNS) dituntut untuk bekerja secara profesional. Akan tetapi pada kenyataannya, profesionalisme yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud. Hal tersebut disebabkan karena adanya ketidaksesuaian antara kompetensi pegawai dengan jabatan yang didudukinya. Ketidaksesuaian tersebut, disebabkan oleh komposisi keahlian atau keterampilan pegawai yang belum profesional.

Demikian pula pada penempatan pegawai saat ini masih belum mengacu pada kebutuhan organisasi yang sebenarnya, dalam arti belum didasarkan pada beban kerja yang ada.

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam pelaksanaan manajemen kepegawaian ke arah yang lebih baik, terarah, mempunyai pola yang jelas, serta berkesinambungan, terutama dalam perencanaan formasi pegawai harus didasarkan pada hasil perhitungan beban kerja organisasi,” terang Kahar.

Sementara dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum dan Pemerintahan Muhammad Amin, SH yang sekaligus membuka secara resmi bimtek tersebut mengatakan bahwa, “perlu saya tegaskan bahwa analisa dan evaluasi jabatan bukanlah merupakan analisa pribadi atau individu personal dalam jabatan, tetapi merupakan analisa teknis berkenaan dengan karakteristik jabatan tersebut. Oleh karena itu, analisa jabatan seharusnya memuat informasi yang akurat tentang nama dan karakteristik jabatan, uraian tugas dan kegiatan, wewenang dan tanggung jawab, kedudukan dan pola hubungan kerja, perangkat pendukung yang diperlukan, dimensi dan resiko jabatan.”

“Ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, gali sebanyak mungkin informasi yang bisa diperoleh dari para narasumber agar sekembalinya saudara ditempat tugas, saudara dapat mengimplementasikan apa yang saudara peroleh dalam menjalankan tugas kedinasan saudara,” pesan Laura.

Tim konsultan dari PT. Geomedia Sinergi (Fikri) menjadi narasumber pada kegiatan Bimtek Penyusunan Anjab dan ABK Perangkat Daerah tersebut. (SI/editor:RDJ)

ADAT TAHUNAN BUGIS ENREKANG “TUDANG SIPULUNG” DI GELAR OLEH HIKMA SEBATIK

ADAT TAHUNAN BUGIS ENREKANG “TUDANG SIPULUNG” DI GELAR OLEH HIKMA SEBATIK

News Update – Himpunan Keluarga Besar Masenrempulu (Hikma) Sebatik kembali menggelar acara adat tahunan yaitu Tudang Sipulung. Acara tersebut berlangsung pada Minggu pagi di Rumah Adat Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan (8/4). Acara Tudang Sipulung yang artinya Duduk Bersama Tampan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara dan Bupati Nunukan.

Indonesia memiliki beragam macam suku dan budaya sehingga bahasa yang diaplikasikan tiap-tiap daerah sangat berbeda. Begitu pula adat bugis enrekang yang bernaung di Himpunan Keluarga Besar Masenrempulu. Acara adat tahunan di Desa Maspul merupakan salah satu prosesi dalam mengangkat dan mengembangkan, serta melestarikan budaya daerah.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, “saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan acara Himpunan Keluarga Masenrempulu. Semoga acara ini berjalan dengan sukses dan terciptanya suasana bahagia, harmonis dan damai diantara kita semua.”

“Semoga Sebatik bisa menjadi motivator bagi adat dan budaya masyarakat Sebatik dalam mengaktualisasi, berkreasi melalui berbagai jenis adat dan budaya yang melekat pada diri pribadi setiap suku bangsa dan bahasa, khususnya masyarakat bugis yang ada di pulau Sebatik ini,” lanjut Bupati termuda di Kalimantan Utara ini.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara H. Irianto Lambrie menyampaikan dalam sambutannya, “begitu banyak peluang yang di buka oleh Provinsi sehingga anak masa kini terbuka peluang untuk siswa yang akan melanjutkan pendidikan tingkat atas akan direkomendasikan oleh Gubernur Kalimantan Utara.”

“Untuk kesehatan, semoga warga enrekang sudah membuat BPJS agar pada saat dalam darurat, pelayanan yang diberikan juga memuaskan dan disediakan sarana dan prasarana,” imbuhnya.

Usai sambutan, H. Irianto Lambrie didampingi oleh Hj. Asmin Laura Hafid menuju Rumah Adat Maspul untuk melakukan penekanan Tombol Serine. Acara puncak Tudang Sipulung ditutup dengan makan siang bersama.(Mimi/editor:RDJ)

GUBERNUR KALTARA DAN BUPATI NUNUKAN PANEN UDANG PERDANA DITAMBAK KELOMPOK BUDIDAYA IKAN MAJU BERSAMA

GUBERNUR KALTARA DAN BUPATI NUNUKAN PANEN UDANG PERDANA DITAMBAK KELOMPOK BUDIDAYA IKAN MAJU BERSAMA

News Update – Panen Perdana Tambak Udang Semangkadu secara simbolis berlangsung pada Sabtu pagi tadi (7/4) ditambak Kelompok Budidaya Ikan Maju Bersama Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan. Pada panen udang ini, dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara dan Bupati Nunukan. Lahan yang dikelola oleh Kelompok Budidaya Ikan Maju Bersama tersebut mendapat hasil panen yang jumlahnya cukup banyak.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan, “saya meminta bantuan kepada Gubernur setelah kita melihat kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Maka dari itu, saya meminta kepada Gubernur agar segera ditindaklanjuti.” Pembangunan di sektor Kelautan dan Perikanan merupakan salah satu program prioritas pembangunan pemerintah Kabupaten Nunukan. “Hal ini tidak terlepas dari potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Nunukan, baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya rumput yang cukup besar,” lanjut Laura dalam sambutannya.

“Silahkan membuat proposal dan akan saya proses,” tanggap Gubernur Kalimantan Utara. “Kita akan membangun Semangkadu layaknya pembangunan yang sedang dalam proses di lokasi berbeda,” imbuhnya.

H. Irianto Lambrie menjelaskan bahwa alokasi dana untuk Kalimantan Utara jumlahnya sangat besar, sehingga pembangunan yang ada di perbatasan sementara dalam proses. Biro humas juga sudah membuat buku kinerja yang akan dicapai.

Diakhir sambutan, Gubernur Kalimantan utara dan Bupati Nunukan dipersilahkan untuk melakukan panen perdana udang secara langsung ditambak, serta berfoto bersama Kelompok Budidaya Ikan Maju Bersama. Dilanjutkan dengan makan siang bersama warga Semangkadu. (Mimi/editor:RDJ)

KEJURNAS GRASTRACK PUTARAN I REGIONAL DI SEBATIK

KEJURNAS GRASTRACK PUTARAN I REGIONAL DI SEBATIK

News Update – Sebatik kembali menjadi tuan rumah dalam acara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gubernur Grastrack Putaran I Regional yang tidak asing lagi di telinga masyarakat. Grastrack ke-5 yang berlangsung di Desa Padaidi Sei. Bajau Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) H.Irianto Lambrie pada Sabtu sore (7/4). Masyarakat terlihat sangat antusias dalam menyaksikan Kejurnas Gubernur walaupun harus menahan teriknya panas matahari.

Dalam laporannya, Saharuddin selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa, “Sebatik merupakan pulau yang terletak sangat dekat dengan Negara jiran, Malaysia. Perbatasan yang menjadi barometer, kami meminta semoga tetap mendukung acara yang berlangsung. Ucapan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung acara ini. Estimasi anggaran yang ikut berpartisipasi beberapa dari pihak yang terkait dan panitia berhasil mengumpulkan Rp 350 juta.”

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, juga sangat mendukung acara Kejurnas Gubernur ini. “Saya melihat bahwa, masyarakat yang datang menyaksikan Kejurnas Gubernur Grastrack Putaran I Regional Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan sangat antusias walaupun kita lihat sekarang cuaca yang sangat mendukung. Selamat menyaksikan!”
seru Laura.

Sementara itu, H. Irianto Lambrie mengatakan, “jika ada acara seperti ini, kita harus mendukung dan memberikan kontribusi agar acara berjalan dengan lancar. Dengan terselenggaranya acara seperti ini, Sebatik menjadi terkenal,” ungkapnya.

Sebatik akan menjadi salah satu lokasi untuk perencanaan pembangunan tokoh Indonesia. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) juga akan dibangun di Sei. Pancang, serta pengusulan sementara pembangunan Bandara Sebatik sedang dalam proses. (Mimi/editor:RDJ)

DPRD NUNUKAN SATU SUARA DENGAN PEMKAB NUNUKAN, SUSUN 5 RAPERDA YANG DIPRAKARSAI PEMKAB DAN 2 RAPERDA INISIASI DPRD

DPRD NUNUKAN SATU SUARA DENGAN PEMKAB NUNUKAN, SUSUN 5 RAPERDA YANG DIPRAKARSAI PEMKAB DAN 2 RAPERDA INISIASI DPRD

News Update – Pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan sepakat satu suara untuk penyusunan 5 Raperda yang telah diajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dan 2 Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Nunukan, dalam Rapat Paripurna Pemandangan Umum Anggota DPRD Lewat Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Penjelasan Bupati Nunukan atas 5 Raperda yang telah diajukan dan tanggapan Pemerintah Daerah terhadap 2 Raperda Inisiatif DPRD Kabuparen Nunukan.

Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang I Tahun 2018 ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj.Nursan pada Kamis siang di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nunukan. (5/4)

2 Raperda inisiatif DPRD Kabupaten Nunukan yang berkaitan dengan rancangan peraturah daerah tentang perkembangan pertanian organik di Kabupaten Nunukan dan yang rancangan peraturan daerah tentang tata cara pembentukan dan pengelolaan badan usaha milik desa, dinilai sangat baik oleh Pemerintah daerah.

“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Nunukan yang telah menginisiasi Raperda ini, karena hal ini membuktikan bahwa perwakilan rakyat daerah Kabupaten Nunukan sangat peduli terhadap kearifan lokal serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu nilai-nilai kesehatan baik manusia maupun lingkungannya,” terang Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dalam hal ini dibacakan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat H. Hanafiah.

Pertanian merupakan salah mata pencarian utama masyarakat Kabupaten Nunukan. Oleh sebab itu, jika Raperda diatas telah ditetapkan, maka secara langsung pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap pengembangan pertanian organik di Kabupaten Nunukan, seperti padi krayan yang telah dikenal luas baik oleh semua bisnis komoditi pertanian maupun masyarakat yang secara langsung mengkonsumsinya.

Pemerintah daerah Kabupaten Nunukan pun mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Nunukan atas 2 Raperda inisiatif tersebut, sebagaimana merupakan bentuk upaya untuk melengkapi dan menyempurnakan sistem hukum di Kabuaten Nunukan.

“Pemerintah daerah juga berharap dalam pembahasan selanjutnya kita dapat bersama-sama. Antara badan pembentukan perda DPRD Kabupaten Nunukan dengan pemerintah daerah dapat melakukan keharmonisasian pembulatan dan kemantapan konsepsi rancangan peraturan daerah (Raperda), baik yang diinisiasi oleh DPRD maupun yang diprakasai oleh pemerintah daerah,” tutupnya. (ATY/editor:RDJ)

SATUAN BINMAS GELAR FGD KAMTIBMAS POLRES NUNUKAN

SATUAN BINMAS GELAR FGD KAMTIBMAS POLRES NUNUKAN

News Update – Dalam mengantisipasi dan menangkal penyebaran berita Hoax serta ujaran kebencian, Satuan Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polres Nunukan menggelar Forum Giat Discussion (FGD) Kamtibmas pada kamis pagi yang berlangsung di Aula Sebatik Polres Nunukan. FGD tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas kemitraan antara Polri, Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Nunukan, juga untuk menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kedaulatan NKRI. (5/4)

Hal-hal yang berbaur tentang penyebaran berita palsu atau lebih dikenal dengan “hoax” dan ujaran kebencian sudah menjadi trending topik di sosial media, baik media cetak maupun secara online oleh kelakuan oknum yang tidak bertanggung jawab. Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi mengatakan “hal-hal mengenai penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian begitu cepat tersebar sehingga masyarakat sulit membedakan berita fakta dan yang hoax.”

“Masyarakat yang ada di pesisir Sebatik, jika melihat atau mengetahui seseorang yang melakukan pengedaran atau mengkomsumsi narkoba jenis apapun itu, salah satunya sabu, harus berani memberikan informasi agar tidak menyebar luas kepada kalangan remaja. Saya ingin mengajak kepada satuan polisi, pemda, serta tokoh masyarakat dalam mengantisipasi informasi tentang penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian,” tambah Jepri yang kemudian menyerahkan secara simbolis baju FGD Kamtibmas Polres Nunukan kepada peserta diskusi.

Beberapa tanggapan dan masukan dari peserta mengenai penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian juga disampaikan dalam pertemuan ini. “Tahun lalu, untuk masalah narkoba hal ini tidak layak hadir di tengah masyarakat. Kami harapkan peran dari pihak polisi dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam menangkal penyebaran berita hoax. Kita harus menjunjung NKRI harga mati,” ujar Marten Ukap, salah satu tokoh adat yang hadir.

Sementara itu, Syamsul Daris selaku Kabid Infokom Publik Diskominfo dan Statistik Kabupaten Nunukan mengatakan bahwa “dengan forum seperti ini, kita bisa bertukar informasi. Diskominfo hadir karena tuntutan terhadap informasi mengenai penggunaan teknologi yang semakin canggih membuat masyarakat ingin mengetahui banyak informasi atau berita.

Acara diakhiri dengan foto bersama satuan Binmas Polres Nunukan dan makan siang bersama.(Mimi/editor:RDJ/foto:MRP)

KPK GELAR RAKOR PEMBERANTASAN KORUPSI TERINTEGRASI PROVINSI KALTARA

KPK GELAR RAKOR PEMBERANTASAN KORUPSI TERINTEGRASI PROVINSI KALTARA

News Update – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP dengan Pemerintah Provinsi Kaltara. Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi ini berlangsung di Tarakan dan dibuka oleh Gubernur Kaltara Irianto Lambrie. (5/4)

Dalam sambutannya, Gubernur Kaltara mengucapkan terima kasig kepada Pimpinan KPK dan Kepala BPKP atas kehadirannya di Provinsi Kaltara yang telah memberikan masukan-masukan kepada pemerintah Provinsi Kaltara. “Saya menghimbau kepada seluruh unsur SKPD Provinsi Kaltara dan Kepala Daerah melaksanakan tugas pokok sesuai dengan aturan yang berlaku dan hindari pelanggaran hukum terutama masalah korupsi,” ujar Irianto.

Rakor ini dilakukan dalam upaya pencegahan korupsi, serta mendorong tata kelola pemerintahan secara konsisten dan komprehensif.

“Koordinasi antara pemerintah Provinsi Kaltara dengan BPKP dan KPK harus dilakukan berkesinambungan,” terang Kepala BPKP Ardhan Adhi Perdana. Selain itu, Pimpinan KPK Basaria Panjaitan pun turut memberikan sambutannya. Perempuan pertama yang terpilih menjadi Komisioner KPK RI ini pun mengingatkan pemerintah daerah agar menghindari pelanggaran hukum, terlebih terjerat kasus korupsi. “Jangan melakukan yang melanggar hukum, terutama masalah korupsi. Karena saat ini, banyak Kepala Derah maupun anggota Dewan yang terjerat kasus hukum masalah korupsi,” tegasnya.

Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi ini melibatkan Kapolda Kaltara dan Bupati/Walikota serta Ketua DPRD Provinsi Kaltara dan Kabupaten/Kota se-Kaltara dalam penandatanganan komitmen untuk menerapkan pemberantasan korupsi terintegrasi di Provinsi Kaltara. Bupati Nunukan dan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan pun ikut serta dalam penandatanganan komitmen tersebut.

Kepala BPKP dan Gubernur Kaltara juga menandatangani nota kesepahaman sebagai bentuk kerja sama untuk mengevaluasi pembenahan tata kelola pemerintahan hingga bebas dari korupsi.

“Semoga dengan koordinasi dan sekaligus penandatanganan MOU BPKP dan pemerintah Provinsi Kaltara ini, akan dapat meningkatkan kinerja kita dan ketelitian kita dalam bekerja, serta tidak mudah terjerat kasus korupsi atau penyimpangan keuangan diluar aturan yang ada,” harapan Bupati Nunukan. (AWAN79/RDJ)

KUNJUNGAN KAPOLDA KALTARA KE NUNUKAN, LANGSUNG GELAR KONFERENSI PERS UNGKAP TANGKAPAN SABU 4,3 KG

KUNJUNGAN KAPOLDA KALTARA KE NUNUKAN, LANGSUNG GELAR KONFERENSI PERS UNGKAP TANGKAPAN SABU 4,3 KG

News Update – Brigjen Pol. Drs, Indrajit, S.H yang belum lama dilantik menjadi Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) pertama, melakukan kunjungan kerja ke Nunukan hari ini (4/4). Dengan menggunakan heli, Kapolda Kaltara mendarat di Bandara Nunukan sekitar pukul 09.45 Wita dan disuguhi tarian tepung tawar sebagai prosesi penyambutan bagi tamu kehormatan yang berkunjung ke Kabupaten Nunukan. Wakil Bupati Nunukan bersama Kapolres, serta unsur FKPD lainnya termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan langsung menyambut kedatangan Kapolda Kaltara yang sebelumnya bertugas sebagai Wakapolda Jawa Tengah.

Kapolda Kaltara pun menuju Mako Polres Nunukan untuk melakukan Konferensi Pers tentang pengungkapan narkotika jenis sabu. Didampingi Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi, Brigjen Pol. Indrajit memimpin Konferensi Pers tersebut. Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Indrajit menyampaikan misi tugasnya di Kaltara. Misi pertama mengamankan pelaksanaan Pilkada di Tarakan, kedua berkaitan dengan narkoba, sebagaimana petunjuk dari Kapolri. Seperti yang diketahui, narkoba sudah masuk ke semua kalangan, dari yang muda hingga yang tua sehingga ini menjadi perhatian kita. Lalu ketiga, masalah teroris mengingat wilayah kita berbatasan langsung dengan Malaysia sehingga menjadi atensi kita. Misi selanjutnya menjaga kantibmas di masyarakat agar kondusif.

“Ini semua tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak. Polri tidak bisa menangani semuanya tanpa dukungan dan keterlibatan rekan TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal hingga masyarakat termasuk rekan media. Kita harus saling bekerja sama,” jelasnya.

Kemudian terkait Konferensi Pers tentang pengungkapan narkotika jenis sabu berat bruto sekitar 4,3 kg, dijelaskan bahwa tersangka berinisial AS (44) dan K (39) diupah sebesar Rp 20 juta untuk menjadi kurir dan mengirim paket yang diduga berisi sabu dari Sebatik menuju Tanjung Selor melewati perairan laut Sebatik menggunakan speed boat.

Anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) yang sebelumnya telah mendapat informasi dari masyarakat, melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap speed yang melintas di perairan laut Sebatik. Sekitar pukul 20.00 wita, sebuah speed mencurigakan langsung diamankan Satreskoba dengan 2 orang penumpang.

Saat itu anggota Satreskoba melihat tersangka membuang tas dan jangkar ke laut. Kemudian dengan sigap anggota langsung terjun ke laut untuk mengamankan tas tersebut. Dari hasil pemeriksaan, didapati 4 bungkus plastik ukuran besar yang diduga berisi sabu. Menurut keterangan Kapolda Kaltara, rencananya barang bukti akan dikirim ke Bulungan.

Usai menggelar Konferensi Pers, Kapolda Kaltara melanjutkan kunjungannya dengan meninjau Warung Kantibmas Polsek KSKP. Kapolda Kaltara pun menyempatkan diri ke RSUD Nunukan untuk menjenguk pers Satreskoba yang dirawat setelah terjun ke laut untuk mengamankan tas yang diduga berisi 4,3 kg dalam penangkapan sabu diatas. (RDJ/foto:MRP)

OPERASI TERITORIAL TAHUN ANGGARAN 2018 DIGELAR DI SEI. MENGGARIS

OPERASI TERITORIAL TAHUN ANGGARAN 2018 DIGELAR DI SEI. MENGGARIS

News Update – Pukul 07.00 Wita hari ini, Wakil Bupati Nunukan H. Faridil Murad beserta rombongan yang berasal dari perwakilan FKPD dan OPD Kabupaten Nunukan bertolak menuju Desa Kanduangan Kecamatan Sei. Menggaris untuk mengikuti upacara pembukaan Operasi Teritorial Tahun Anggaran 2018. Upacara ini pun dihadiri oleh Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto dan Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol M. Naufal Yahya.(3/4)

Pangdam VI Mulawarman bersama Wakapolda Kalimantan Timur tiba di lokasi upacara dan disambut dengan tarian khas Kabupaten Nunukan yaitu Tarian Tepung Tawar. Tak berselang lama setelah tiba, upacara pembukaan Operasi Teritorial langsung dilaksanakan dan Pangdam VI Mulawarman mengambil tempat sebagai inspektur upacara, sekaligus membuka secara resmi kegiatan Operasi Teritorial tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kodam VI Mulawarman, bertujuan untuk menciptakan stabilitas keamanan dari segala bentuk gangguan yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan nasionalisme, serta bagian dari upaya bangsa untuk memberantas peredaran narkoba. Program ini juga dilaksanakan sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan di daerah, memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Operasi Teritorial ini dilaksanakan selama 70 hari, terhitung mulai tanggal 3 April 2018 sampai dengan 11 Juni 2018 di Desa Sekaduyantaka Kecamatan Sei. Menggaris Kabupaten Nunukan. Operasi ini adalah program yang dicanangkan oleh Markas Besar (Mabes) Tentara Republik Indonesia (TNI) dan sasaran utamanya adalah daerah-daerah yang memang membutuhkan kehadiran TNI dan pemerintah setempat. Adapun sasaran operasi ini terbagi menjadi kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik yang dilakukan antara lain, pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sedangkan kegiatan non fisik adalah penyuluhan-penyuluhan, sunatan masal, serta pasar murah yang dititikberatkan untuk meningkatkan motivasi dan kreatifitas guna menaikkan kuantitas hidup masyarakat kearah kehidupan sosial yang lebih baik, sejahtera dan mandiri. “Kegiatan nonfisik juga diharapkan dapat menggugah dan memupuk komitmen persatuan dan kesatuan diantara sesama anak bangsa,” ujar Mayjen TNI Subiyanto selaku Pangdam VI Mulawarman dalam sambutannya.

Jumlah pasukan yang dilibatkan dalam Operasi Teritorial ini sebanyak 225 orang yang terbagi di 3 Kabupaten perbatasan, yaitu Nunukan, Malinau dan Mahulu. Dimana setiap Kabupaten pasukan yang ditugaskan kurang lebih sekitar 60 sampai 70 orang. Ini juga merupakan program lintas sektoral yang dilaksanakan sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan melalui pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana yang ada.

“Kita harus yakin dan percaya bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah dan aparat TNI, serta Polri akan menjamin keamanan dan kesejahteraan,” ungkap Mayjen TNI Subiyanto ketika diwawancarai oleh awak media.

Pangdam VI Mulawarman dan Wakapolda Kalimantan Timur beserta rombongan melanjutkan perjalanan setelah seremonial upacara pembukaan selesai, menuju ke pos gabungan, lalu bertolak kembali ke Tarakan menggunakan helikopter. (MRP/editor:RDJ)

HARI PEDULI AUTIS SEDUNIA, DHARMA WANITA PERSATUAN GELAR BAKTI SOSIAL DI SLBN KABUPATEN NUNUKAN

HARI PEDULI AUTIS SEDUNIA, DHARMA WANITA PERSATUAN GELAR BAKTI SOSIAL DI SLBN KABUPATEN NUNUKAN

News Update – Dalam rangka Hari Peduli Autis Sedunia yang jatuh pada 2 April, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Nunukan menggelar acara bakti sosial di Aula Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) hari ini (2/4). Acara dibuka dengan tari tunggal Yamu Lundayeh oleh Nilam Sari, salah seorang siswa kelas Tuna Rungu SLBN Kabupaten Nunukan.

Diawal sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Nunukan, Katriana Sopha Juana mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bupati Nunukan atas kehadiran beliau di tengah kesibukannya. Menurut Katriana, ikut serta merayakan hari peduli autis punya kebanggan tersendiri. “Perlu perhatian yang serius untuk menjamin kehidupan anak-anak dari resiko bahaya. Semoga kegiatan ini bukan hanya seremonial semata. Mari jaga anak-anak kita, karena tanpa dorongan dan perhatian orang tua, anak-anak kita tidak akan bisa melakukan apa-apa,” harapnya.

Sementara, Ir. Hj. Anna Megariana selaku Ketua TP PPK Kabupaten Nunukan menyatakan bahwa ,”sebagai seorang wanita kita harus mengurangi segala aktivitas untuk membimbing anak menjadi dewasa. Jangan sekali-kali mengucilkan anak kalian, serta jangan membatasi dan menentukan keinginan mereka. Kita justru perlu mendukung mereka dengan pilihannya sendiri,” tegasnya.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, “jika adek-adek memiliki kemampuan dan kelebihan, serta skill apapun itu, harus ditampilkan. Anak-anak seperti ini butuh bimbingan. Segala sesuatu harus dengan niat dan melakukannya dengan tulus dan ikhlas.”

“Harapan saya, adek-adek tetap semangat belajarnya dan sabar. Jika berbicara kekurangan, semua manusia memiliki kekurangan,” imbuh Bupati cantik ini.

Diakhir acara, dilakukan penyerahan alat olahraga beserta alat tulis yang diberikan langsung oleh Bupati Nunukan dan Ketua PKK kepada Kepala Sekolah SLBN, yang dilanjutkan dengan foto bersama siswa-siswi SLBN Kabupaten Nunukan. (Mimi/editor:RDJ/Foto:SI)

BUPATI NUNUKAN HADIRI AUDIENSI DENGAN WAKIL PRESIDEN RI, LAPORKAN PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA TINGKAT NASIONAL I 2018

BUPATI NUNUKAN HADIRI AUDIENSI DENGAN WAKIL PRESIDEN RI, LAPORKAN PERSIAPAN KEMAH BELA NEGARA TINGKAT NASIONAL I 2018

News Update – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie hari ini mendampingi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Dr. Adyaksa Dault (29/3) untuk melakukan audiensi dengan Wakil Presiden (Wapres)Republik Indonesia Jusuf Kalla. Wapres menerima kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Kantor Wapres, Deputi dan Staf Khusus pada pukul 14.00 WIB di Kantor Wakil Presiden RI di Jakarta.

Adapun tujuan dari pertemuan tersebut, dimaksudkan untuk melaporkan persiapan penyelenggaraan Kemah Bela Negara Nasional I tahun 2018 yang rencananya akan diadakan pada 2 hingga 7 Mei 2018 , tepatnya di Bumi Perkemahan Bambangan, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Sekitar 2.500 peserta dari anggota Pramuka Penegak dan Pandega (usia 16 s/d 25 tahun) dari seluruh Indonesia akan mengikuti Kemah Bela Negara Nasional tersebut.

Dalam pertemuan siang tadi, Wapres Jusuf Kalla memberikan beberapa arahan dan akan menjadwalkan kehadiran beliau untuk membuka secara resmi kegiatan Kemah Bela Negara Nasional I ini. Wapres menyampaikan akan mengkonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Kwarnas Pramuka. Beliau juga sekaligus melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kaltara.

Sementara, Gubernur Kaltara menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus Kwarnas Pramuka atas kepercayaan kepada Provinsi Kaltara, yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara pada kegiatan Pramuka tingkat Nasional untuk pertama kalinya. “Saya memohon kesediaan Bapak Wapres berkenan membuka Kemah Nasional Pramuka Bela Negara tersebut pada saatnya nanti, sekaligus merespon kerinduan masyarakat Indonesia di Provinsi Kaltara atas kehadiran Bapak Wapres,” ungkap Irianto Lambrie.

Senada dengan Gubernur Kaltara, Hj. Asmin Laura Hafid selaku Bupati Nunukan juga mengharapkan kehadiran Wapres untuk sekaligus membuka acara secara resmi. Laura pun merasa bangga karena Kemah Bela Negara Nasional I ini diselenggarakan di Kabupaten Nunukan, tepatnya di Pulau Sebatik. “Saya akan memastikan persiapan yang telah disiapkan dan memantau perkembangannya. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar hingga akhir acara. Mari kita sukseskan bersama,” seru Laura optimis. (RDJ)

SOSIALISASI DAN DIALOG FUNGSI POS LINTAS BATAS NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN BERANDA TERDEPAN BANGSA

SOSIALISASI DAN DIALOG FUNGSI POS LINTAS BATAS NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN BERANDA TERDEPAN BANGSA

News Update – Untuk merealisasikan pembangunan dan pengembangan di Kalimantan Utara terkhusus di wilayah perbatasan, pemerintah daerah Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan DPP Pemuda Penjaga Perbatasan RI mengadakan Sosialisasi dan Dialog Fungsi mengenai Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada Kamis pagi (29/3). Sosialisasi tersebut tampak dihadiri jajaran SKPD, OPD, Kepala Desa, serta tokoh masyarakat di lingkungan Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Robby Nahak Serang, Hj. Asmin Laura Hafid mengatakan, “ada 4 lokasi untuk membangun PLBN di Kabupaten Nunukan, 2 diantaranya telah dibangun yakni berlokasi di Sungai Pancang dan Krayan, 2 lokasi lagi akan dilakukan pembangunan PLBN pada tahun 2019 mendatang”. Tak lupa, Laura mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungannya pada kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Nunukan atau lebih dikenal wilayah yang berbatasan langsung dengan Sabah Malaysia.

Penguatan PLBN dalam mengembangkan kawasan perbatasan sebagai beranda terdepan bangsa perlu dipertahankan. Pembangunan pasar yang ada di perbatasan pun butuh ditambahkan area wisata, sehingga pengunjung berminat datang. “Kabupaten Nunukan memiliki spesifikasi khusus, keragaman yang tidak dimiliki oleh negara lain. Kita memiliki sungai yang panjang dan berkelok-kelok,”terang Robby. “Dalam membangun harus dengan hati, lalu mengenal karakter sehingga apa yang kita inginkan dapat tercapai sesuai target,” tutup Robby membaca sambutan Bupati Nunukan.

Sementara itu, Tommy Harun juga mengharapkan kebijakan pemerintah yang akan diterapkan oleh Presiden Jokowi mengenai wilayah perbatasan dapat memberi kehidupan yang layak bagi masyarakat di perbatasan. “Kita yang berada di perbatasan harus bangga dengan NKRI,” ujarnya memberi semangat. (Mimi/editor : RDJ)

BUPATI NUNUKAN HADIRI RAPAT KERJA DENGAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA DAERAH

BUPATI NUNUKAN HADIRI RAPAT KERJA DENGAN PRESIDEN JOKOWI TERKAIT PERCEPATAN PELAKSANAAN BERUSAHA DAERAH

News Update – Bupati Nunukan dan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan menghadiri Rapat Kerja Pemerintahan Tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha Daerah bersama dengan Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia, berlangsung di Hall B3 Jakarta Internasional Expo Kemanyoran Jakarta pada Rabu kemarin. (28/3)

Kegiatan Rapat Kerja (Raker) yang rencananya akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Jokowi, terpaksa digantikan oleh Wakil Presiden RI Yusuf Kalla dikarenakan macet yang mengakibatkan keterlambatan akan kehadiran Presiden RI. “Bapak Presiden meminta saya membuka raker pemerintahan ini, sebelum beliau nanti akan berbicara di hadapan saudara-saudara sekalian,” jelas Jusuf Kalla sebelum membuka acara secara resmi. “Saya minta maaf tadi Presiden masih dijalan, artinya masih macet dijalan. Presiden pun bisa kena macet di Jakarta ini,” lanjutnya.

Presiden Jokowi yang tiba sekitar pukul 10.15 WIB, kemudian dipersilahkan untuk memberi pengarahan dan memimpin langsung raker dengan Bupati/Walikota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota seluruh Indonesia ini.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

“Kita sangat menyambut baik visi nasional terhadap percepatan pelaksanaan berusaha daerah ini. Tentunya ini akan kita diterapkan di daerah,” tanggap Bupati termuda di Provinsi Kaltara ini. (RDJ/foto : Martha)